THE MISSING CEO

THE MISSING CEO
Search!


__ADS_3

Pagi hari tiba.Lucian,Hans dan Hansel keluar sekitar jam enaman untuk berolah raga pagi.


Selesai berolah raga Lucian meyiapkan makanan untuk Hans dan Hansel sarapan pagi.


"Hans,Hansel ayo makan!"Perintah Lucian dengan suara yang menggema.


Hansel yang mendengar suara maminya memanggil ia langsung mengajak adiknya untuk sarapan pagi.


Hans pun mengikuti kakaknya.mereka berdua sangat gampang diatur sehingga Lucian tidak perlu teriak-teriak memanggilnya.


"Iya mami."Jawab Hans dan Hansel serentak.


Mereka pun makan bersama diruang makan.Lucian juga berencana untuk melamar pekerjaan supaya bisa mrnghidupi anak anaknya.


"Hansel kamu bantu mamah beresin kasur sama cuci piring ya!"Perintah Lucian.


"Baik mami"Jawab Hansel dengan cepat.


mereka pun selesai makan dan Hansel segera mencuci piring sedangkan Lucia merapikan tempat tidurnya Hans dan Hansel yang masih berantakan.


Selesai mencuci piring Hansel langsung merapikan yang lainya sambil menunggu maminya segera pergi bekerja.


Lucian pun selesai membersihkan dan merapikan tempat tidurnya ia juga menyuruh Hans dan Hansel untuk mandi.


Setelah Hans dan Hansel selesai mandi ia pun segera mandi.Lucian pun selesai mandi ia langsung berpakaian bagus.


Lucian ingin melamar pekerjaan tapi Hans dan Hansel tidak mengetahuinya kalau Lucian sudah dipecat

__ADS_1


Hans dan Hansel melihat ibunya tidak memakai seragam dokter.Hansel dan Hans langsung mengira Lucian dipecat.


"Mami kenapa tidak memakai seragam dokter?apa mami di pecat?"Tanya Hans dengan polosnya.


"Hans jangan seperti itu pada mami"Bisik Hansel


"kenapa?"Tanya bisik Hans


"Kasihan mami"bisik Hansel.


"Baik kak!"Bisik Hans mengiyakannya.


"Apa yang sedang kalian sembunyikan dari mamah?"Tanya Lucian dengan wajah yang tersenyum manis dimata anak anaknya itu.


"Kami sedang mengagumi mami yang sangat cantik hari ini!"Puji Hans kepada Lucian. yang membuat Lucian tersenyum.


"Terimakasih sayang!"Jawab Lucian.


"Mamah pergi dulu ya!Hansel jaga adikmu!"Perintah Lucian pada Hansel.


"baik mami!"jawab Hansel.


Lucian pun segera pergi dari rumah.Hansel melihat maminya sudah jauh dari rumah ia segera membuka leptopnya.


Hans yang melihat kakaknya sedang membuka lepotop ia segera mendekat dan menanyakan tentang ayahnya.


"Kak tolong carikan tentang ayah dong?"Mohon Hans

__ADS_1


"Baik.tapi dengan satu syara!"Ucap Hansel


"Apa itu kak?"Hans mulai penasaran dengan syarat yang diberikan kepadanya.


"Jangan beritaukan pada mami kalau kita sedang mencari tentang ayah di leptop nanti mami marah!"Syrat Hansel


"Baik kak!"setuju Hans dengan cepat.


Hansel pun segera membukanya dan mencari tentang ayahnya yang mereka tidak ketahui itu.


Tiba-tiba kedua mata Hans tertuju pada sebuah gambar yang dimana gambar itu adalah gambar Aziel Donzart.


Hans pun langsung menyuruh Hansel untuk membuka tentang Aziep Donzart.


"kak tolong buka yang itu saja!"Tunjuk Hans kearah gambar Aziel.


"kok mukanya seperti paman Aziel sih?"Bingung Hans


"apa jangan jangan paman Aziel adalah papah kita yang kita cari!"Tebak Hans


"Bisa jadi sih.tapi kita belum pasti dengan hal tersebut."ucap Hansel


"jadi kita tidak boleh asal mengira kalau paman Aziel adalah papah kita!"Nasihat singkat Hansel


"Yang pasti kita harus cari bukti yang kuat untuk memastikannya sendiri!"Ucap Hansel dengan percaya diri.


"iya juga sih kak!"Ucap Hans yang termenung.

__ADS_1


"Yang sabar ya!nanti kakak yang akan bantu Hans untuk cari papah!"Ucap Hansel yang membuat Hans senang.


"makasih ya kak Hansel kakak emang baik banget!"Puji Hans


__ADS_2