The Story Of Ye Chen

The Story Of Ye Chen
bab 153


__ADS_3

...Bab 153...


Pada malam itu, setelah Song Wanting mengantar Ye Chen pulang, Song Wanting kembali ke vila keluarga Song.


Tuan Besar dari keluarga Song sama sekali tidak mengikuti perintah Ye Chen untuk beristirahat, tapi malah duduk di depan aula, dan mendengar para pamannya Song Wanting melapor situasi keluarga dalam waktu dekat-dekat ini.


Setelah melihat Song Wanting pulang, Tuan besar Song segera melambaikan tangan dan berkata: "Wanting, aku terus menunggumu."


"Kakek!" Song Wanting memanggil dengan hormat, kemudian bertanya: "Tidak tahu ada perintah apa hingga membuat Kakek menungguku?"


Tuan besar Song berkata: "Master Ye diundang olehmu, apa situasi Master Ye secara spesifik? Kamu menjelaskannya kepadaku dulu, aku ingin kamu menceritakan semua hal."


"Baik, Kakek!"


Song Wanting segera berkata: "Aku dan Master Ye kenal di Aula Ji Qing secara kebetulan, saat itu, Master Ye menemani Ayah mertuanya..."


"Ayah mertua?" Tuan besar Song mengerutkan alis dengan erat: "Master Ye sudah menikah?"


"Iya." Song Wanting segera mengangguk.

__ADS_1


"Sayang sekali!" Tuan besar Song menggelengkan kepala sambil berkata dengan mendesah: "Ini sayang sekali!"


Song Rongyu yang ada di sebelah segera berkata: "Kakek, kamu jangan khawatir, aku sudah mencari tahu tentang Master Ye, Master Ye sepertinya merupakan seorang menantu laki-laki dari keluarga kecil yang sangat tidak memenuhi syarat."


"Keluarga kecil?" Tuan besar Song semakin bingung: "Keluarga kecil apa yang bisa menemukan menantu laki-laki yang sangat baik seperti ini?"


Song Rongyu berkata sambil tersenyum: "Keluarga Xiao, mungkin Kakek tidak pernah mendengarnya."


"Tidak pernah mendengar."


Tuan besar Song menggerutkan alis dan berkata: "Jika merupakan keluarga kecil, maka itu tidak menjadi penghalang, kita masih mempunyai harapan."


Jadi Song Wanting terus berkata: "Saat berada di Aula Ji Qing, Ayah mertuanya Master Ye tidak sengaja memecahkan vas bunga kita yang antik, kemudian Master Ye memperbaikinya dengan kerajinan tangan yang punah, tidak hanya memperbaiki vas bunga, tapi juga membuat harganya menjadi dua kali lipat dari semula, saat itu, aku menjadi sedikit memperhatikan Master Ye."


Selanjutnya, Song Wanting menceritakan seluruh proses dimana dia mengenal Ye Chen.


Saat Song Wanting menceritakan Ye Chen membunuh master metafisika dari Hongkong, Yu Jinghai, dengan meminta petir pada langit saat berada di acara metafisika dunia di Keluarga Wang, semua orang yang ada di sini langsung tertegun!


"Yu Jinghai? Yu Jinghai..." Tuan besar Song bergumam: "Aku sudah lama mendengar orang ini, dikatakan bahwa orang ini mempunyai kemampuan yang sangat misterius, bahkan Li Kai-Hsing juga harus memberi muka pada orang ini, tapi orang ini malah dibunuh oleh Master Ye?"

__ADS_1


"Iya!" Song Wanting berkata dengan wajah penuh ekspresi kagum: "Saat itu, Yu Jinghai bertindak sombong di depan Master Ye, Master Ye mengatakan sepatah kata petir datang pada langit, selanjutnya sebuah petir yang besar seketika menyambar ke arah Yu Jinghai..."


"Ya Tuhan, ini merupakan kekuatan gaib seperti apa!" Tuan besar Song langsung tercengang!


Anggota dari keluarga Song lainnya juga tercengang.


Meminta petir pada langit untuk membunuh Master metafisika dari Hongkong? Ini... ini terlalu misterius, kan?


Selanjutnya, Song Wanting berkata lagi: "Kemudian masih ada Master Feng Shui yang berasal dari Hongkong yang mencoba menipuku, untungnya Master Ye melihat melalui pihak lain dan membantuku mengubah formasi naga besar yang terperangkap di Feng Shui."


Song Wanting terus mengatakan keajaiban Ye Chen pada hari itu, setelah Tuan besar Song selesai mendengarnya, menggabungkannya dengan dirinya sendiri diselamatkan oleh Ye Chen hari ini, seluruh orangnya seperti disambar oleh petir!


Setelah terdiam dalam waktu yang lama, Tuan besar Song berkata dengan mendesah: "Keluarga Xiao mendapatkan menantu yang baik! Bagaimana mungkin Ye Chen masih merupakan orang yang biasa, Ye Chen... Ye Chen merupakan naga yang sebenarnya di langit!"


Song Rongyu berkata dengan canggung: "Kakek, Ye Chen memang mempunyai sedikit kemampuan, tapi jika mengatakannya merupakan naga yang sebenarnya, ini sepertinya sedikit berlebihan?"


"Berlebihan?" Tuan besar Song berkata dengan nada dingin: "Menurutmu, mengatakan sepatah kata petir datang pada langit, langit langsung memberi petir, jangan-jangan ini bukan kekuatan gaib? Orang yang mempunyai kekuatan gaib, jangankan mengatakan naga yang sebenarnya, bahkan jika mengatakan dewa, itu juga tidak kelewatan!"


Setelah berkata, Tuan besar Song melihat ke arah Song Wanting, dan berkata dengan sangat serius: "Wanting! Kakek memberimu sebuah tugas!"

__ADS_1


......


__ADS_2