THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT

THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT
12.kenakalan


__ADS_3

Sudah 2 hari berlalu, jianying dia tidak meninggalkan kediamannya sedikitpun. Jia li juga belum kembali dari hutan. jianying dibuat bosan sendiri , karena dia tidak terlalu dekat dengan dayang lain.


jianying sedang berada di taman yang dia buat beberapa hari lalu.


" Aku bosan! " Keluh jianying , dia menatap kiri dan kanan.


Tak ada siapa pun disana hanya dirinya. Tentu saja dia sendirian, orang dia ngusir semua dayang dayang itu.


" Krerek " Suara perut jianying. Semua cacing yang ada di perutnya demo.


"Ha... " jianying menghela nafas.


" Aku mau makan tapi aku bosan makan makanan istana. Ha... " jianying bingung , dia mengusap mukanya kasar.


jianying berdiri dan berjalan keluar kediaman nya.


Dia berjalan di ikuti 2 orang prajurit. Dia melihat ke sekeliling istana dan disana sangat bagus.


'Wah kalau gue mempunyai HP auto foto ini ' batin jianying sambil senyum gak jelas.


Para dayang yang berlalu lalang menunduk tapi dayang itu masih bisa melihat senyum jianying.


'Apakah tuan putri sedang sakit ' batin seorang dayang yang lewat.


jianying dan 2 prajurit itu berhenti di ruang pelatihan. jianying masuk ke ruang pelatihan, di ikuti prajurit nya.


Jendral zi yang melihat itu pun langsung menghampiri tuan putrinya itu.


" Salam tuan putri jianying " Hormat jendral zi.


jianying hanya mengangguk, melihat itu jendral zi mengangkat kepalanya.


" Ada apa tuan putri ke ruangan ini. ? " Tanya jendral zi sopan.


jianying tak menjawab dia hanya mengamati sekitar. Dia melihat prajurit yang sedang berlatih, memanah, menggunakan pedang, dll.


" Payah" Hanya itu yang keluar dari mulut jianying.

__ADS_1


Jendral zi mengangkat sebelah alisnya tak mengerti akan perkataan sang putri.


" Maksut anda apa tuan putri hamba tak mengerti" Jendral zi menunggu jawaban dari jianying.


" Ck bodoh" Sekali lagi bukan nya menjawab jianying malah menilai pelatihan para prajurit.


' sepertinya tuan putri memiliki kebiasaan untuk tidak menjawab pertanyaannya seseorang dan malah mengumpat ' batin jendral zi.


jianying berjalan meninggalkan jendral zi yang bingung. jianying berjalan ke arah para prajurit yang berlatih memanah, tapi meleset semua.


Mereka yang melihat tuan putrinya datang seterah memberi hormat kepada tuan putrinya.


" Salam tuan putri " Sapa mereka semua serentak.


jianying mengangguk menerima salam dari mereka semua.


" Siapa yang mengajari kalian memanah dengan cara payah seperti itu? " Tanya jianying dengan dingin dan datar.


Para prajurit saling memandang satu sama lain. Mereka tak ada yang berniat menjawab sampai sang guru yang merupakan jawab.


" Saya tuan putri jianying. Saya yang telah mengajari mereka memanah" Jawab jendral feng.


Wajah jendral itu lumayan tampan, bisa di pastikan kalau jendral itu masih muda, tubuhnya juga lumayan bagus,bukan lumayan memang bagus. jianying menilai dengan seksama.


" Kau sangat payah " Cerca jianying dengan datar.


Jendral itu membulat kan matanya tak percaya.


' apa ini, aku adalah orang terhebat dalam memanah dan tuan putri sombong dan lemah ini mengatakan aku lemah ' batin jendral feng tak senang.


" Mau ku tunjukkan yang hebat bagaimana dan yang payah bagaimana? " Tantangan jianying


Jendral feng yang kesal pun mengangguk.


jianying berjalan mengambil busur dan panah, lalu berjalan ke arah tempat pelatihan.


Sruk...

__ADS_1


Panah menancap tepat sasaran bahkan sampai menembus sasaran dan menancap di tembok istana bahkan sampai retak.


Semua orang menganga melihat ke ahlian tuan putri mereka. jianying yang melihat mereka masih menganga dan belum sadarkan diri cepat-cepat dia berlari meninggalkan ruang itu.


jianying berlari tanpa tentu arah bahkan dia sesekali menabrak dayang yang berlalu lalang. jianying berhenti tepat di kebun istana, disana sangat banyak sekali pohon buah buahan.


jianying menatap ke sekeliling , dan tak ada seorang pun di kebun ini. Dengan cepat jianying mengunci pintu masuk dari dalam.


' waktunya berpesta ' seringai jianying dengan menatap buah buahan yang ada di pohon.


jianying memakan buah buahan yang ada di kebun itu dengan lahapnya. Sudah 2 pohon habis buahnya sama jianying. Dia memakan buah buahan itu dengan duduk di atas pohon.


Ruang pelatihan


Jendral feng yang pertama sadar pun langsung membuyarkan lamunan yang lain.


Dia tak menemukan tuan putri yang telah membuat mereka sampai menganga dan melamun.


" Cari tuan putri sekarang "Perintah jendral feng yang langsung di jalankan oleh semua yang ada di sini.


Istana di gegerkan dengan keahlian memanah sang putri sampai bisa membuat dinding menjadi retak dan juga hilangnya tuan putri .


Mereka gelagapan mencari tuan putrinya itu.


Kaisar chen pun ikut mencari tapi setelah dia mengamuk baru lah dia ikut mencari.


Semua orang di buat resah, sedangkan yang di cari malah enak enakan makan buah di kebun.


Kebun istana


jianying sedang tidur di atas pohon karena dia sudah kenyang. Dia tertidur dengan lelap tanpa mengetahui bahwa Kekaisaran sedang mencarinya dengan gusar.


Sudah lama jianying tertidur, tapi ini masih bisa di bilang masih siang. jianying bangun dan turun dari pohon, dia merenggangkan urat uratnya yang kaku karena tidur di pohon.


' sebaiknya aku kembali ke pallium ku. Badanku sudah kaku dan sakit ' batin jianying


jianying beranjak dari tempatnya menuju keluar kebun istana. jianying membuka pintu dengan santainya. Dayang yang kebetulan lewat dan melihat jianying keluar dari kebun seterah berteriak.

__ADS_1


" PRAJURIT, PRAJURIT KENARILAH, LIHAT INI TUAN PUTRI JIANYING " Teriak dayang itu hingga beberapa prajurit datang. jianying menyatukan alisnya tak mengerti situasi yang sedang dia hadapi.


' kenapa dia berteriak, emang aku kenapa? 'Batin jianying tak mengerti.


__ADS_2