
Lucian pun akhirnya pergi dari rumah Aziel.Aziel sangat putus asa akan hal itu karena ayahnya ia putus dengan gadis yang sangat ia cintai.
Aziel marah marah kepada ayahnya meminta supaya Lucian kembali dan Agribella juga mengikuti permintaannya Aziel dengan memoho namun ayahnya malah marah marah kepada Aziel yang membuat Aziel kesal.
"aku pergi!"Ucap Aziel kesal
Aziel segera pun pergi dari rumah ia berniat untuk mengejar dan mencari Lucian secepat mungkin
Namun yang ia dapat hanyalah keputus asaanya itu.Sepulang mencari Lucian Aziel pulang dengan kesedihannya yang mendalam karena ia dipisahkan dengan kejam oleh ayahnya.
"menyerahlah!"Ucap Roger
Aziel langsung saja pergi ia meninggalkan ayahnya itu.Ia menyerah karena tidak bisa berbuat apa apa selain menuruti ayahnya.
Aziel ingin menangis namun ia menahan tangisannya itu.Agribella melihat Aziel sedih jadi ia ikut sedih perihal Aziel dan Lucian harus putus.
Agribella tidak bisa berbuat apa apa
ia hanya menangis kasihan kepada Aziel.
PERTEMUAN KELUARGA
Pagi pun tiba segera Aziel bangun dari tempat tidurnya dan mandi.ia belum bisa melupakan Lucian begitu saja.
Ting ning ning...
Aziel segera mengangkat telepon dari ayahnya itu dengan kesal.
__ADS_1
"Aziel nanti sore kamu harus pergi ke hotel Zoelan!!! kamu akan saya pertemukan dengan orang yang kusuka!!!" Ucap Roger
karena Aziel masih kesal dengan ayahnya ia tidak menjawab apapun ia langsung saja mematikan teleponnya.
Aziel keluar dari kamar dengan pakaian yang rapih dan sangat tertutup.
"Rapih sekali bajumu,???" Ujar Agribella heran
"iya rapih sekali pakaian mu???" Ucap Azrielle ikut heran.
Aziel tidak menjawab mereka berdua dan langsung peegi begitu saja tanpa sepatah kata pun.
PERUSAHAAN
Aziel akhirnya tiba di perusahaan ia langsung dihadang oleh wanita yang selalu menggodanya.
Aziel tidak menanggapi wanita itu ia langsung saja pergi ke kantornya tapi wanita itu terus saja mengikutinya kemana pun ia pergi Aziel jadi kesal dibuat oleh wanita itu.
"Paman Aziel marah padaku hiks..hiks!"Ujar Wanita itu
"Sudah...tidak apa nanti juga Aziel tidak marah lagi!"Jawab paman itu menghibur
"Aku akan terus berjuang untuk mendapatkan hatinya Aziel paman...!!!"Ucap Wanita itu sambil mengelap ait matanya
"Iya...pasti paman akan mendukungmu!!!" Jawab paman itu
"Baiklah paman...aku tutup teleponnya!!!" Sahut Wanita itu.
__ADS_1
"Baiklah!"Jawab paman itu
Selesai menelepon Wanita itu langsunh memesan makanan yang mahal untuk Aziel karena sedaritadi ia belum makan.
pesanan wanita itu pun akhirnya sampai ia langsung saja pergi ke kantornya Aziel sambil membawa makanan yang ia pesan.
Setibanya di kantor Aziel, terdapat Aziel sedang mengobrol bersama Maxel Azruel teman bisnisnya.
"Hari ini kamu sibuk ga?"Tanya Maxel
"enggak!kenapa emangnya?""Jawab Aziel
"Biar kita pergi ke pesta di Gedung Grange,soalnya banyak teman bisnis datang kesana!"Sahut Maxel menjelaskan
"Lu ada pacar ga?"Tanya Maxel
"Ga! emangnya kenapa?"Tanya Aziel
"Oh...kira ada biar bisa pergi bareng gitu!" Jawab Maxel
"emang jam berapa mulainya?"Tanya Aziel
"Jam...18.30!"Jawab Maxel
"Oh...kalo gitu kita datangnya jam 19.00 aja biar gak kecepatan,gimana?"Tanya Aziel
"Okelah kalo gitu!" Jawab Maxel
__ADS_1
Selesai mengobrol Maxel ditelpon oleh ibunya akhirnya Maxel pergi dari kantor Aziel.
Tiba tiba datanglah wanita itu untuk mengajak Aziel makan bersama dengannya meski begitu Aziel menolak makan bersama dengan wanita itu karena ia merasa muak berada di dekat wanita itu.