
Raja Crossland Dorhevlia yang melihat pembantu itu pergi tanpa rasa hormat ia memanggil pengawal kerajaan tersebut dan menyuruhnya untuk menyeret pembantu itu kehadapannya.
"Pengawal!"Panggil Raja Crossland dengan suara yang lantang "Panggil pembantu kurang ajar itu bila perlu seret dia kehadapanku sekarang!"Lanjut Raja Crossland
"Baik Raja Crossland"Jawab pengawal itu
Pengawal itu pun mengikuti seperti yang dikatakan Raja Crossland ia menyeretnya hingga pembantu itu kesakitan.
"Raja Crossland apa kau tidak terlalu kasar terhadap wanita?Tanya Azkiel kasihan kepada pembantu itu karena pembantu itu sudah tua dan kesakitan karena diseret.
"Urus urusanmu Raja Azkiel.jangan mementingkan urusanku karena kamu tidak mempunyai hak untuk ku"Ucap Raja Crossland yang kesal dengan pertanyaan Azkiel sambil melotot tajam seperti psikopat kepada Raja Azkiel Donzart.
"Apa kau yakin dengan hal itu?"Tanya Azkiel yang sepertinya memiliki rencana kepada Raja Crossland Dorhavlia
__ADS_1
"Aku sangat yakin?Semua orang tau kalau pembantu inilah yang salah dan bukan aku."Ucap Raja Crossland dengan keyakinannya yang tinggi sambil menunjukan kekejamannya kepada Azkiel.
Azkiel yang tidak tahan dengan kelakuan Raja Crossland terhadap wanita ia tidak punya pilihan lain selain mengancamnya.
"Baiklah,kalo kamu tidak berhenti menyiksa wanita itu.aku akan memberitaukan kepada seluruh rakyatmu kamu menggelapkan uang kerajaan dan sangat kejam terhadap wanita tua. supaya kamu bisa dibunuh oleh rakyatmu sendiri."Ancam Azkiel
Semua orang yang mendengarnya dan yang menyaksikan pertengkaran antara Raja Azkiel dan Raja Crossland dibuat kaget dengan apa yang dikatakan oleh Raja Azkiel tadi.
"Buatlah semaumu Raja Azkiel! kamu tidak akan bisa mengalahkanku!"Ucap Raja Crossland yang tidak memiliki rasa takut kepada Azkiel.
"Baiklah baiklah,aku akan menunggumu"Jawab Raja Crossland ngeyel dengan ancaman Raja Azkiel
"Raja Azkiel dan Raja Crossland kita sudah selesai rapat ini, yang diselesaikan dengan pertengkaran kalian berdua karena jam rapat kita hanya sebentar saja."Ucap Raja El yang bijaksana
__ADS_1
"Maaf,Raja El!"Ucap Raja Azkiel.
Raja Crossland yang masih kesal karena Azkiel ia jadi tidak merasa bersalah terhadap Raja El.
"Semuanya T'rimakasih sudah hadir dirapat yang saya buat.Maaf jika tadi ada pertengkaran jadi aku tutup rapat ini T'rimaksih"Ucap Raja El yang segera menutup rapat yang dibuatnya.
Semua Raja dan Ratu pun pulang ke Istananya masing masing.Raja El pun sebenarnya masih kesal dengan Raja Azkiel dan Raja Crossland karena mereka berdua bertengkar pada saat rapat ingin dimulai.
Tapi Raja El yang masih sabar ia memilih untuk tidak memulai pertengkaran lagi.Raja El pun menatap Raja Azkiel dan Raja Crossland sambil berjalan lalu ia pun pergi dari rapat itu.
Yang tersisah hanyalah Raja Azkiel dn Raja Crossland.mereka berdua saling menatap dan pergi ke istananya masing masing.
Di Istana Azkiel langsung disambut oleh Branca dan Briend.Branca dan Briend meminta untuk digendong oleh Azkiel.Azkiel pun menggendongnya.Azkiel mencium kening anaknya.
__ADS_1
Dan tak lupa ia juga mencium bibir yang selalu Azkiel inginkan dulu dan akhirnya tersampai juga.
Branca dan Briend yang melihat kemesraan Ayah dan Mami nya mereka berdua memutuskan untuk turun lalu pergi sambil tertawa kesenangan.