THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
Meet You Again!


__ADS_3

Diperjalan Aziel dan Asisten Lee pergi kesalah satu musium terkenal sepanjang masa.Tiba tiba ada orang yang tidak sengaja menyenggolnya.


"Maaf,Maaf.Tuan!"Ucap Orang itu dengan wajah yang ketakutan.


"Tidak masalah!"Jawab Aziel


Asisten Lee pun mengajak Aziel untuk bertemu dengan pemilik dari musium ini.


"Tuan Jhon!"Panggil Asisten Lee kepada pemilik musium yang sedang memperkenalkan pajangan musiumnya.


"Iya!"Ucap Tuan Jhon segera melangkahkan kakinya.


"Ada apa?"


Tuan Jhon yang melihat Aziel datang ia pun langsung meminta jabat tangan dengannya.


Tuan Jhon sangat senang bisa bertemu dengan orang yang paling terkenal dikalangan para pembisnis.


"Apa kabar Tuan?"Tanya Tuan Jhon


"Tentu saja baik-baik saja!"Jawab Aziel.


"Mari,Tuan!"Ucap Tuan Jhon


Tuan Jhon pun mempersilahkan Aziel dan Asisten Lee untuk melihat pajangannya itu.


Tuan Jhon menjelaskan arti dari pajangan tersebut.Semua orang yang ada di musium melihat Aziel orang terkaya nomor satu datang ke musium.

__ADS_1


Wajar saja jika orang terkaya datang ke musium yang sangat terkenal ini.


"Lihat ada Direktur Aziel"


"Lihat ada Direktur Aziel"


Orang orang mulai berbisik bisik sambil mencoba untuk mendekati Aziel.Namun sayang Asisten Lee dan beberapa pengawal lainya mencegahnya.


Karena Aziel tidak suka dengan perempuan lain kecuali dengan Lucian walaupun ia sudah lupa dengan wajah Lucian.


Akhirnya selesai dari musium Aziel segera pergi ke perusahaannya kembali.saat sampai ia melihat seorang perempuan yang pernah menolongnya.


Seseorang karyawan melihat Aziel sudah datang dan menyaksikan keributan yang ada di perusahaannya.


Seketika karyawan semua terdiam.Lucian kebingungan dengan karyawan yang ada di perusahaan itu.Kenapa pada diam semuanya?


"Ada apa ini?"


"Direktur!Wanita ini ingin melamar kerja jadi kami melarangnya!"Ucap salah satu karyawan Aziel.


"Kenapa kalian melarangnya?"Tanya Aziel yang membuat semua karyawannya terdiam.


"Kamu temui aku besok jam 07.00 pagi kalo kamu terlambat sedikit aku tidak akan bisa meladenimu lagi"Ucap Aziel yang menatapnya keheranan karena baru kali ini seorang wanita melamar kerja hingga membuat keributan walaupun yang salah adalah karyawannya.


"Baiklah,kalo begitu!"Jawab Lucian dengan wajah datar sambil menatap Aziel dengan tatapan yang sedikit kesal.


Lucian pun melangkah keluar dari perusahaan Aziel tersebutDi luar Lucian menunggu Grabe mobil yang tak kunjung datang.

__ADS_1


Aziel yang melihatnya langsung mendatanginya dengan memakai mobil.


Ia juga mengijinkannya untuk menumpang di mobilnya.


Suasana di mobil seketika hening.mereka berdua sama sama tidak memiliki topik yang ingin mereka bicarakan.


"Mengapa tadi kamu yang membuat keributan diperusahaanku?"Tanya Aziel yang membuka topik.


"Karyawan mu sendiri yang tidak memperbolehkan ku melamar kerja.emang apa salahnya kalau orang melamar kerja?"Ucap Lucian dengan nada yang sedikit kesal..


"kenapa kamu marah?"Tanya Aziel


"Ya...wajar lah orang marah!"Kesal Lucian.


Akhirnya sampai dirumah Lucian.Tiba tiba seorang anak menghampiri Lucian dan ternyata itu adalah Hans dan Hansel yang menunggu Lucian pulang.


"Mami!kenapa lama sekali?"khawatir Hans


"maaf sayang!"Ucap Lucian


"oh,jadi dia anak anak mu"Ucap Aziel


"Tentu saja!"Ucap Lucian. "kalo begitu T'rimakasih tumpanganya"Ucap Lucian memasang wajah datar.


"baiklah!"


"Paman!kenapa paman bisa bersama dengan mamiku?"Ucap Hans penasaran

__ADS_1


Aziel yang melihat itu seketika kagup kagup dan Aziel juga tidak tau apa yang harus ia jawab.


__ADS_2