THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
See You Again!


__ADS_3

Lucian pun pulang sambil membawa barang barangnya yang cukup banyak.Diperjalan Lucian sangat kesulitan membawa barang barangnya.


Tiba tiba datang preman jalanan yang menghampiri Lucian sambil menggodanya.


"Hai cantik.mau abang bantuin ga?"Gida preman itu yang membuat Lucian jijik.


"Apaan sih!"Ketus Lucian. "Pergi dari sini!"Usir Lucian.


"Kok gitu sih sayang sama aku."Goda Preman itu sambil melihat yang aneh aneh dari Lucian.


"Gak usah panggil sayang jijik.Minggir!"Dorong Lucian yang membuat Preman itu jatoh.


"Jatoh kan Lo makanya jangan godain saya.saya udah ada yang punya!"Ucap Lucian sambil meledeknya.


"Ihhhh tinggalin aja pacar kamu.sama aku aja kan aku lebih ganteng dari pacar kamu!"Puji preman itu kepada dirinya sendiri.


Lucian pun semakin kesal dibuatnya sampai sampai Lucian mengeluarkan suntikan yang ia bawa dari rumah sakit.


"Pergi engga Lo!jangan sampe lo gue suntik biar kena korona Lo!mau lo!"Ancam Lucian dengan mata yang melotot sambil menyodorkan suntikannya kepada preman itu.


"Eh...iya,iya gue pergi!"Takut preman itu


"Pergi!"Usir Lucian


Bukannya Lucian yang takut malah Premannya yang takut sama suntikan.


Lucian pun berhasil dari preman penggoda itu.Lucian pun kembali berjalan kaki sambil menggendongkan sebuah kardus lumayan besar.


Yang isinya peralatan rumah sakit dan barang barang Lucian lainnya.


Setibanya di depan rumah Lucian langsung membunyikan ting nong nya.

__ADS_1


TING...NONG...


Dari dalam Hans dan Hansel tiba tiba mendengar suara bunyi Ting Nong dari pintu mereka.


Hansel segera menyuruh adiknya yaitu Hans untuk membuka pintunya


"Hans buka pintunya!Mamah datang"Perintah Hansel dengan baik kepada Hans.


"Baik kak!"Jawab Hans


Pintu pun dibukakan oleh Hans dan ternyata yang datang adalah Aziel yang sedang membawakan makanan manis untuk Hans dan Hansel.


"Paman!"Ucap Hans kegirangan


Aziel pun dipersilakan masuk oleh Hans.


Aziel melihat Hansel yang sedang menonton TV.


"Paman!"Ucap Hansel kaget.


"Paman mau minum?biar Hans ambilin"Tawar Hans yang sedang rajin.


"Tidak usah,tapi T'rimaksih paman pergi dulu ya!"Pamit Aziel.


"Yah...paman baru juga datang udah pergi aja!"Keluh Hans


"Maaf ya.paman.masih ada pekerjaan di perusahaan."Jelas Aziel singkat.


"Baiklah paman!"Pasrah Hans


"Jaga diri kalian baik baik ya!"Ucap Aziel.

__ADS_1


"Baik paman!sampai jumpa dilain hari"Ucap Hans sambil melambaikan tangannya kepada Aziel.


Aziel pun balik melambaikannya lalu pergi tiba tiba bertemu Lucian yang sedang keberatan membawa kardua yang lumayan besar.


"Mau saya bantu?"Tawar Aziel.


Lucian yang diberikan bantuan ia segera menerimanya dengan cepat.


"Baiklah"Jawab Lucian.


Aziel pun membantunya membawakan barang barang Lucian yang cukup berat.


Setelah sampai dipintu rumah Lucian.Aziel segera pergi namun Lucian menghentikannya dan....


"T'rimakasih sudah bantu saya!"Ucap Lucian tulus


"Sama-sama!"Jawab Aziel segera pergi.


Pertemuan yang singkat sekali membuat Lucian seperti pernah berhubungan dengan orang itu (Aziel).


"seperti pernah bertemu"Gumam Lucian.


Lucian pun langsung masuk ke dalam rumah.Ia disambut oleh Hansa dan Hansel yangs sedaritadi menunggunya pulang sambil menonton TV.


Lucian pun berganti pakaian.ia melibat makanan manis yang berada dimeja ruang tamu.


"Siapa yang memberikan makanan itu?apa ada orang yang masuk?"Tanya Lucian


"Paman Aziel mami.Dia yang memberikan makanan pada kami."Jawab Hans dengan jujur.


"Oh..baiklah!"Ucap Lucian.

__ADS_1


__ADS_2