The Story Of Ye Chen

The Story Of Ye Chen
BAB 97


__ADS_3

Bab 97


Pagi hari berikutnya, Ye Chen membawa kunci serta kartu akses vila yang diberikan Wang Zhenggang padanya. Bersama dengan sang istri, Ye Chen pun pergi ke pusat penjualan rumah Tomson Kelas Atas.


Tidak lama kemudian, mobil mereka terparkir di depan pusat penjualan rumah Tomson Kelas Atas.


Pada jam-jam seperti ini, pusat penjualan rumah benar-benar ramai, bisa dilihat bahwa masyarakat Kota Jin Ling sangat tertarik pada Tomson Kelas Atas. Meskipun mereka tidak punya uang untuk membeli, mereka tetap datang untuk mencari informasi.


Melihat situasi seperti ini, Xiao Churan berkata pada suaminya. "Ye Chen, di sini ada terlalu banyak orang, kita juga tidak punya uang untuk membelinya, jangan menambah masalah!"


Ye Chen tersenyum lalu berkata. "Istriku, karena kita sudah datang ke sini, kita harus jalan-jalan sebentar, lagipula dengan begini kita bisa melihat banyak hal baru, maukah kamu menemaniku?"


Xiao Churan berkata tanpa daya. "Baiklah, kebetulan sekali aku bisa melihat seperti apa perumahan Tomson Kelas Atas yang terkenal itu."


Setelah masuk, terlihat kerumunan manusia mengelilingi sebuah maket berukuran besar. Rupanya mereka sedang mendengarkan sales menjelaskan tentang kondisi umum perumahan Tomson Kelas Atas.


Area perumahan yang dibangun oleh Perusahaan Tomson Kelas Atas sangatlah luas.


Di area terluar perumahan, terdapat gedung apartemen tinggi, bisa dikatakan itu hanya hunian biasa. Luas apartemennya berkisar antara 120 meter persegi hingga 240 meter persegi dengan harga yang sangat mahal, yaitu mulai 80.000 yuan.


Sementara di bagian dalam perumahan, terdapat hunian yang lebih eksklusif, nyaman, dan paling sempurna. Bagian ini adalah area vila yang berisi rumah-rumah tunggal.


Luas rumah di bagian ini berkisar antara 300 meter persegi hingga 1.000 meter persegi, dan karena mereka memiliki pekarangan serta ruang bawah tanah, harganya pun mahal sekali, yaitu mulai 300.000 yuan per meter persegi.


Dengan kata lain, vila yang diberikan Wang Zhenggang harganya bisa sampai 130 juta yuan!


Sales menjelaskan. "Kami secara khusus menyediakan hunian tunggal dan jaminan keamanan bagi pemilik vila-vila dia area bagian dalam. Jangan melihat bahwa hunian biasa dan vila tersebut berada dalam satu area, kami telah menyediakan pagar untuk memisahkan area vila dengan rumah-rumah biasa!"


"Perumahan bagian luar saja sudah sangat aman, orang biasa tidak diperbolehkan masuk, apa lagi area vila bagian dalam, pasti lebih aman lagi. Kemungkinan terburuknya adalah, katakan jika ada pencuri yang masuk ke area perumahan bagian luar, mereka dipastikan tidak akan bisa melewati sistem keamanan vila bagian dalam. Jadi, pemilik vila terjamin keamanannya, mereka sama sekali tidak perlu khawatir!"


Tidak lama selang, seorang wanita berteriak marah. "Kalian keterlaluan sekali! Dengan begitu, sama saja dengan memakai area perumahan di bagian luar sebagai tameng untuk melindungi vila di bagian dalam dari serangan pencuri!"

__ADS_1


Para pengunjung yang berkumpul di sana mengangguk setuju, didengar dari penjelasan sales, sepertinya maksudnya memang begitu.


Suara wanita itu terdengar familiar, dan ketika Ye Chen menoleh, dia sadar bahwa wanita dengan riasan tebal tersebut adalah sepupu Xiao Churan, yaitu Xiao Weiwei.


Kenapa dia bisa ada di sini?


Ye Chen dan Xiao Churan sama-sama terkejut melihatnya.


Tidak hanya itu, di samping Xiao Weiwei masih ada sang ayah yaitu Xiao Changgan, sang ibu yaitu Qian Hongyan, dan kakaknya yaitu Xiao Hailong!


Jangan-jangan mereka ke sini untuk membeli rumah? Xiao Churan berbisik kepada Ye Chen. "Keluarga paman ada di sini, ayo kita pergi!"


Ye Chen menggelengkan kepala. "Kenapa pergi? Apa karena mereka di sini, kita lantas tidak boleh di sini?"


Xiao Churan berkata. "Aku hanya takut mereka mengomelimu lagi..."


Ye Chen hanya tersenyum sambil berkata. "Tenang saja, suamimu ini sudah sering diomeli, hal seperti itu tidak akan mempan padaku!"


Tepat pada saat itu, sales wanita tersenyum kepada Xiao Weiwei. "Nona, memang benar bahwa kami, Perusahaan Tomson Kelas Atas, selalu menghormati dan menjunjung tinggi para pemilik vila. Kolam renang pribadi kami, pusat kebugaran kelas atas, spa kelas atas, lapangan golf, dan restoran Michelin yang dikelola langsung orang staf dari Italia, semua itu ada di dalam area vila dan hanya melayani para pemilik vila!"


Xiao Weiwei berkata dengan galak. "Maksudmu adalah, kami yang hidup di apartemen tingkat di area luar bukanlah manusia? Kami juga membayar! Kenapa fasilitas-fasilitas yang kamu sebutkan tadi tidak boleh kami nikmati?"


Sales meminta maaf dengan sopan. "Maafkan kami, tapi kami sudah menyediakan klub-klub untuk penghuni apartemen di bagian luar. Jika Anda membeli rumah di sana, anda bisa menikmati fasilitas itu."


Xiao Weiwei bertanya. "Tidak bisakah aku langsung masuk dan menikmati spa kelas atas? Tidak bisakah aku bermain golf?"


"Tidak bisa." Si sales menambahkan. "Fasilitas di dalam hanya untuk para pemilik vila, kami minta maaf."


Xiao Hailong berkata dengan sangat kesal. "Apa-apaan kalian ini? Kami sudah bersiap akan membeli apartemen terbesar kalian yang berukuran 240 meter persegi seharga 16-17jutaan yuan! Setelah menghabiskan uang sebanyak itu, kami tidak diizinkan memakai fasilitas yang ada di area dalam? Sialan, percaya atau tidak, aku tidak akan membelinya."


Sales tersebut tersenyum samar dan berkata. "Tuan, kami tidak akan berbohong pada Anda, alasan kami memulai proyek ini dan membangun hunian biasa di bagian luar, itu akibat dari kebijakan kota yang melarang kami membangun area vila murni, sebab hal tersebut akan memakan banyak lahan!"

__ADS_1


"Itulah sebabnya kami membangun hunian bertingkat biasa, selain itu semua yang kami lakukan di sini adalah untuk menghormati para pemilik vila!"


"Jika Anda tidak terima, Anda bisa langsung membeli vila atau tidak sama sekali. Ditambah lagi, penjualan apartemen tingkat di area luar juga relatif tinggi, 80 persen terjual setelah pembukaan!"


Ekspresi Xiao Hailong jadi tidak enak dilihat.


Ye Chen mengira bahwa setelah semua yang diucapkan Xiao Hailong, orang-orang lain akan ikut terbujuk oleh kata-katanya.


Tapi tidak disangka, mereka sama sekali tidak peduli.


Prinsip sales di sini adalah: Ingin membeli atau tidak? Jika tidak, enyahlah.


Xiao Hailong, yang sedang marah dan kesal itu, berkata kepada orang tuanya. "Ayo kita pergi, jangan beli di sini, toh kita bisa membeli di tempat lain!"


Tapi ibu Xiao Hailong, yaitu Qian Hongyan, menjawab. "Pergi ke mana? Rumah di daerah ini adalah incaranku, aku tidak ingin mencari rumah di daerah lain."


Xiao Hailong berusaha membujuk. "Ibu, bukankah tinggal di sana sama saja dengan menjadi tameng untuk para pemilik vila di area dalam? Apa bagusnya diperlakukan tidak adil seperti itu?"


"Kamu tidak mengerti sama sekali!" Qian Hongyan berkata. "Meskipun fasilitas dan lingkungan di area luar tidak sebagus area vila, tapi itu adalah apartemen bertingkat terbaik yang ada di Kota Jin Ling! Tempat tinggal nenekmu sudah terlalu tua, terakhir kali dilakukan renovasi adalah puluhan tahun lalu, aku sudah lelah tinggal di sana!"


Xiao Changgan, yang berdiri di samping, juga mengangguk setuju. "Rumah nenekmu sudah terlalu tua, daerahnya juga terpencil dan tidak ada fasilitas apa pun. Malam hari, ketika ingin membeli rokok, aku harus mengemudi jauh sekali, di sana sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan di sini."


Setelah selesai bicara, dia menambahkan. "Aku setuju dengan Ibumu, aku juga akan membeli rumah di sini!"


Xiao Hailong menghela napas, tadi dia bersikap keras di hadapan sales, kalau begini akhirnya, malah jadi bahan lelucon bagi orang lain.


Ketika Xiao Hailong sedang marah-marahnya, dia tiba-tiba melihat dua sosok yang familiar, hal tersebut membuatnya langsung tertarik dan berkata. "Astaga, Churan dan Ye Chen, kenapa kalian juga ada di sini?"


Xiao Churan tidak menyangka bahwa Xiao Hailong akan melihatnya, mendapati bahwa suara Xiao Hailong telah menarik perhatian seluruh keluarganya, Xiao Churan pun tersenyum mengejek. "Aku ke sini bersama Ye Chen untuk melihat-lihat."


Xiao Hailong langsung menjawab dengan nada menghina. "Apa? Dengan kekayaan keluargamu yang tidak seberapa itu, ditambah dengan suamimu yang tidak berguna, kamu masih ingin berkhayal ingin membeli rumah mewah di sini?"

__ADS_1


like, komen dan hadianya jangan lupa ya..!!!


__ADS_2