
Bab 94
Dalam waktu kurang dari lima menit, hidangan yang masih segar di atas meja seketika membusuk dan sekumpulan nyamuk yang banyak mulai bermunculan.
Di halaman terdapat seekor ayam jantan, dan ayam itu memang dibesarkan oleh keluarga Wang untuk berkokok.
Beberapa nyamuk terbang ke ayam jantan tersebut dengan sangat cepat dan hanya dalam waktu sepuluh detik yang singkat ayam jantan itu menjerit dan mengepak-ngepakkan sayapnya, dan kemudian terjatuh ke tanah, kejang-kejang sampai mati.
Dari bulu ayam yang sudah mati tersebut, mencuat seekor nyamuk hitam besar dan terbang ke udara.
Nyamuk hitam di udara sangat banyak dan padat, mereka memenuhi langit dan bergerak ke arah kerumunan seperti angin topan.
Seisi halaman tiba-tiba menjadi ricuh, suasana menjadi berantakan dan orang-orang segera mencoba menghindar dengan putus asa.
Nyamuk hitam ini sangat beracun. Nyamuk ini tidak hanya menggigit orang, tetapi juga masuk ke dalam kulit melalui luka.
Nyamuk ini berukuran sangat kecil hanya seukuran butiran pasir. Namun, jika tergigit oleh nyamuk hitam ini, akan memberikan rasa sakit yang teramat sangat.
Dan bahkan orang yang digigit akan menjadi bengkak dan akan merasa kesakitan.
Para Master Besar di halaman segera mengeluarkan kemampuan tertinggi mereka. Yang ahli melempar jimat akan melempar jimat, dan yang ahli melantunkan mantra akan melantunkan mantra.
Beberapa bahkan masuk ke kolong meja dan ada yang melompat ke dalam kolam sambil berteriak terus-menerus.
"Binatang sial apa ini!" Ekspresi di wajah Song Wanting berubah menjadi pucat ketakutan.
"Ini adalah serangga mayat!" Bao Fugui terkejut dan geram: "Ini dibuat menggunakan mayat seorang bayi dan berasal dari Xinjiang Selatan. Aku tidak menyangka bahwa Yu Jinghai akan memelihara benda berbahaya seperti ini."
Yu Jinghai tertawa keras dan berkata dengan kejam: "Serangga mayat ini dibuat menggunakan bayi dan sangat beracun tak tertandingi. Jika kalian tidak memuliakanku, maka tidak ada satu pun yang bisa lari."
Nyamuk hitam tersebut semakin lama semakin banyak. Seorang pria tua tergigit dan sekujur tubuhnya menjadi bengkak. Ia memuntahkan darah hitam dan jatuh tersungkur ke tanah.
Nyamuk yang hitam pekat di udara membuat kulit kepala menjadi merinding dan Song Wanting ikut menjadi panik.
Tapi dia segera menemukan bahwa tidak ada nyamuk di sekitar Ye Chen!
Begitu nyamuk-nyamuk itu mendekati Ye Chen, mereka seketika berubah menjadi arang hitam seolah-olah bertemu dengan sesuatu yang sangat menakutkan!
Pada saaat ini, Ye Chen berjalan menuju Yu Jinghai dengan perlahan tanpa hambatan sambil mengeluarkan senyum yang dingin. Di tangannya terlihat sedang memegang sebuah jimat kerang berwarna putih.
Ini adalah Jinglei Ling yang dibuat olehnya! Sekujur jimat tersebut memancarkan cahaya kunang-kunang yang samar dengan sedikit hawa petir yang memutar di sekitarnya.
Melihat adegan ini, Yu Jinghai bergumam: "Kenapa kamu... Ada apa ini? Bagaimana bisa..."
Seperti sedang bermandikan cahaya, Ye Chen datang menghampirinya bagai seorang dewa. Ekspresinya tampak sangat datar dan dingin.
"Tidak mungkin! Serangga mayat telah dikeluarkan dan tidak ada yang dapat melawannya!" Yu Jinghai meraung parau.
__ADS_1
Ye Chen memandang kepada Yu Jinghai dan tertawa dengan dingin: "Hanya menggunakan trik murahan seperti ini ingin menganggap diri sebagai yang dimuliakan? Hari ini, aku akan menunjukkan kepadamu apa yang dimaksud dengan kemampuan supernatural yang sebenarnya!"
Segera setelah itu Ye Chen berteriak: "Petir datanglah!"
Begitu ia selesai berbicara tiba-tiba terdengar suara yang keras!
"Bum!"
Dalam sekejap, terdengar suara petir yang menyambar dari langit. Langit yang cerah beberapa saat lalu seketika menumpuk menjadi awan hitam! Dalam sekejap mata, seluruh langit sudah tertutup dengan awan gelap!
"Ini!" Bao Fugui melihat ke langit dan saking terkejutnya hingga ia tidak dapat berbicara.
Semua orang, termasuk Song Wanting juga memiliki ekspresi yang sama.
Qin Gang bergumam: "Tanda dewa, ini adalah tanda dari seorang dewa!"
Detik berikutnya, sebuah kilatan berbentuk ular berwarna perak datang menyambar langsung dari udara!
"Prakk!"
Petir yang mengamuk segera menyambar nyamuk dan dalam seketika nyamauk-nyamuk tersebut berubah menjadi arang.
Meja dan kursi terbelah, pepohonan tumbang dan udara dipenuhi dengan bau gosong dan kering yang menyengat.
Dan Ye Chen sedang berdiri dengan tangan terangkat. Ia menengadahkan kepalanya dan menatap dengan dingin, cahaya dari kilat berkedip di sekitar tubuhnya bak dewa yang turun dari langit! Seisi halaman dipenuhi dengan angin ribut dan hujan turun dengan deras, mencuci seluruh area yang gosong hingga bersih.
"Gila, dia, dia bukan manusia! Dia adalah dewa!"
"Jangan sambar aku. Aku akan berlutut dan mengakui kesalahanku kepada Master Besar Ye."
"Tolong aku, aku yang salah!"
Beberapa orang segera berlutut dan membenturkan kepalanya ke tanah menyembah Ye Chen.
Qin Gang yang ketakutan hingga bersembunyi di balik meja merasakan kekaguman yang teramat sangat di dalam hatinya.
Namun, kilatan petir yang menyambar ini tampak seperti mempunyai mata. Kilatan petir tersebut hanya menyerang nyamuk hingga menjadi ampas dan tidak melukai siapa pun.
Yu Jinghai sangat terkejut dan ketakutan! Dia bahkan tidak pernah memimpikan bahwa kemampuan Ye Chen sangat menakutkan! Dia hanyalah seekor semut belaka apabila dibandingkan dengannya! Jika gumpalan petir yang menggumpal itu sampai menyambar dirinya, dia khawatir bahwa dia tidak akan dapat mempertahankan mayatnya dengan utuh!
Dia panik, cepat-cepat bangkit dan bergegas melarikan diri ke luar halaman. Dia hanya ingin melarikan diri saat ini, melarikan diri dari Jin Ling dan tidak kembali lagi. Dia bahkan tidak berpikir untuk menjadi orang yang paling dimuliakan di Jin Ling! "Ingin melarikan diri?"
Ye Chen tersenyum dingin dan jarinya menunjuk: "Petir, datanglah kembali!"
"Jedarrrr!"
Sebuah kilatan petir menyambar persis di atas kepalanya, menghancurkan Yu Jinghai langsung ke tanah dan memecahkan toples tembikar yang ada di tangannya.
__ADS_1
Tangannya sangat sakit, dan dia gemetar serta menjerit.
"Master, Master Besar Ye... Ampuni aku...."
Ye Chen tampak dingin dan ia berjalan ke arahnya selangkah demi selangkah.
"Beraninya menggunakan janin untuk melatih serangga! Ini benar-benar merusak dunia, dan tindakan yang sangat jahat!"
"Berjalan di jalan iblis, dan wajib dihukum oleh langit! Hari ini aku menghukummu dengan hukuman petir! Apakah kamu menerimanya!"
Yu Jinghai membuka mulutnya lebar-lebar tetapi tidak bisa mengatakan apa-apa. Dia melihat petir menyambar di balik awan yang gelap. Dia pun menangis dan menjerit dalam kesedihan. Tampaknya, hari ini adalah hari terakhirnya...
Mengapa! Mengapa ada sosok yang begitu menakutkan di Jin Ling? Mengapa dia tidak mengenalinya dan harus terus mencari masalah dengannya...
"Bum!"
Tanpa menunggu Yu Jinghai dapat memikirkan sebab dan akibatnya, berbagai kilatan petir saling sambar-menyambar dan menyambar tubuh Yu Jinghai!
Master Besar Yu Jinghai yang terlihat sangat agresif dan arogan beberapa saat lalu terhempas ke tanah, seluruh tubuhnya hangus dan bahkan ia tidak sempat berteriak.
Wujud manusianya sudah tidak lagi terlihat, ia berubah menjadi sepotong 'kayu' yang hangus dibakar. Bau hangus menyebar ke seluruh halaman dan membuat orang merasa mual.
"Hujan berhenti, angin pergi!"
Dengan satu gerakan tangan dari Ye Chen hujan yang deras tersebut berhenti dengan ajaib dan angin yang berhembus dengan kencang seketika bertiup ke tanah menerbangkan pasir dan bebatuan, dan menyapu bau mayat yang gosong di halaman.
Di tengah hembusan angin yang kencang, wajah Ye Chen tetap terlihat tenang, seolah tidak terjadi apa-apa.
Namun semua orang di halaman masing-masing terperangah dan mulut mereka terbuka karena terkejut.
Qin Aodong gemetar di sekujur tubuhnya dan ia tidak berani berbicara. Jika Ye Chen menyambar dirinya sendiri dengan petir pada saat itu, dia pasti sudah lama mati. Baru pada saat ini dia mengerti bahwa Ye Chen selama ini tidak pernah menaruhnya dalam pandangannya sehingga dia dapat bertahan hidup hingga kini.
"Master Besar Ye, Anda... Anda adalah dewa!"
Suara Qin Gang bergetar, dan dia berlutut ke tanah sambil melipat tangannya ke arah Ye Chen.
Wang Zhenggang juga sudah sangat ketakutan hingga ia ikut berlutut ke tanah dan berjalan beberapa langkah menuju Ye Chen sambil terus berlutut.
"Master Besar Ye, ampuni aku. Aku yang telah terlalu obsesi sehingga mengikuti Master Yu... Tidak, mengikuti penipu itu menjadi orang jahat! Aku mohon agar Master Besar dapat mengampuniku... Aku bersedia untuk melakukan apa pun dan mendengarkan perintah apa pun dari Master Besar Ye kapan saja."
Ye Chen melihatnya dengan tatapan yang dingin dan datar dan kemudian berjalan melewati Wang Zhenggang.
Bao Fugui berkata dengan hormat: "Menurutku, mulai saat ini yang menjadi yang mulia di Nan Guang adalah Master Besar Ye! Mulai sekarang, seluruh dunia pengetahuan Metafisika di Nan Guang akan mendengarkan perintah dari Master Besar Ye. Kami akan mengikuti perintah anda."
Memerintah seluruh dunia pengetahuan Metafisika di Nan Guang. Beberapa saat yang lalu semua orang masih saling bersaing satu sama lain. Namun, pada saat ini, tidak ada yang berbeda pendapat, mereka semua yakin, dan mereka semua berteriak dengan serempak.
"Kami memohon Master Besar Ye untuk memimpin Jin Ling!"
__ADS_1