THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT

THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT
15.hutan


__ADS_3

Happy Reading


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


jianying dan yang lainnya berjalan mengelilingi pasar.


jianying masih bingung gimana caranya biar dia bisa pergi meninggalkan rombongannya.


'Apa aku harus membawa mereka ikut serta, tapi bagaimana jika mereka buka mulut? ' batin jianying


jianying menunggangi kudanya, tapi dia melamun entah kemana.


" Tuan " Panggil salah satu prajurit.


" Hmm "balas Scorpio dengan deheman.


" Apakah kita tak kembali ke istana saja " Usul prajurit yang dari bertanya


" Tidak, "jawab jianying dengan dingin dan datar


" Ayo cari tempat yang lumayan sepi, aku ingin mendiskusikan sesuatu pada kalian " Tambah jianying.


Semua nya mengangguk mengerti, mereka mencari tempat sepi untuk berdiskusi. Mereka sudah menemukan tempat sepi, yaitu ujung dari pasar.


" Tuan putri, apa yang ingin tuan putri diskusikan "tanya salah satu dayang yang penasaran.


" Apa kah kalian bisa berjanji terlebih dahulu ,? " Tanya jianying sedikit ragu.


" Tentu apa itu tuan putri ? "Tanya prajurit


" Berjanjilah padaku bahwa kalian akan setia dan juga tak kan buka mulut tentang apa yang akan ku tunjukkan pada kalian "jelas jianying pada mereka. Mereka menatap satu sama lain, bingung akan penjelasan sang tuan putri.


Melihat kebingungan dari prajurit dan juga dayangnya membuat jianying kembali bersuara.


" Kalian hanya perlu berjanji, jika kalian ingkar maka kalian akan mati " Tambah jianying dengan tatapan tajam dan dingin. Mereka meneguk saliva mereka masing masing, mereka bergidik ngeri melihat tatapan dari tuan putrinya itu.


" Iyah tuan putri "jawab mereka dengan serentak.


jianying mengangguk dan mulai berjalan di ikuti dengan para rombongannya di belakang. Sampailah mereka di tengah hutan, di situ ternyata sudah ada lebih dari 5 pondok.


' terakhir kali aku ke sini, hanya 5 pondok. Tapi, lihat lah sekarang mereka berkembang sangat pesat. 'Batin jianying.


Kedatangan jianying membuat para pasukan khusus bersiaga ingin menyerang.


" Siapa kau, kenapa kau di sini "tanya salah satu anggota pasukan khusus

__ADS_1


" Kau tak mengenali tuanmu " Tanya jianying dengan datar dan dingin jangan lupakan tatapan tajamnya.


" Tuan kami hanya Scorpio "jawabnya lantang , membuat jianying menyunggingkan senyumnya didalam hati.


" Aku Scorpio " Jelas jianying


" Tuan ku seorang wanita, dan dia adalah seorang putri Kekaisaran jadi jangan mengaku ngaku kalau kau adalah tuan ku " Tegas prajurit khusus itu. jianying diam, dia bingung bagaimana menunjukkan bahwa dia adalah jianying.


" Jia li " Panggil jianying. Panggilan jianying membuat Jia li langsung mengenali tuan putri nya itu.


" Tuan... Tu... Tuan putri " Panggil Jia li terbata bata.


Para pasukan khusus kaget tak menyangka bahwa pria didepan mereka, ah salah wanita di depan mereka adalah tuan mereka. Mereka semua langsung bersujud di depan jianying , membuat jianying membulatkan matanya.


" YAK APA YANG KALIAN LAKUKAN HAA" bentak jianying.


Mereka semangkin takut karena aura jianying sangat mencakat membuat mereka bergidik ngeri.


" Berdiri dan jangan lakukan itu selain pada Tuhan mu mengerti " Tegas jianying . Mereka semua banget dan langsung mengangguk.


" Scorpio mari singgah ke pondok ini " Tawar salah satu prajurit khusus. Mereka berjalan memasuki area perumahan itu. Prajurit dan dayang yang di bawah oleh jianying pada bingung dan tak berani bertanya.


" Hmm... Aku tak tau siapa nama kalian bisa kah kalian memperkenalkan diri " Ucap jianying sambil duduk di tempat yang telah di sediakan.


" Nama saya hongli Scorpio " Ucap pria yang berada di sebelah paling kanan.


" Nama saya changyi Scorpio" Pria di sebelah anming


" Nama saya chyou Scorpio " Pria di samping changyi.


Dan sampai seterusnya, jianying hanya mengangguk.


" Baiklah apa kalian sudah mempelajari ilmu bela diri yang telah ku tulis? " Tanya jianying dengan menatap mereka satu persatu


" Iyah Scorpio "jawab mereka lantang bagus.


" Hmm aku akan membagi kalian menjadi 3 kubuh. Kubuh pertama adalah kubuh perang, kubuh kedua adalah kubuh pengintai, dan kubuh terakhir adalah kubuh pengobatan. Apa kalian mengerti? " Tanya jianying.


"Mengerti Scorpio " Lagi lagi mereka menjawab dengan serentak dan juga tegas.


Kalian bagikan kubuh itu sekarang rundingkan dan beri tau aku siapa siapa aja di kubuh yang mana saja. " Perintah jianying mutlak yang langsung di jalan kan. jianying menatap prajurit dan dayang yang dia bawah secara bergantian.


" Kalian mengerti apa yang harus kalian lakukan bukan " Tanya jianying datar dan dingin


" Ia tuan putri "jawab mereka takut

__ADS_1


" Baiklah, kalian harus ikut dalam pasukan khusus ku ini, jadi mulai lah berlatih bersama mereka "perintah jianying.


Mereka semua mengangguk dan mulai bergabung bersama pasukan yang lainnya.


" Apa yang harus aku lakukan. " Tanya jianying pada dirinya sendiri.


" Jia li "panggil jianying. Jia li datang dengan berlari menuju jianying.


" Iyah Scorpio ada apa? " tanya Jia li sopan


" Di mana tempat senjata ? "Tanya jianying dengan datar


" I.. Itu... Kita tak memiliki senjata sama sekali "jawab Jia li takut. jianying menuliskan alisnya tak percaya.


" Benarkah bagaimana mungkin, oh ayolah jangan bercanda " Ketus jianying dia benar benar tak suka.


" Sa... Saya... Se... Sedang... Tak... Tak bercanda " Jawab Jia li takut. Menyadari ketakutan Jia li membuat jianying, harus lebih tenang.


" Baiklah bawa aku ke pandai besi, aku ingin menempab banyak pedang, belati, dan yang bisa di gunakan lainnya "jianying berdiri dan berjalan ke arah kudanya.


jianying menaiki kudanya, sedangkan Jia li masih diam mematung di tempat yang sama.


" Jia li " Panggil jianying dengan tegas, tapi terselip nada kesal di sana


" A.. A.. Iyah... Tuan putri " Jia li langsung ngacir ke tempat jianying berada.


" Kau naiklah kuda itu dan tunjukkan jalan menuju pandai besi padaku "perintah jianying yang langsung di turuti Jia li. jianying dan Jia li menyusuri jalan dengan hanya diam. Tak ada percakapan sama sekali.


" Tuan putri, "panggil Jia li


" Hmm "dehem jianying


" Apa yang tuan putri lakukan ketika hamba tidak ada? "Tanya Jia li


" Aku, hmm... "jianying menirukan orang sedang berpikir sambil menaruh jari telunjuknya di dagu. Jia li menunggu jawaban jianying dengan seksama


" Banyak yang aku lakukan, kau tau aku membuat onar di isna " Cerita jianying


" Onar? " Ulang Jia li tak mengerti


"Iyan, aku memanah sampai tembak istana retak, aku menghabiskan buah yang ada di kebun istana, aku juga menanam bunga di sekitar pallium" Cerita jianying, meski dengan nada datar dan dingin tapi itu membuat hayu Jia li tersentuh


' setidaknya tuan putri mau bercerita padaku ' batin Jia li.


Mereka menunggangi kuda hingga sampai di sebuah toko yang tercetak di pampletnya toko pemandai besi mo

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2