
Aziel Donzart baru pertamakali ia memebeli rumah yang lumaian besar.Aziel bertetangga dengan Lucian Niel bisa dibilang dengan satu tembok.
Pada saat Aziel sedang membaca buku Tiba tiba Aziel mendengar suara orang bernyanyi segera ia langsung pergi kearah kamar mandi Aziel maju semakin mendekat,semakin besar suaranya sampai sampai kuping Aziel hampir budek karena suaranya seperti kapal pecah.ia langsung mengetok pintu samping Tok....Tok....Tok...Tok....
"Hey.... kalo mau nyanyi jangan kencang kencang berisik tau gak" Aziel sangat marah karena suaranya seperti kapal pecah "iya....iya...eh ngomong ngomong gak mau cari alamat rumah kamu yang sebenarnya" Lucian pun bertanya dan merasa heran ke Aziel Donzart itu tapi Aziel tidak menjawabnya ia langsung pergi ketempatnya sendiri dan lanjut membaca bukunya kembali."Ish...sh..sh..dasar otak beku Donzart "Lucian sangat marah karena pertanyaannya tidak dijawab oleh Aziel
Lucian pun langsung masuk kerumah sambil berjalan menuju ruang tamu sambil berbicara dalam hati " kenapa orang orang bilang suara ku itu bagus tapi kenapa dia marah marah apa suara aku jelek ya....A.....sudahlah ga usah dipikiran itukan urusan dia mau bilang jelek atau bagus yang menting aku happy ya kan hhahahahh......" Lucian sangat senang karena ia bisa menyanyi dengan happy tapi ia merasa sedikit tidak senang karena hal yang baru terjadi karena hal tersebut Lucian pun tertidur.
__ADS_1
PAGI HARI YANG CERAH
Aziel bangun pukul 06.00 pagi Aziel langsung bersiap siap unutuk lari pagi walau pun ia tidak tau jalannya.pada saat ia buka pintu Aziel melihat Lucian ingin olah raga juga"eh...kamu pergi olah raga juga ya..." Lucian pun pergi dan tidak menjawab Lucian.Lucian pun kembali kesal kepada Aziel.Lucian pun langsung pergi olah raga.olah raga pun akhirnya selesai pada saat itu Lucian merasa ada yang mengikutinya Lucian segera berlari dan orang yang mengikutinya itu langsung menangkap Lucian bagian tangan Lucian luka dan lututnya pun juga luka.setibanya Aziel menuju rumah ia melihat Lucian yang dikeroyok banyak orang.Aziel pun lewat saja dan tidak menolong Lucian.ia langsung menutup pintunya dan tidak menolong Kucian namun didalam hatinya ia merasa kasihan melihat Lucian karena ia merasa ia sudah berutang ke Lucian karena sudah menyelamatkan nyawanya.Aziel langsung turun ia menghajar salah satu perampom itu.perampok itu melihat Aziel dan langsung menghajarnya habis habisan tapi bukannya Aziel yang bonyok dipukuli malah perampok itu yang habis dipukuli oleh Aziel sampai mukanya biru biru.Setelah selesai menghabisi para perampok itu,perampok itu pun pergi dan meninggalkan mereka berdua didepan rumah."Aziel apa kamu baik baik saja"
karena merasa khawatir Lucian langsung saja menanyainya tapi Aziel tidak menjawabnya dan Aziel melihat kalau Lucian tidak bisa jalan Aziel pun menggendongnya pulang kerumah dan Aziel mengobatinya dengan sangat berhati hati."sekarang kita impas" Aziel pun langsung merasa lega karena utangnya itu akhirnya lunas tapi Lucian pun merasa aneh "utang apaan coba..."
Lucian sangat heran kenapa Aziel memiliki utang."Kamu sudah menyelamatkan saya jadi sebagai gantinya saya membantumu juga"dengan dinginnya Aziel menjelaskannya kenapa ia membantunya."kan itu memang sudah tugas saya kenapa jadi utang " Lucian sangat aneh mengapa ia menganggapnya utang.Aziel pun tidak menjawabnya ia langsung pergi dan tidak lupa menutup pintunya,sebenarnya Aziel merasa aman dan tenang kalau ia berada didekat Lucian karena kejadian waktu itu Aziel ditembak oleh kakanya itu.
__ADS_1
akhirnya Jam 09.00 pagi Lucian langsung bergegas pergi kerumah karena ada pasien yanh harus Lucian tangani.
Sesampainya di Rumah sakit ia langsung mengurus pasien yang terkena penyakit jantung yang parah.Segera operasi dilanjutkan dari jam 09.30 sampai jam 12.30.pasien yang bernama Beryana mohelda ini terkena penyakit jantung yang sangat parah bahkan ia hampir mati untung saja ada dokter Lucian yang mengatasinya.Selesai operasi dokter han langsung saja menghampiri Lucian "Dokter ada yang ingin bertemu dia sudah menunggu dokter dari jam 10.00 sampai jam 12.30" Lucian langsung heran dan bingung sambil menuju keruangannya dan berkata " kenapa ada orang yang ingin menemui saya"
Akhirnya sampai keruangannya segera Lucian langsung membuka pintunya dan terkejut kenapa ada Aziel yang datang.
"Aku ingin segera diobati oleh dokter Lucian karena dia yang sudah menyelamatkan saya" sambil tersenyum sinis dan sombong "baiklah kalau begitu"
__ADS_1
Akhirnya Lucian mengobatinya sampai sembuh tapi disisi lain Lucian merasa hatinya deg degkan karena perkataan Aziel tadi,pipinya langsung memerah.
Selesailah pengobatannya dan Aziel langsung saja pergi Lucian pun melihat ada yang menunggu Aziel dan yang menunggunya itu seorang perempuan yang selalu menggodanya,Lucian merasa cemburu karena ada perempuan itu karena Lucian tau kalau perempuan itu jahat perempuan itu bernama Zhia Malvolid