THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
Jangan Batalkan Acara Makanya!


__ADS_3

Setelah lama berjalan Lucian akhirnya sampai di perusahaan milik Roxan Axel teman SMAnya dulu yang sekarang selalu membantunya.


Lucian pun segera masuk dan mencari Roxan.Ia berniat untuk melamar kerja kepada Roxan.


Lucian mencari kemana mana tapi hasilnya nihil Roxan tidak ada di perusahaanya.Lucian pun bertanya kepada salah satu karyawan Roxan.


"Mba dimana ya Roxan Axel?"Tanya


Lucian sambil melihat kekanan dan kekiri.


"Oh,Direktur Roxan."Ucap Karyawan itu mengangguk tau. "Direktur sedang berada di Negara C"Lanjut Karyawan itu


"Pantes saja dia waktu itu mengajakku!"Gumam Lucian.


"Baiklah Teeimakasih Mba!"Ucap Lucian


"Sama sama!"Jawab Karyawan itu.


Lucian pun segera pergi dari perusahaan Roxan Axel.Tib tiba Aziel tidak sengaja melihat Lucian yang keluar dari perusahaan Roxan Axel.


"Kenapa dia ada disana?"Gumam Aziel


"Ada apa Tuan?"Tanya Asisten Lee


"Lihat perempuan itu!"Ucap Aziel sambil menunjuk ke arah perempuan itu. "Kau dia siapa?"Tanya Aziel

__ADS_1


"Apa dia perempuan yang ingin melamar ke perusahaan Tuan!"Jawab Asisten Lee


"Ikuti dia!"Perintah Aziel


"Baik Tuan"


Mereka pun mengikuti Perempuan itu.Saat mendekat ternyata itu adalah Lucian.Aziel langsung kaget dan terheran heran.Kenapa Lucian harus pergi ke perusahaan musuh?


Lucian yang tau dirinya sedang diikuti ia pun segera mempercepat langkahnya.Tiba tiba tangan Lucian dipegang.Lucian pun mulai berbalik badan.


Lucian sudah merasa dirinya akan berakhir sampai disini saja.Tapi ternyata itu adalah Aziel yang mengikutinya sampai Gang kecil.


"Kenapa kamu mengikuti saya?"Ketus Lucian. "Apa kamu mau aku kembali lagi ke perusahaan mu?"Tanya Lucian dengan mendekatkan dirinya.


"Hah...Kenapa baru sekarang bilangnya!Tadi pas diperusahaan kamu kelihatannya baik-baik saja pas aku batalain acara makanya.Kenapa sekarang malah bilang Jangan Batalin Acara makanya!Apa kamu malu!?"Ucap Lucian ketus kesal sekali dengan Aziel.


"Aku bukanya malu tapi aku juga tidak mau sampai masuk ke dalam acara TV nantinya!kamu tau kan apa yang akan di lakukan oleh Wartawan kalau aku menerimanya!Semuanya akan mengira kalau kita memiliki hubungan!"Jelas Aziel.


"Tapi tetap saja aku tidak mau menerima mu makan bersama dengan anak anakku!"Ucap Lucian dengan nada ketusnya


"Baiklah kalau itu maumu!"Ucap Aziel "Aku tidak akan makan bersama dengan anak-anakmu lagi!"Lanjut Aziel


Aziel pun segera meninggalkan Lucian yang masih berada di gang sempit itu


"Ayo!kita pergi!"Perintah Aziel kepada Asisten Lee

__ADS_1


"Baik Tuan!"Jawab Asisten Lee


Asisten Lee yang melihat Wajah Aziel sedikit pucat seperti orang sakit ia langsung bertanya-tanya kepada dirinya sendiri.


"Ada apa dengan Tuan?"


"Apa Tuan sedang sakit?"


"ApaTuan habis ditolak?Tapi kan bagaimana mungkin Tuan ditolak?"


"Lee!bawa aku ke Bar!"Perintah Aziel


"Baik Tuan!"


"Ada apa dengan Tuan?Tumben sekali Tuan Ke Bar.biasanya Tidak pergi ke Bar?"Gumam Asisten Lee yang pikiranya terus dipenuhi oleh Tuanya.


Asisten Lee pun pergi ke Bar.Sesampainya di Bar Aziel langsung masuk dan memesan 2 Botol bir.


Asisten Lee pun hanya bisa terdiam tidak berkutik melihat sedikit perubahan dari Tuannya itu.


"Kenapa Tuan ke Bar? apa Tuan ditolak oleh seorang perempuan?"Ceplos Asisten Lee


"Apa kamu bisa diam?"Tatap Aziel dengan tajam kepada Asisten Lee


"Baik Tuan!"Jawab Asisten Lee

__ADS_1


__ADS_2