THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT

THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT
21.ulang tahun ²


__ADS_3

Happy Reading📖


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Acara ulang tahun kaisar chen sangat meriah. Banyak penampilan yang di lakukan oleh beberapa putri bangsawan dari Kekaisaran tetangga.


Hingga acara puncaknya yaitu acara menari. Banyak tuan putri yang menari dengan sangat bagus, tapi bagi jianying ini hanya lah hal yang membosankan.


Ingin rasanya dia kabur dari Aula ini dan pergi ke kasur kesayangannya dan mulai masuk kealam mimpi, tapi itu hanyalah sebuah rencana karena acara ini tak kunjung selesai.


Haa...


Ntah sudah berapa kali jianying menghela nafas dengan kasar . Jianying menghela nafas lagi kali ini sedikit lembut tapi terkesan kasar.


Kaisar dan Pangeran fengying yang dari tadi memperhatikan jianying terkekeh kecil melihat tingkah jianying yang terlihat konyol di mata mereka.


Fengying berdiri dan berjalan kearah adiknya itu.


"Meimei kenapa dengan diri mu ? " Tanya fengying dengan lembut


Jianying menatap bingung kearah kakaknya , bukannya dia tak sedekat ini dengan kakaknya.


'Aku tak sedekat itu dengan mu ' batin jianying


'Tapi tunggu, sepertinya dia bisa membawaku keluar dari Aula ini ' jianying tersenyum bahagia dalam batinnya.


" Meimei kenapa kau melamun? " Tanya fengying khawatir dengan adiknya yang tiba tiba melalui dan juga tersenyum kecil.


"Ah gege... Tidak apa-apa aku hanya sedang memikirkan cara keluar dari sini " Ujar jianying sedikit berbisik agar tak didengar oleh orang lain.

__ADS_1


"Kenapa kau ingin keluar? " Tanya fengying penasaran karena biasanya seorang putri akan suka jika sedang ada pesta karena bisa menggoda atau mendekati seorang pangeran tampan.


"Kau tau bukan ge, aku tak suka pesta seperti ini. " Keluh jianying yang bikin fengying terkekeh.


"Ayok kita keluar dari Aula ini" Ajak fengying yang langsung membuat jianying tersenyum bahagia lalu mengangguk dengan cepat.


Mereka keluar dari Aula itu dengan bergandengan tangan, mereka jadi perhatian seluruh Aula. Di sudut Aula ada seseorang panas melihat itu.


"Gadis kecil kau milikku, meski dia gegemu aku takkan membiarkan dia menyentuhmu "ujarnya menyeringai, lalu dia pergi meninggalkan  Aula dan mengikuti gadis kecilnya.


Sedangkan di tempat lain, fengying dan jianying sedang menyelusuri lorong kerajaan.


" Gege kita mau kemana? "Tanya jianying bingung


" Kita akan pallium milik ibu, "jelas fengying sedangkan jianying mengangguk aja.


Pallium


Bunga bunga yang ada di pallium ini sangat lah indah dan juga sangat cantik. Jianying tersenyum melihat bunga dan pohon yang ada di pallium ibunda mereka.


Lalu, rasa aneh menjalar di pikirannya. Ada yang aneh dengan ini semua. Tak biasanya gege nya mengajak dirinya ke pallium ibunda mereka.


" Kenapa gege mengajakku kesini ? " Tanya jianying penasaran.


" Kau tau, kau tak mendapatkan kasih sayang seorang ibu dari kau lahir dan juga aku selalu menyalahkan dirimu...." Fengying menjeda ucapannya dia ingin  melihat reaksi dari jianying tapi hanya wajah ingin tau yang perpasang di wajahnya.


" Aku ingin kau merasakan kasih sayang seorang ibu , meski tidak secara langsung dengan berada di pallium mikiknya dan juga menikmati suasana yang ada di pallium ini anggap saja ini adalah kasih sayang yang di tinggal ibunda untuk dirimu " Jelas fengying sambil terisak dan meneteskan air mata nya tanpa bisa di tahan.


Jianying merasa tersentuh pun langsung menangis dan langsung memeluk gege nya. Dia menangis di pelukan gege nya sebagai luapan emosi yang sudah dia tahan karena tak merasakan kasih sayang seorang ibu.

__ADS_1


Fengying membalas pelukan dari meimei nya, dia juga menangis sambil mengelus pucuk kepala jianying dengan lembut sambil mencurahkan air matanya.


" Maaf.. Hiks... Kan... Hiks... Gegemu ini... " Tangisnya sambil berucap dengan lirih.


Hiks.. Hiks.. Hiks... Hiks..


Jianying hanya menangis saja, dia sekarang sedang ingin menangis dan tak ingin berkata kata.


"Maaf.. " Lirih fengying


" Maaf "


"Maaf... Hiks.. "


" Maaf... "


"Aku sudah memaafkanmu hiks... Hiks.. " Lirih jianying yang berada di pelukan fengying.


"Hiks... Terima kasih.. " Fengying mengeratkan pelukan nya pada jianying.


Dia tak akan membuat kesalahan lain, dia akan menjaga adiknya dan selalu menyayangi adiknya.


Jika ada seseorang yang berani melakukan hal jahat pada adiknya dia akan membalas perbuatan itu dengan lebih kejamnya lagi.


'Aku janji akan selalu menjaga dan selalu menyayangi dirimu. Aku takkan biarkan air matamu jatuh, dia akan jatuh hanya untuk air mata bahagia. Jianying kakakmu akan menjadi orang pertama yang akan mendukung dan juga menemani dirimu dalam keadaan susah maupun senang. Aku tak akan meninggalkan dirimu sebelum dirimu bisa menemukan orang yang tepat'


Janji fengying pada dirinya sendiri.


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

__ADS_1


Happy Reading📖


__ADS_2