The Only Princess

The Only Princess
Chapter 14


__ADS_3

Jadi, klan pengubah wujud black panther adalah setengah manusia dan setengah kucing raksasa. Mereka tinggal di daerah antara Kekaisaran Terium dengan Kekaisaran Peranto. Mereka tidak terikat dengan kekaisaran manapun, malah sekarang membentuk kekaisara mereka sendiri. Dulu, klan pengubah wujud black panther hampir punah karena bertempur dengan klan pengubah wujud serigala.


Saat paman Luca tengah melakukan kunjungan ke Kekaisaran Terium yang kebetulan melewati wilayah klan pengubah wujud black. Dia menemukan seekor anak black panther berusia 1 tahun yang berada dalam ambang kematian. Paman Luca kemudian membawa dan merawatnya dengan kaki tangannya sendiri. Walau, spirit milik paman Niel adalah spirit penyembuh terhebat di kekaisaran.


Black panther itu sembuh sebulan kemudian. Ketika dia tahu bahwa pangeran kedua kekaisaran Peranto telah membawanya dari ambang kematian, dia kemudian membuang harga dirinya sebagai kucing buas dan menjadi kucing rumahan yang bisa disuruh seperti anjing.


Tak ada siapapun yang berani mendekati kucing hitam itu karena dia adalah mesin pembunuh yang diciptakan oleh kaumnya. Di usia 1 tahun dia membunuh hampir semua klan pengubah wujud serigala meski dia sendiri hampir mati. Sementara, black panther lain melarikan diri demi menjaga nyawa mereka tetap aman.


Ash, nama black panther yang ditemukan oleh paman Luca menyukai ratu.


Meski, dia adalah klan pengubah wujud yang bisa berubah menjadi manusia atau hewan. Dia tetap memilih menjadi hewan. Karena bentuk itulah yang disukai ratu.


Ash pernah menjadi manusia dalam bentuk seorang pria berambut panjang dengan manik mata kuning. Tapi, seperti yang sudah dia duga, ratu tak menyukainya.


Agar tak membuat ratu curiga, Ash alias Aluil kemudian meminta Luca untuk memakan bulunya dan menjadi Ash. Bulu black panther memang bisa mengubah seorang manusia menjadi kucing hitam raksasa selama 15 menit. Aluil dan Luca yang menyamar jadi Ash kemudian muncul di depan ratu untuk menghilangkan kecurigaannya.


Saat terjadi perang besar antara Kekaisaran Peranto dan bangsa iblis, Ash datang untuk menyelamatkan ratu yang diculik oleh kaisar dari bangsa iblis. Dan, sebagai aksi heroiknya, Ash harus rela kehilangan wujudnya sebagai black panther dan terus hidup sebagai manusia.


Bisa dibilang, klan pengubah wujud memiliki dua nyawa. Satu nyawa saat jadi manusia. Dan, satu nyawa lain saat dalam wujud hewannya. Jika mereka mati dalam wujud manusia, maka mereka akan jadi hewan selamanya. Dan, begitu juga sebaliknya. Klan pengubah wujud akan terus jadi manusia jika mati dalam wujud hewannya.


Aluil kemudian pergi dan membangun kembali wilayah black panther. Dia kemudian jatuh cinta dengan gadis yang menolongnya saat dia kelaparan di perjalanannya kembali ke kampung halaman. Dan, siapa yang menduga kalau gadis itu adalah salah satu klan pengubah wujud black panther juga.


Keduanya kemudian menikah.


Anak kembar yang muncul di kamarku pada pagi hari buta itu adalah anak kembar mereka.

__ADS_1


Amanda Han Hezro dan Alanda Van Hezro. Dua anak black panther kembar berusia 10 tahun. Pangeran dan putri dari Kekaisaran Bagheera, nama dari kekaisaran black panther yang didirikan ayah mereka.


Dan, sebagai hadiah dari paman Luca karena Aluil telah menyelematkan ratu. Paman Luca menghapus sumpah setia Aluil. Jadi, dia tidak lagi harus menuruti keinginan Luca ataupun keluarga kekaisaran lain.


"Bibi Qiya! Kapan Auristele bisa berjalan?" Amanda menatap ratu dengan mata penuh binar.


Aku yang pura-pura tertidur di pangkuan ratu hanya diam.


Apa yang diinginkan black panther cilik ini dariku?


"Mungkin saat Ristel sudah berusia 14 bulan." Ratu mengusap rambutku lembut.


"Kami sudah tidak sabar untuk mengajak Ristel main ke istana kami!"


"Tidak mau!!! Aku tidak mau berada di tengah hewan buas!!!"


Mereka berdua punya ketahanan fisik yang tidak bisa dianggap remeh. Aku rasa, aku akan mati kalau bermain dengan mereka sampai mereka merasa lelah.


Belum lagi kehadiran kelima pangeran yang tidak terima dengan kedatangan dua tamu yang tak diundang ini. Mereka akan langsung berusaha mengusir Amanda dan Alanda dengan menggunakan spirit mereja. Black panther tak punya kekuatan spirit seperti manusia. Bahkan, kalau mereka kehilangan wujud hewan mereka. Mereka hanya bisa mengandalkan kekuatan fisik dan senjata alami mereka. Jadi, Amanda dan Alanda hanya bisa menghindari serangan yang membai buta itu.


Aku tak tahu apa masalah yang ada pada mereka di masa lalu. Tapi, yang jelas mereka gila. Bervan yang biasanya tenang bahkan sampai ikutan menyerang.


Istanaku hampir hancur lagi karena lima anak laki-laki dan dua kucing hitam raksasa tengah bertarung.


Pertarungan panjang itu berhenti ketika ratu muncul dan mengikat ke tujuh anak bandel itu dengan sulur rambatnya. Mereka kemudian diminta membersihkan kandang kuda yang seluas lapangan sepak bola sebagai hukuman.

__ADS_1


Perlu waktu hingga seharian penuh bagi mereka untuk bisa membersihkan kandang kuda hingga ke sudut terpencil. Begitu selesai, ketujuh makhluk itu langsung bergegas menuju kamarku. Sayangnya, sulur rambat yang dipasang ratu memaksa mereka untuk kembali ke istana masing-masing dan mandi.


Dan, beginilah akhirnya, aku tidur dalam pelukan ratu sementara dua anak black panther dan kelima pangeran mengelilinginya. Masing-masing berjarak satu meter dari ratu dan aku agar adil. Entah kenapa rasanya seperti berada dalam lingkaran pemujaan agama sesat.


"Ristel tidak boleh kemana-mana!!!" Seru Cedric tak terima.


"Kenapa tidak? Kami kan juga saudaranya putri!!" Amanda tak mau kalah.


"Ristel tidak memiliki hubungan darah denganmu tahu"


"Coba saja lihat nenek moyangku dan putri! Pada akhirnya, kami pasti memiliki satu nenek moyang yang sama!"


Keduanya kini saling tatap dan beradu mulut. Ratu hanya diam sembari terus mengusap rambutku. Dia pasti sudah lelah menghadapi 5 anak laki-laki dengan kewarasan yang dibawah rata-rata.


Alanda hanya diam. Tak tahu harus bersikap seperti apa di saat saudara kembarnya berselisih dengan pangeran ketiga kekaisaran. Pangeran lain juga diam. Mereka semua lebih memilih menatapku yang tengah tertidur. Sikap mereka seolah menunjukkan kalau kejadian seperti ini adalah hal yang biasa. Yah, orang luar sepertiku yang datang dari dunia lain ini mana tahu apa-apa.


Daripada melihat pertengkaran yang berakhir dengan pertarungan fisik itu, aku lebih tertarik memikirkan kemana kaisar pergi. Sudah 3 hari ini dia tidak mengunjungi kamarku sekalipun. Padahal, biasanya dia selalu berkunjung. Apalagi sekarang aku sudah bisa duduk. Aku pikir dia akan langsung membuat hari peringatan atau festival seperti saat aku bisa tengkurap 2 bulan lalu. Rupanya tidak. Dan, entah mengapa aku merasa senang.


"Undangan pestanya sudah siap!"


Kaisar mendobrak kedua pintu kamarku. Semua manik mata langsung tertuju padanya. Hanya Amanda dan Cedric yang terus bertengkar dan tak peduli dengan kehadiran kaisar. Mereka bahkan sekarang membuka buku silsilah pohon keluarga masing-masing untuk membuktikan siapa yang salah dan siapa yang benar.


Aku langsung terbangun dan menatap kaisar.


Undangan pesta apa?

__ADS_1


Apakah ada yang ulang tahun?


Tunggu!!! Jangan bilang kalau itu adalah pesta.....


__ADS_2