
...Bab 132...
Mei Ping tertegun memegang wajahnya, kemudian berteriak dengan marah.
"Orang sampah! Berani memukulku?"
Ye Chen tertawa dingin dan berkata: "Kenapa jika memukulmu? Aku memukulmu, kamu harus menahannya!"
Usai berbicara, ia mengangkat tangannya dan menamparnya pipi lainnya lagi.
Walaupun Xiao Churan juga sedikit jijik dengan Mei Ping, namun melihat Ye Chen menamparnya dua kali, ia sedikit khawatir, langsung berkata: "Ye Chen, apa yang kamu lakukan ... bukankah aku sudah bilang padamu, jangan sembarang memukul orang?"
Dia bukan mengawatirkan kerja samanya, namun apakah Ye Chen akan dibalas Mei Ping, karena Mei Ping adalah bos besar yang memiliki nama, bagaimana mungkin bisa menahan ini?
Benar, Mei Ping emosi, merasa kesal, menunjuk Xiao Churan dan berkata: "Kamu yang bermarga Xiao, hutang suamimu hari ini, jika kamu tidak membayarnya dengan tubuhmu, aku akan membunuhnya! Membuatnya menghilang dari Jin Ling!"
Xiao Churan mendengar perkataan itu, seketika ia merasa marah dan berkata : "Kamu tidak tahu malu!"
"Tidak tahu malu?" Mei Ping mendengus : "Jangan mengira aku tidak tahu, Keluarga Xiao sejak awal sudah mengusirmu, apakah kamu masih mengira bahwa kamu adalah nona Keluarga Xiao? Aku berkata jujur padamu, aku Mei Ping menghentakkan kaki di Kota Jin Ling saja dapat menghabiskan semua nyawa keluargamu, jika kamu tidak ingin sesuatu terjadi pada keluargamu, lebih baik kamu berlutut dan naik ke atas ranjangku, jika aku senang, aku bisa memaksakan diri untuk memaafkanmu!"
Xiao Churan emosi hingga gemetaran, berkata dengan serius: "Mei Ping, kamu brengsek!"
__ADS_1
"Aku memiliki kekuasaan, lalu kenapa jika tidak tahu malu?" Mei Ping berkata dengan tidak tahu malu.
Ye Chen berdiri, berkata pada Mei Ping: "Hei yang bermarga Mei, kamu sudah bangkrut, jadi perkataan seperti 'memiliki kekuatan', sebaiknya jangan dikatakan lagi."
"Apa yang kamu katakan!"
Mei Ping tertegun, sama sekali tidak bereaksi.
Baru saja ia ingin melampiaskan emosi, tiba-tiba ponselnya berdering.
Tadinya Mei Ping tidak ingin mengangkatnya, namun ponselnya terus berdering seperti sedang mendesak nyawanya.
Mei Ping menunjuk Ye Chen dengan emosi, mengangkat ponselnya dengan kesal.
"Presiden Mei, kabar buruk!! Para pemegang saham yang ingin bekerja sama sebelumnya, tiba-tiba menarik semua kerja sama dengan kita!"
"Apa!" Raut wajah Mei Ping berubah drastis, "Aku langsung menelepon pihak ibukota."
"Tunggu sebentar, tidak hanya pihak ibukota yang menghentikan kerja sama, perusahaan Di Hao yang sudah bekerja sama dalam waktu jangka panjang dengan kita, juga tiba-tiba menghentikan semua kerja samanya, selain itu juga ada presiden Zhao, presiden Li, dan presiden Tang ... semuanya menghentikan kerja sama ..."
Mei Ping menggenggam ponselnya, terkejut hingga tak dapat berkata-kata.
__ADS_1
Namun suara dibalik ponsel masih diteruskan.
" ... Sementara ada empat perusahaan yang menelepon, meminta perusahaan Qian Cheng untuk membayar ganti rugi pembatalan kerja sama … "
"Departmen keuangan Hao Tian, tuan Zhang juga menelepon, ingin menarik kembali dua ratus delapan juta biaya kontruksi, meminta untuk ditransfer dalam waktu besok, jika tidak akan dituntut ke pengadilan, dan menyita gedung yang sedang kita bangun."
"Dan juga penganggung jawab bank CGB, bank CCB, dan bank ICBC dan bank ABC, menelepon kita untuk menagih hutang, kita harus menyelesaikan semua hutang besok siang, jika tidak aset kita akan dilelang ... "
Mei Ping penuh dengan keringat, wajahnya pucat, keringat membasahi pakaiannya.
Apa dunia ini sudah gila?
Atau dia sedang mimpi buruk?
Kenapa tiba-tiba semua hal sial menghampirinya?
Semuanya seperti sudah berjanjian!
Apa yang terjadi?
Apa yang sebenarnya sedang terjadi?
__ADS_1
......