THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
SIUMAN


__ADS_3

Asisten Lee masih menunggu Aziel sampai siuman dirumah sakit Newland.Asisten Lee sangat khawatir pada Aziep karena sudah sangat lama Aziel belum siuman.


Asisten Lee pun segera memanggil dokter yang merawat Aziel tadi.


"Dok!,Dok!,Dok!"Panggil Asisten Lee


"Ada apa Tuan!"Jawab Dokter itu sambil berlari kencang menuju Asisten Lee


"Kenapa Tuan saya belum siuman dari kemarin?"Tanya Asisten Lee yang sangat khawatir


"Itu pasti karena efek obat yang kami berikan kemarin!Tapi tenang saja saya akan menjamin kalau besok ia akan siuman."Jawab Dokter itu


"Siapa namamu?"Tanya Asisten Lee


"Nama saya Kornelius Son"Jawab Dokter itu


"baik,pergilah!"Usir Asisten Lee


Dokter itu pun langsung pergi bersama para suater disampingnya.Asisten Lee tidak sabar menunggu Aziel siuman dari komanya itu.


BESOK PAGI


Pagi pun tiba Asisten Lee sudah menunggu Aziel siuman sedaritadi.Banyak sekali orang mengiranya orang gila karena Asisten Lee terus berjalan kesana kemari seperti cacing kepanasan.


Disisi lain Dokter yang merawat Aziel itu ternyata bukanlah dokter operasi tapi dokter anak yang selalu mencari masalah.

__ADS_1


Suster yang bersama dokter itu tiba tiba teringat kalau dokter yanv selalu merawat pasien itu bukanlah dokter operasi melainkan dokter anak.


Suster itu pun langsung berlari menuju kantor milik Direktur perusahaan itu yang bernama Jeorge.


"Direktur Jeorge!dokter Kornelius bikin ulah lagi dengan pasien lain.Awalnya sih baik baik saja,tapi pas aku lihat pasien itu sudah kritis.Untung saja ada Dokter Lucian yang sedang menangani pasien itu!"Jelas Suster itu sambil tergesa gesa karena berlari kencang tadi.


"Uh...seharusnya aku pecat saja dia!"Gumam Dokter Jeorge "Tapi kalo aku memecatnya aku juga yang kena getahnya sama bapanya itu!"Gumam Lagi


"Sudah biarkan saja dia!Tapi suruh dokter Lucian untuk selalu merawat pasien itu!"Perintah Direktur Jeorge


"Baik,Direktur!"Jawab Suster itu


"Pergi!"Usir Direktur Jeorge


Suster itu pun kembali berlari lagi menuju ruang operasi pasien itu.sesampainya di ruang operasi suster itu menyampaikan kalau Lucian yang akan merawat pasien itu.


Lucian pun langsung keluar dari ruang operasi dan bertemu lagi dengan Asisten Lee.


"Halo Dokter Lucian!"Sapa asisten Lee yang lansung mengenal wajah Lucian.


"Halo Tuan!"Sapa balik Lucian


"Ngomong ngomong bagaimana keadaan Tuan saya?dia baik baik saja kan?"Tanya Asisten Lee yang terlalu khawatir.


"Tenang,dia baik baik saja ko!"Jawab Lucian sambil tersenyum.

__ADS_1


"T'rimakasi Dokter Lucian!"Ucap Asisten Lee


"Sama sama!"Jawab Lucian "Aku pergi dulu ya!"Lanjut


Lucian pun pergi meninggalkan Asisten Lee yang sedang dipenuhi rasa bingungnya.


Asisten Lee kebingungan sekali dengan nama Lucian tapi disisi lain asisten Lee juga heran dengan wajah Lucian.


"Sebenarnya gimanasih wajahnya Lucian itu?"Gumam Asisten Lee."Dah mana Tuan Aziel Juga sudah sedikit lupa dengan wajahnya Nyonya Lucian!"Gumam Lagi


Tiba tiba dirumah sakit ada keributan yang dibuat oleh Dokter korneliua beserta para dokter yang selalu berada disisinya.


Semua orang dirumah sakit sangat kaget karen yang diincar oleh Dokter Kornelius dan para Dokter lainnya adalaha Lucian Niel.


Dokter Kornelius mengancam Lucian memakai pisau di lehernya.semua orang ngumpul untuk menyelamatkan Lucian.


Tiba tiba Aziel sudah siuman dan langsung keluar dari ruangannya karena keributan dirumah sakit. Asisten Lee yang pertama melihat Aziel siuman ia langsung kaget dan pingsan.


Namun Asisten Lee terbangun lagi dan melihat Aziel yang sudah berada di tempat keributan.


"Jangan mendekat!"Ucap Dokter Kornelius."Kalo ada yang mendekat Dokter ini akan saya bunuh sekarang juga!"Lanjut


"Aku sangat tidak yakin kau Dokter!Apa kau seorang pembunuh yang menyamar menjadi dokter!"Ucap Aziel


"Kenapa dia bisa tau kalau aku seorang pembunuh tapi ada salahnya kalo aku menjadi dokter."Gumam Dokter Kornelius

__ADS_1


Dokter kornelius pun segera melepaskan Lucian dari pisaunya itu.semua orang pun lega karena Lucian terselamatkan.


__ADS_2