THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT

THE REINCARNATION OF THE FEARED AGENT
25.ketemu lagi


__ADS_3

Happy ReadingπŸ“–


πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸ’πŸ’πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸ’πŸ’


Jianying sedang santai di taman yang ada di pallium miliknya. Dia menatap bunga yang sudah mulai tumbuh dan mengeluarkan bau harum hingga membuat jianying tahan berlama lama di situ.


"Tuan putri yang mulia kaisar memanggil anda keruang kerjanya" Ucap jia li yang membuat jianying menatapnya dengan tanda tanya.


"Kenapa ayahanda memanggilku? " Tanya jianying penasaran. Jia li hanya diam lalu tak bergeming pertanda dia tak bisa memberi tahu.


"Hmmm aku tau. Baiklah aku akan kesana, kau tetaplah disini jia li. Jaga taman ku ini jangan sampai lecet " Ancam jianying yang membuat jia li mengangguk patuh.


Jianying pergi meninggalkan pallium itu dan menuju ke ruang kerja kaisar chen.


Dia berjalan dengan elegan dan tegas membuat sisi bangsawannya kelihatan sekali bahkan kharismanya seperti seorang jenderal perang, padahal dia seorang tuan putri.


Mereka tak tau kalau dulu jianying seorang wanita yang sangat berpengaruh.


Ruang kerja kaisar


Sekarang jianying sudah berada di depan pintu ruang kerja kaisar, dia juga menghalangi prajurit untuk mengumumkan kedatangannya.


Bruk


Jianying membuka pintu dengan keras, membuat kaisar chen , pangeran Fengying dan juga seseorang di buat terkejut.


Melihat jianying pelakunya ketiganya hanya bisa geleng geleng kepala saja melihat tingkah jianying.


Jianying masuk dengan senyum manisnya, dia sudah buat masalah jadi dia harus tersenyum agar gak dapat hukuman.


"Meimei kau hampir membuat ku serangan jantung" Fengying pura pura kesal. Kaisar chen hanya terkekeh sedangkan orang itu hanya menatap dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Benarkah? Kenapa kau tak mati gege " Ujar jianying santai sambil duduk di kursi yang ada di samping gegenya.


"Kau ingin aku mati? " Tanya fengying tak percaya


"Kalau bisa kenapa tidak" Jawabnya lagi yang membuat fengying melotot gak nyelok.


"Dasar adik jahat" Umpat fengying yang di sambutan kekehan dari yang lain.


Jianying hanya memandang gegenya dengan senyum manisnya padahal gegenya lagi kesal.


"Sudah hentikan, disini ada kaisar Wu " Lerai kaisar chen.

__ADS_1


"Emang kenapa kalau ada dia? " Tanya jianying dengan polos


Fengying terkekeh gemas lalu mencubit pipi adiknya itu dengan gemas. Jianying meringis sakit, cubitan gegenya ini gak main main. Bisa bisa pipinya akan menjadi bengkak jika terus menerus di cubit sekuat ini.


"Gege sakit" Keluh jianying, dengan cepat fengying melepas lalu mengelus pipi yang telah dia cubit.


"Apa sakit? " Tanya fengying


Jianying ingin sekali mengumpat sekarang, tapi dia harus tahan karena ingat perkataan ayahandanya disini ada kaisar Wu .


"Tentu saja" Ketus jianying.


"Sudah kenapa kalianΒ  terus bertengkar" Lerai kaisar chen dengan kesal, bisa bisa dia akan mati karena cape mendengar anaknya bertengkar terus.


'Untung putriku meimei tidak seperti mereka berdua yang terus bertengkar' batin kaisar chen


"Jianying kau tau nak. Apa tujuan kaisar Wu datang? " Tanya kaisar chen setelah melihat kedua anaknya tenang.


Jianying menggeleng saja karena dia memang tidak tau tujuan dari kaisar Wu itu.


"Dia akan menjadi suamimu, dia disini karena kalian akan menikah" Jelas kaisar chen yang membuat jianying membulatkan matanya kaget.


"Apa? Bagaimana bisa? Aku bahkan tak mengenalnya! " Bantah jianying karena tak ingin menikah sekarang.


"Meimei ku sebentar lagi akan menikah" Goda fengying sambil menaik turunkan alisnya.


Jianying memutar bola matanya malas. Kaisar chen terkekeh melihat tanggapan jianying akan godaan gegenya.


"Kalian berdua pergilah keliling istana agar kalian saling mengenal" Usul kaisar chen yang langsung di jalan kan oleh jianying dan kaisar Wu.


πŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉ


Kebun istana


Kalau biasanya tuan putri akan mengajak tunangannya atau calon suaminya duduk di pallium nya sambil meminum teh, maka jianying berbeda dia lebih memilih membawa calon suaminya ke kebun istana.


Mereka masuk, jianying mengunci pintu kebun dan langsung berlari kesalahan satu pohon untuk memetik buah, lalu dia makan di bawah pohon itu. Kaisar Wu melihat jianying tak percaya pasalnya dia sangat barbar gak ketulungan. Beda dari tuan putri pada umumnya.


Kaisar Wu berjalan mendekati jianying dan duduk di samping nya.


"Kita bertemu lagi " Ujar kaisar Wu tiba tiba.


Jianying menatap bingung kaisar Wu. Apa maksud dari kata kata kaisar Wu itulah yang ada di pikiran jianying

__ADS_1


'Apa kami pernah bertemu? ' tanya batin jianying bingung


Melihat tatapan bingung jianying membuat kaisar Wu kembali bersuara.


"Kau tak ingat? " Tanya kaisar Wu tak percaya bahwa gadis di samping nya itu melupakan dirinya.


Jianying hanya diam, melihat kediaman jianying membuat kaisar Wu kesal.


"Kau menolong ku ingat? Astaga biasanya para wanita tak akan melupakan wajah tampan ku" Ujar sedikit membangga.jianying memutar bola matanya malas.


"Aku menyesal menolongmu" Ungkap jianying kesal, ucapan jianying membuat kaisar Wu tertawa


"Kau tertawa? " Tanya jianying ta percaya.


'Is menyebalkan sekali' kesal batin jianying.


"Dengar, kau tau aku tak pernah melupakanmu. Bisa di katakan ketika kau menolong dan mengobati diriku, disitu aku langsung jatuh cinta padamu" Ungkap kaisar Wu


"Bagaimana kau mengobati, bagaimana kau mengomeliku, bagaimana kau biasa saja melihat tubuh indahku. Dan satu hal yang perlu kau tau, aku pernah berjanji pada ibuku jika ada seorang wanita yang menyentuh tubuhku makan aku akan menikah dengan nya" Sambungnya lagi.


Jianying membelalakan matanya tak percaya.


"Tunggu kau mau menikah denganku karena aku menyentuh tubuh mu? " Tanya jianying tak percaya


'Alasan macan apa ini? ' batin jianying kesal


" Iyh... Dan aku juga sudah jatuh cinta padamu"ucapnya dengan tersenyum manis. Siapapun yang melihatnya pasti akan terpesona, bahkan jianying sedikit terpesona dengan senyum dan wajah kaisar Wu.


Jianying diam saja dia tak menanggapi ucapan kaisar Wu. Dia memakan buahnya lalu menyandarkan tubuhnya ke pohon.


Kaisar Wu juga melakukan hal yang sama. Mereka diam saja sampai jianying dan kaisar Wu tertidur tanpa mereka sadari.


Jianying menyandarkan kepalanya pada bahu Kaisar Wu, merasa bahunya berat kaisar tidak jadi tidur. Dia melihat jianying yang sudah tertidur di bahunya.


Ditaruh nya jianying pada pohon itu lalu dia pergi meminta alas untuk mereka tidur. Setelah mendapatkannya kaisar Wu kembali dan membentangkan alas itu dan menempatkan jianying disitu lalu kaisar Wu berbaring di samping jianying.


Kaisar Wu pu juga ikut terlelap, tanpa disadari sekarang posisi mereka sangat intim. Karena jianying memeluk Kaisar Wu dan kaisar Wu juga ikut memeluknya.


πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’πŸŒΉπŸ’


Happy ReadingπŸ“–


vote, like dan komen untuk meninggalkan jejak

__ADS_1


__ADS_2