The Story Of Ye Chen

The Story Of Ye Chen
bab 103


__ADS_3

...Bab 103...


Ketika Nyonya Besar Xiao sedang membayangkan betapa enaknya hidup Vila Tomson Kelas Atas, Xiao Changgan tiba-tiba memegang tangannya, dia menghela napas panjang dan berkata. "Ibu, aku berencana mengirim orang ke Yan Jing dan mengundang keluarga Dong Ruolin untuk datang ke sini sebagai tamu, kemudian kita akan memberitahu mereka pelan-pelan supaya mereka setuju menikahkan Dong Ruolin dengan Hailong, bagaimana menurut Ibu?"


"Keluarga Dong, ya..." Nyonya Besar Xiao menghela napas dan berkata. "Terakhir kali, Hailong sudah meninggalkan Dong Ruolin dan melarikan diri, aku pikir, Dong Ruolin pasti punya masalah besar dengan Hailong!"


Xiao Changgan berkata. "Menurutku, itu sama sekali bukan masalah besar, hubungan antar keluarga adalah hubungan yang saling menguntungkan, yang mereka lihat adalah prospek masa depan. Meskipun Keluarga Xiao tidak sebaik Keluarga Dong, tapi karena kita bisa bekerja sama dengan Grup Di Hao, masa depan kita akan terlihat menjanjikan, mungkin saja Keluarga Dong akan setuju dengan pernikahan ini."


Nyonya Besar Xiao berpikir sejenak, mengangguk, dan berkata. "Jika memang begitu, kamu bisa mencoba mengundang Keluarga Dong ke Jin Ling."


"Baiklah!" Xiao Changgan cepat-cepat menambahkan. "Ibu, Keluarga Dong adalah keluarga terhormat, jika kita menjamu mereka di vila tua seperti ini, sepertinya kita tidak menghargai mereka, pernikahan itu tidak akan berhasil."


Xiao Changgan menambahkan lagi. "Jika kita bisa merebut Vila Tomson Kelas Atas dari tangan Ye Chen, nanti saat Keluarga Dong datang berkunjung dan melihat Vila Tomson Kelas Atas, mereka pasti akan memandang tinggi kita, benar?"


Nyonya Besar Xiao mengangguk.


Manusia hidup mengandalkan pakaian, Buddha mengandalkan emasnya, hidup dalam vila dengan harga selangit tentu bisa meningkatkan reputasi keluarga.


Ditambah lagi, Nyonya Besar Xiao sudah menargetkan Vila Tomson Kelas Atas milik Ye Chen, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk merebutnya.


Nyonya Besar Xiao pun berkata dengan anggun. "Panggil adikmu dan keluarganya ke rumah lama besok! Aku akan memberitahu mereka secara pribadi!"


Xiao Hailong dan adiknya saling memandang satu sama lain, dalam hati mereka memekik girang.


Sekarang, keluarga Xiao Changkun bergantung pada perusahaan untuk menyambung hidup, dan Nyonya Besar Xiao adalah Ketua Keluarga Xiao, jika sudah jatuh titah dari Nyonya Besar Xiao, tempat apa lagi yang bisa dipakai keluarga Xiao Changkun untuk berlindung? Jika Nyonya Besar Xiao sudah meminta vila itu, apakah mereka berani menolak?


Dengan sikap pilih kasih Nyonya Besar Xiao terhadap keluarganya sendiri, jika dia menginginkan vila tersebut dari Ye Chen, maka vila itu pasti akan menjadi miliknya!


...


Keesokan paginya, Xiao Changkun segera mengajak putri dan menantunya ke rumah lama Keluarga Xiao.


Xiao Churan membuka pintu mobil sambil bertanya. "Ayah, Nenek secara pribadi telah memangil Ayah, apakah ada masalah yang sangat penting?"

__ADS_1


"Itu akan dibahas nanti." Xiao Changkun berkata. "Paman Xiao Changgan juga datang ke sana."


Alis Ye Chen berkerut, dilihat dari situasinya, sepertinya akan terjadi sesuatu yang buruk.


Xiao Churan berkata dengan nada tidak suka. "Pasti masalah vila."


"Mengenai vila, nanti kamu jelaskan sendiri pada Nenek, Ye Chen."


Xiao Changkun tidak banyak berpikir, dia cepat-cepat naik ke mobil dan menyuruh Ye Chen mengemudi.


Pukul setengah sepuluh, mobil mereka melaju pelan ke arah gerbang rumah lama Keluarga Xiao.


Mereka berjalan ke ruang tamu, Ye Chen menyapu pandang sekilas, kemudian mengernyitkan alis samar.


Nyonya Besar Xiao terlihat duduk di kursi tengah, di satu sisi berdirilah Xiao Changgan, kemudian di sisi lain ada Xiao Hailong dan adiknya.


Selain mereka, masih ada beberapa senior dan junior dari Keluarga Xiao yang duduk di kedua sisi ruangan, mereka semua memandang ke arah Xiao Changkun sekeluarga.


Bukankah mereka hanya membicarakan masalah kecil? Kenapa jadi seperti diadili oleh satu keluarga besar?


Sekarang ketika Xiao Changkun melihat semua ini, dia langsung menyusut, dengan suara gemetara dia memanggil "Ibu", kemudian tersenyum canggung sambil berkata "Kakak".


Xiao Changgan sepertinya tidak mendengar panggilan itu, dia tidak memberi respon.


Nyonya Besar Xiao mengangguk pelan.


Xiao Changkun bertanya ragu-ragu. "Ibu, ada masalah apa hari ini memanggilku?"


"Aku ingin tanya padamu, bagaimana kamu bisa mendapatkan Vila Tomson Kelas Atas?" Nyonya Besar Xiao bertanya dingin.


Xiao Changkun cepat-cepat menjawab. "Vila itu adalah hadiah dari Presiden Wang kepada Ye Chen, Ye Chen membantunya membaca feng shui."


"Membaca feng shui?" Xiao Hailong mencibir sambil berkata dengan nada ambigu. "Jika memang benar hanya dengan membaca feng shui bisa mendapatkan vila mewah, maka kami Keluarga Xiao tidak perlu bekerja, tinggal memainkan trik takhayul saja dan sudah bisa kaya!"

__ADS_1


Gema tawa terdengar di seluruh penjuru ruangan.


Mendengar cemoohan kerabatnya, Xiao Changkun hanya bisa ikut tersenyum canggung.


Xiao Changgan tertawa beberapa kali dan berusaha menjadi penengah dengan lagak sok ramah. "Ibu, apa pun yang dilakukan Ye Chen, Presiden Wang sudah berkata sendiri bahwa vila itu memang hadiah pemberiannya. Mengenai siapa pemberinya, itu sudah jelas, Changkun tidak perlu menjabarkannya lagi."


Xiao Changkun melirik kakaknya sekilas, dia merasa agak tersanjung.


Sang kakak biasanya tidak menaruh perhatian sama sekali padanya, tanpa diduga-duga, hari ini dia membantu Xiao Changkun berbicara, hal ini benar-benar tidak terduga! Sambil tersenyum, Xiao Changgan menghadap ke Nyonya Besar Xiao sambil mengatakan. "Ibu tidak perlu menanyakan dari mana vila itu berasal, Presiden Wang sudah bilang bahwa beliau yang mengirimkannya untuk Ye Chen, kita tidak perlu khawatir."


"Ya." Nyonya Besar Xiao mengangguk, kemudian berkata pada Xiao Changkun. "Changkun, Kakakmu ingin membina hubungan dengan Keluarga Dong, dia ingin menikahkan Hailong dengan Dong Ruolin, bagaimana pendapatmu?"


"Itu bagus sekali." Xiao Changkun tersenyum dan berkata. "Keluarga Dong adalah keluarga terhormat di Yan Jing, jika bisa membina hubungan pernikahan dengan Keluarga Dong, itu bisa menambah kekuatan Keluarga Xiao."


"Itu memang hal bagus." Nyonya Besar Xiao menghela napas. "Tapi jika dibandingkan dengan Keluarga Dong, keluarga kita ini masih jauh di bawahnya. Meskipun Kakakmu memiliki niat yang baik, tapi dia tidak punya muka untuk berbicara pada Keluarga Dong."


Xiao Changkun mengangguk dengan serius, kemudian mengatakan pendapatnya dengan jujur. "Ibu, kalau boleh jujur, aku juga berpikir Dong Ruolin seharusnya tidak melirik Hailong."


Ekspresi Xiao Hailong mendadak masam, dia lekas-lekas berkata. "Paman Kedua, apa maksud ucapan Paman?"


Tidak lama kemudian Xiao Changkun menyadari bahwa dia telah mengatakan sesuatu yang salah, dia buru-buru memperbaiki. "Astaga, bukan itu maksudku. Aku ingin bilang bahwa keluarga kita masih jauh dari Keluarga Dong."


Nyonya Besar Xiao berkata kalem. "Manusia hidup mengandalkan pakaian, Buddha mengandalkan emasnya, jika kita hidup di vila terbaik di Jin Ling, nanti saat Keluarga Dong datang, mereka pasti akan menghormati kita!"


Xiao Changkun dengan terkejut bertanya. "Apakah Ibu berencana pindah rumah?"


Nyonya Besar Xiao berkata santai. "Sebenarnya aku ingin pindah ke rumah yang lebih baik, tapi aku tidak punya uang."


Ketika Xiao Changkun mendengar ini, dia cepat-cepat berkata. "Jika Ibu membutuhkan uang, aku masih punya sekitar jutaan."


Nyonya Besar Xiao mendengus dingin. "Sebuah vila harganya bisa sampai 100 jutaan, lalu buat apa uang sejumlah jutaan?"


Setelah berkata demikian, Nyonya Besar Xiao sengaja mengubah topik pembicaraan. "Changkun, bukankah keluargamu memiliki vila siap-tinggal di Tomson Kelas Atas?"

__ADS_1


"Iya." Xiao Changkun menjadi tidak yakin, dia berkata dengan nada hampa. "Kenapa?"


"Apanya yang kenapa?" Nyonya Besar Xiao kelihatan kesal, dia berkata. "Aku adalah Ibumu, kamu tahan melihatku hidup di rumah tua ini? Sekarang kamu sudah tinggal di Vila Tomson Kelas Atas, apakah kamu tidak ingin menghormatiku dengan membiarkanku untuk tinggal di sana terlebih dahulu?"


__ADS_2