
Siapa yang menduga kalau aku bisa tumbuh dengan baik di tengah kegilaan yang ada. Usiaku sudah 6 bulan sekarang. Dan, aku kini cukup kuat untuk mengangkat kepalaku saat tengkurap. Aku juga sudah bisa duduk.
Para pelayan akan mendapatiku tengah duduk sembari bersandar pada pagar kotak bayi setiap waktu jam makan siang. Aku kini juga sudah diperbolehkan menelan makanan pendamping asi yang lebih terasa seperti bubur tanpa bumbu. Benar-benar tawar.
Tapi, bubur tanpa rasa itu berubah menjadi nikmat ketika aku merengek dan melempar mangkok bubur itu. Aku terus merengek sampai Bervan memasukkan permen ke dalam mulutku. Yah, memang tindakan yang berbahaya. Aku bisa saja mati karena tersedak. Tapi, aku ini kan aslinya remaja 17 tahun yang cukup pintar dalam urusan makan.
Sejak saat itu, kaisar mulai memerintahkan koki istana putri untuk menyiapkan makanan yang sesuai seleraku. Semua bumbu ditimbang dengan sangat teliti. Tidak kurang dan tidak lebih. Karena, beberapa bumbu dapur bisa berbahaya bagi bayi jika dimakan dalam posri yang banyak.
Kaisar bahkan sampai meminta para saintess untuk membuatkan resep makanan untukku sampai 2 tahun ke depan agar aku tetap tumbuh sehat dan bisa merasakan makanan enak di saat bersamaan.
Sikapnya memang sedikit berlebihan. Tapi, selama hal itu membuatku tidak perlu merasakan jarum suntik lagi, aku sama sekali tidak keberatan.
Kalian tahu? Kakekku tinggal di sini selama 2 bulan lamanya. Dia memilih tidur di dalam kotak bayiku dibandingkan membawa kasurnya sendiri. Dia kan bisa saja membuat kasur dari es. Atau bahkan membangun istana es di dalam kamarku. Melihat kekuatan kaisar jadi mengingatkanku pada kisah kartun di dunia lamaku.
Wilayah yang diambil paksa oleh mantan kaisar yang menikmati masa tuanya itu dikembalikan. Tapi, tentu saja tidak semua. Setelah melewati pertimbangan yang panjang dimana semua anggota keluarga dari dua kekaisaran datang untuk mengadakan rapat, hanya ada dua dari 235 wilayah yang ada yang dikembalikan. Dua wilayah itu adalah Oaken dan Arandle. Alasan dikembalikannya kedua wilayah itu adalah karena terlalu jauh dengan kekaisaran dimana aku tinggal. Jadi, kakek lebih memilih mengembalikannya dibandingkan memberikannya padaku.
Hah!!! Aku benar-benar tak habis pikir kenapa dia susah payah menaklukan banyak wilayah. Padahal, Kekaisaran Peranto saja punya banyak wilayah yang masih kosong. Pemikiran orang dewasa memang susah dimengerti.
Aku menghisap botol susu itu dengan mata setengah terpejam. Para pangeran datang ke sini selama 2 jam dan mengajakku bermain tanpa henti. Jadi, aku benar-benar sangat lelah sekarang. Mereka benar-benar memiliki kekuatan fisik seperti monster.
Mataku benar-benar terpejam. Botol susu itu terjatuh dari kedua tanganku. Tidur dalam keadaan perut kenyang memang yang terbaik!
Aku kembali menyedot botol susu itu ketika seseorang atau lebih tepatnya sesuatu memasukkannya ke dalam mulutku.
"Grrr!!!"
Gendang telingaku menangkap suara geraman. Beberapa tetes air jatuh dari atas dan membasahi wajahku. Aneh sekali! Padahal saat ini adalah musim kemarau. Jadi, mana mungkin hujan turun. Di samping itu, atap istana ini sangat kuat. Bahkan, bisa menahan hujan batu. Jadi, mana mungkin air hujan bisa merembes masuk? Kecuali, kalau air yang membasahi wajahku bukanlah air hujan.
__ADS_1
Aku membuka kedua mataku. Jantungku hampir melompat keluar begitu aku melihat seekor black panther raksasa dengan manik mata kuning dan cakar serta gigi taring yang tajam tengah berdiri di hadapanku. Kaki depan black panther itu menahan botol susu agar tetap berada di dalam mulutku.
Aku tidak tahu apa aku harus merasa takjub karena melihat seekor black panther raksasa tengah menyusui seorang bayi. Atau aku harus merasa takut karena seekor bayi sedang membuat mangsanya jadi lebih gemuk??
Sejak kapan istana ini punya black panther sebesar gajah? Dan, kenapa pula tidak ada yang menjagaku dari binatang buas ini?!?!
Tunggu! Dia terlihat seperti senang melihatku. Apa kucing hitam raksasa ini benar-benar buas dan liar? Karena di mataku dia terlihat seperti kucing biasa. Aku bahkan yakin kalau dia makan ikan sarden dan rumput liar di pinggir jalan. Bukannya memakan manusia atau daging hewan herbivora.
Bulu hitamnya juga terlihat sangat mengkilat dan lembut. Benar-benar cantik!
Aku meluruskan kedua tanganku. Kakiku menendang udara. Aku tidak tahu bagaimana sikap bayi saat dia sedang senang. Tapi, beginilah sikapku.
Black panther itu nampak tersenyum.
Lihat, kan! Dia sama sekali tidak menyeramkan. Malah terlihat imut!
"Grrrr!!!"
Suara geraman terdengar dari sisi lain. Seekor black panther raksasa dengan manik mata hitam muncul di sisi kanan kotak bayiku. Sekarang, aku dikelilingi dua black panther. Dan, statusku resmi jadi menu makan siang mereka. Memang sebaiknya aku tidak menilai seekor black panther dari sikapnya. Sudah jelas dia memintaku minum susu agar dagingku jadi lembut dan berlemak. Setelah itu, dia memanggil temannya untuk makan bersama!
Black panther dengan manik mata hitam itu mendekatkan wajahnya. Aku meneguk ludah. Gigi taringnya bahkan sama panjangnya dengan lenganku. Wajahku jadi pusat pasi begitu membayangkan gigi setajam pedang itu menggigit dan mencabik tubuhku. Pasti rasanya sakit sekali!
Cairan bening membendung di kelopak mataku. Sebelum aku mati di gigi black panther, lebih baik aku berusaha menyelamatkan diri dengan menangis.
Aku pernah baca kalau hewan buas akan jadi iba jika melihat bayi menangis. Mau itu bayi manusia atau bayi hewan. Mereka tidak akan jadi memakan mereka. Setidaknya, sampai mereka dewasa.
"Alanda!!! Kau membuatnya takut!!"
__ADS_1
Black panther dengan manik mata kuning itu berubah menjadi seorang gadis berusia 12 tahun dengan rambut hitam.
"Aku kan hanya sedang berusaha bercanda!!!"
Black panther lain dengan manik mata hitam juga berubah jadi seorang anak laki-laki dengan usia 5 tahun. Warna rambutnya sama dengan black panther bernama Amanda itu.
Air mataku langsung kembali ke tempatnya.
Aku melempar tatapan bingung.
Apa aku baru saja melihat dua ekor black panther yang berubah jadi manusia setelah menyusui dan menakutiku? Apa aku berhalusinasi karena terlalu takut? Tapi, rasanya terlihat sangat nyata!
"Halo Putri Saya Amanda Ayah saya adalah raja klan pengubah wujud black panther yang pernah menjadi bawahan setia Pangeran Luca dan terlibat cinta segitiga dengan ratu dan kaisar alias ayah dan ibu anda!"
Aku menatap gadis di depanku. Apa dia tidak merasa sesak nafas setelah bicara sepanjang itu hanya dalan satu kali tarikan nafas? Kemampuan nyerocosnya bahkan jauh lebih hebat dari ibuku di kehidupan lama ketika melihat kamarku yang terlihat seperti kapal pecah.
Lalu, perkenalan apa-apaan itu! Apa dia baru saja bilang kalau seekor black panther lain yang bisa berubah jadi manusia pernah menyukai ratu?
"Amanda! Kaisar bilang jangan membicarakan masa lalu lagi!" Anak laki-laki itu menarik telinga gadis kecil itu.
Masa lalu apa yang kalian maksud? Aku yang berasal dari dunia lain ini sama sekali tidak tahu apapun! Cepat beritahu aku!
Aku menatap mereka. Semakin dipikirkan semakin aku pusing. Otakku yang baru berkembang mendekati sempurna rasanya terbakar.
Kalian siapa?
Aku dimana?
__ADS_1
Siapa aku?