The Story Of Ye Chen

The Story Of Ye Chen
bab 109


__ADS_3

...Bab 109...


Saat melihat Ye Chen, Qin Gang langsung tersenyum. "Tuan Ye, aku dengar Anda mengalami beberapa musibah hari ini, jadi aku ke sini membawakan obat-obatan, silakan Anda lihat."


Dengan itu, seorang pengawal yang berdiri di belakang Qin Gang kini maju dan mengulurkan kotak kayu merah dengan sikap sopan.


Qin Gang membuka tutup kotak itu sambil tersenyum penuh hormat. "Tuan Ye, Anda bisa melihatnya."


Di dalam kotak tersebut ada sebuah gingseng tua yang sangat gemuk, jamur Genoderma, serta beberapa obat-obatan herbal mahal yang tidak akan ditemui di toko obat biasa.


Ye Chen melirik isi kotak tersebut, obat-obat itu memang mahal, tapi kandungan aura spiritualnya tidak banyak, meski demikian, itu lebih baik daripada tidak ada obat sama sekali.


Kebetulan sekali Ye Chen akan membuat pil pelancar peredaran darah, obat-obatan ini bisa dimasukkan ke dalam pil.


Ye Chen mengangguk samar dan berkata. "Berikan padaku."


Qin Gang lekas-lekas memberikan kotak itu sambil berkata. "Terima kasih kepada Tuan Ye, kini segala urusan di Keluarga Qin berjalan dengan lancar, bisnis kami meningkat dua kali lipat beberapa hari ini, semua berkat Tuan Ye. Kedepannya, jika Tuan Ye memiliki tugas untuk Keluarga Qin, Tuan Ye bisa memberikan perintah kapan saja, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakannya."


Ye Chen menyahut kemudian berkata. "Kalau begitu, teruskan mencari obat, nanti jika ada yang bagus, segera berikan padaku, aku ingin menggunakannya."


"Baik!" Qin Gang merespon, dia kemudian menambahkan. "Tuan Ye, jika Anda memiliki waktu luang, bisakah Anda datang ke rumah kami untuk makan?"


Ye Chen menjawab santai. "Lain hari saja, di rumahku sedang ada masalah sekarang."


"Baiklah." Qin Gang buru-buru berkata. "Kalau begitu, aku tidak akan mengganggu Anda!"


Dengan itu, Qin Gang pun pergi.


Ye Chen juga berbalik dan kembali masuk ke dalam rumah.


Xiao Changkun mengalami sakit kepala tak tertahankan, dia akhirnya meminta Xiao Churan untuk mengantarnya ke klinik akupuntur Tiongkok terdekat, Xiao Changkun bilang ingin melancarkan peredaran darahnya.


Ye Chen berkata pada Xiao Changkun. "Ayah sekarang masih kesulitan berjalan, bagaimana kalau istirahat saja dulu? Kebetulan temanku baru mengirimkan obat-obatan herbal, aku akan menyiapkan pil untuk Ayah, khasiatnya pasti lumayan."


Xiao Changkun bertanya penasaran. "Ye Chen, apa kamu juga bisa menyembuhkan penyakit dan meresepkan obat?"


Ye Chen menjawab. "Aku pernah belajar sedikit dulu."

__ADS_1


Ye Chen tidak mungkin bilang dia telah membaca Kitab Sembilan Misteri dan mengetahui sejenis obat yang bernama Pil Pertolongan Penyumbatan Pembuluh Darah.


Itu adalah resep obat tradisional Tiongkok yang telah lama hilang, tidak hanya bisa mengobati penyumbatan darah di otak, tapi juga memiliki efek ajaib yang bisa menyembuhkan stroke infark dan penyakit otak serius lainnya.


Jika Pil Pertolongan Penyumbatan Pembuluh Darah berhasil dibuat, maka pil itu bisa menyembuhkan Xiao Changkun.


Meski begitu, Xiao Changkun tetap saja khawatir, dengan tidak enak hati dia berkata. "Ye Chen, bukannya aku tidak percaya padamu, aku mengakui kamu pintar berkelahi, tapi kamu tidak bisa mengobati penyakit hanya berbekal menonton televisi saja..."


Setelah berkata demikian, Xiao Changkun terbatuk dua kali dan berkata. "Ehm, lebih baik aku mengajak Churan menemaniku ke klinik saja!"


Ye Chen tersenyum sekilas dan merespon. "Baiklah, jika Ayah tidak percaya padaku, Ayah bisa periksa ke klinik, jika memang bisa diobati di sana, maka baguslah."


Xiao Changkun buru-buru berkata. "Bukannya aku tidak percaya padamu, tapi sakitnya luar biasa, lebih baik diperiksakan dulu."


Dengan itu, Xiao Changkun pun berkata pada Xiao Churan. "Churan, ayo kita pergi."


Xiao Churan mengangguk dan membantu ayahnya keluar rumah.


Sementara itu, Ye Chen berjalan ke dapur dan menyiapkan bahan-bahan membuat pil.


Berdasarkan apa yang tertulis di Kitab Sembilan Misteri, efek dari obat ini bisa sangat kuat, Xiao Changkun hanya mengalami penyumbatan kecil di kepalanya, jaga-jaga supaya efek obatnya tidak terlalu kuat, Ye Chen mengurangi porsi dari setiap bahan-bahannya, baru kemudian dia mulai meramu.


Dibandingkan dengan dua buku sebelumnya, Kutipan Medis Zaman Sun adalah yang ilmunya paling berharga, tapi tidak banyak orang yang tahu, buku tersebut pun kini benar-benar telah menghilang, bahkan sebagian besar dokter Tiongkok belum pernah mendengar judul itu.


Berdasarkan langkah-langkah dan resep yang ada di buku kuno, Ye Chen berhasil membuat satu kotak obat berisi enam pil seukuran biji walnut.


Tidak lama setelah obatnya selesai, Xiao Churan pulang bersama Xiao Changkun.


Xiao Changkun masih menunjukkan raut wajah kesakitan, dia jadi semakin kesulitan berjalan.


Xiao Churan merasa benar-benar khawatir, dia berkata. "Ayah, jika kali ini tidak berhasil, kita pergi ke rumah sakit saja, bagaimana menurut Ayah?"


Xiao Changkun mengibaskan tangan. "Astaga, aku tidak ingin pergi ke rumah sakit, terlalu merepotkan. Aku harus periksa darah, periksa urine, lalu melakukan foto rontgen. Lagipula ini bukan sakit yang berarti, jika harus melalui semua proses itu, takutnya aku malah sakit. Sekarang, bagaimana kalau kamu bantu aku berbaring di sofa? Aku ingin beristirahat."


Xiao Changkun pergi ke klinik akupuntur tradisional Tiongkok barusan, tapi dia tidak menyangka bahwa pengobatan itu tidak ada hasilnya, kepalanya semakin sakit saja, saat ini Xiao Changkun hanya ingin duduk dan beristirahat, jika tidak maka dia akan pingsan.


Tidak lama setelahnya, Ye Chen keluar sambil membawa pil yang baru saja dia buat.

__ADS_1


Xiao Churan membaui aroma obat di udara, dia bertanya dengan terkejut. "Ye Chen, kamu sedang merebus obat?"


Ye Chen menunjuk ke pil yang ada di tangannya, lalu berkata. "Ayah, pil ini bisa melancarkan peredaran darah, khasiatnya sangat bagus, ambil satu dan cobalah."


Xiao Changkun mengambil pil itu dan mengamatinya, aroma obat herbal yang baru selesai dibuat langsung masuk ke indra penciumannya, membuat Xiao Changkun merasa segar kembali.


Xiao Changkun bertanya dengan terkejut. "Obat ini kamu yang membuatnya?"


"Benar!" Ye Chen menambahkan. "Barusan selesai."


Xiao Changkun bertanya lagi. "Kamu pernah belajar ilmu kedokteran?"


Ye Chen menjawab. "Aku dulu belajar dari seorang tukang sapu di panti asuhan, leluhurnya adalah tabib tradisional Tiongkok."


Xiao Changkun memandang Ye Chen dengan tidak percaya. "Kamu bersungguh-sungguh? Apakah obat yang diajarkan oleh seorang tukang sapu benar-benar manjur?"


"Aku jamin pasti manjur, Ayah bisa mencobanya, khasiatnya pasti luar biasa."


Xiao Changkun merasa sedikit gugup, tapi melihat kondisi tubuhnya sekarang, ditambah lagi sakit yang tidak tertahankan, dia pun menguatkan hati dan memakan pil tersebut dalam dua-tiga kali gigitan.


Belum sempat Xiao Churan menanyakan tentang asal-usul pil itu, dia melihat ayahnya sudah memakan pil tersebut, dia buru-buru bertanya. "Ayah, bagaimana kondisi Ayah sekarang?"


"Sepertinya...baru saja kumakan, tapi kepalaku tidak terlalu sakit." Xiao Changkun juga terkejut mengetahui hal ini.


Pil tersebut rasanya memang hambar, tapi setelah dimakan, Xiao Changkun bisa merasakan udara segar mengalir ke ubun-ubunnya, hidungnya tidak lagi tersumbat, dan kepalanya menjadi lebih jernih, bahkan sakit di belakang kepalanya sudah jauh lebih baik.


Xiao Changkun bertanya senang. "Ye Chen, di mana kamu membeli bahan-bahan obat ini?"


Ye Chen berkata. "Tadi, Qin Gang memberiku obat-obatan tradisional, aku hanya meramunya sedikit dan jadilah pil itu."


Xiao Changkun langsung memuji. "Presiden Qin memang benar-benar orang yang baik! Dia tahu aku terluka dan langsung mengirimkan obat-obatan tradisional ke sini!"


Xiao Churan menambahkan. "Di Kota Jin Ling, Qin Gang memang terkenal baik, ternyata begini contoh kebaikannya. Andai saja Paman bisa memiliki hati sebaik Presiden Qin, dia tidak mungkin akan hancur seperti sekarang."


Mendengar nama Xiao Changgan disebut-sebut, Xiao Changkun langsung menundukkan kepala, dia mengibaskan tangan sambil berkata. "Jangan bahas dia."


Xiao Changkun kembali ke kamar setelah meminum obatnya.

__ADS_1


Melihat ekspresi Xiao Churan yang kelelahan, Ye Chen pun berkata. "Kamu juga istirahat, jangan marah lagi, Keluarga Xiao pasti akan membayar semua perbuatan yang mereka lakukan hari ini!"


__ADS_2