The Story Of Ye Chen

The Story Of Ye Chen
BAB 51


__ADS_3

Bab 51


Wajah Zhou Liangyun seketika menjadi tak berwarna! Mimpi pun tak pernah dibayangkan olehnya, botol yang diperbaiki oleh bocah itu bisa menjadi barang berharga!


Jadi dia pun dengan panik melihat ke arah Ye Chen: "Nona besar, tuan ini yang memperbaikinya...."


Song Wanting melihat Ye Chen sekilas, kemudian hatinya juga bingung, dia terlalu muda, bagaimana mungkin dia bisa menguasai keahlian memperbaiki barang antik seperti ini? Dia tersenyum, kemudian Song Wanting dengan penuh hormat bertanya: "Aku adalah Song Wanting dari Keluarga Song, bolehkah saya bertanya siapa nama Tuan? Kalau boleh tahu keahlian ini dipelajari dari Guru besar mana?"


Xiao Changkun berdiri di samping dengan penuh ketakutan, sewaktu mendengar nama Song Wanting, dia juga begitu terkejut sampai tidak bisa mengeluarkan suara!


Keluarga Song! Keluarga Song adalah keluarga terhebat di kalangan elit Jin Ling! Walaupun kehebatan mereka tidak sebanding dengan keluarga-keluarga elit di Yan Jing, tetapi di Jin Ling, mereka juga merupakan keberadaan terhebat yang tidak bisa dilawan oleh siapapun lagi!


Benar-benar tidak terbayang, bahwa dirinya bisa bertemu dengan Nona besar Keluarga Song! Di satu sisi, Ye Chen sama sekali tidak mengeluarkan reaksi apapun terhadap identitas Song Wanting, walaupun Keluarga Song lumayan hebat, tetapi juga hanyalah keluarga elit yang levelnya hanya sampai ribuan miliyar, dibanding dengan puluhan ribu miliyar milik Keluarga Ye, sepertinya juga masih sangat jauh.


Lalu dia dengan datar berkata: "Aku adalah Ye Chen, tetapi aku tidak mempunyai guru siapapun."


Kemudian, Ye Chen meneruskan perkataannya: "Ayah mertuaku memecahkan vas antik milik kalian, aku memperbaikinya sedikit, tetapi vasnya juga masih harus diperiksa oleh kalian lagi, lihatlah apa perlu kita ganti rugi terhadap vas tersebut."


Song Wanting menggelengkan kepala dan berkata: "Setelah kamu memperbaikinya, vas ini juga sudah melewati harga aslinya, seharusnya kami Museum Ji Qing yang berhutang budi padamu."


Ye Chen tertawa sedikit: "Tidak perlu sesegan ini, karena semua masalah sudah terselesaikan, maka saya dan ayah mertua saya sudah seharusnya pulang."


Song Wanting memutar matanya yang besar sedikit, lalu tertawa dan berkata: "Tuan, tidak tahu Anda bermarga apa, siapa namamu? Bolehkah Anda meninggalkan nomor telepon jadi lebih mudah untuk berkomunikasi ke depannya?"


Setelah mengatakannya, Song Wanting mengeluarkan kartu namanya sendiri, lalu memberikan kartu kepadanya dan berkata: "Tuan, ini adalah kartu nama saya, mohon kamu menerimanya."


Ye Chen menganggukan kepalanya, menerima kartu namanya, dengan nada datar berkata: "Margaku Ye, tetapi aku tidak mempunyai kartu nama."


Tidak apa-apa." Song Wanting berkata: "Tidak tahu Tuan Ye bersedia memberikan nomor telepon tidak?"


Ye Chen merasa mengenal lebih banyak orang juga tidak ada salahnya dan juga Song Wanting kelihatan baik dan sopan, tidak seperti orang sombong dan keterlaluan, kelihatannya lumayan baik.


Jadi dia juga bertukar nomor dengan Song Wanting .

__ADS_1


Song Wanting baru berkata lagi: "Tuan Ye, perlukah aku mengutus mobil untuk mengantar kalian berdua?"


Ye Chen melambaikan tangannya dan berkata: "Tidak perlu, aku menyetir mobil."


Song Wanting menganggukan kepalanya dan berkata: "Kalau begitu aku yang mengantar kalian keluar saja!"


Kemudian, Song Wanting juga mengantar kedua orang itu sampai di sisi mobil BMW 530, melihat Ye Chen membawa mobil melaju pergi, dia baru berjalan kembali ke dalam Museum Ji Qing.


Ye Chen membawa mobil pulang ke rumah, ayah mertuanya akhirnya tidak bisa tahan dan bertanya: "Ye Chen, kamu belajar dari siapa keahlian memperbaiki barang antik seperti itu?"


Ye Chen tentu saja tidak boleh mengatakannya, dia menemukan sebuah buku ajaib berjudul


Jadi dia dengan asal berkata: "Dulu aku mempelajarinya dari seorang kakek tua sewaktu aku berada di panti asuhan."


Ayah mertuanya menganggukan kepala, kemudian menghela nafas dan berkata: "Untung saja kamu mempunyai keahlian ini, kalau tidak takutnya aku harus mendekam di penjara..."


Sewaktu mengatakannya, tiba-tiba ayah mertuanya terburu-buru memesannya: "Oh iya! Kamu tidak boleh memberitahu masalah ini kepada ibumu dan Churan, tahu tidak?"


Ye Chen menganggukan kepala: "Sudah tahu ayah."


Setelah mengatakannya, dia bertanya kepada Ye Chen: "Apakah sekarang wajahku berbekas?"


Ye Chen berkata: "Masih ada sedikit merah."


Ayah mertuanya mendehem sekali dan berkata: "Nanti kalau sampai rumah dan ditanya ibumu, kamu bilang saja aku tidak hati-hati menabrak tiang listrik ya."


...


Pulang sampai rumah, Ye Chen juga terburu-buru pergi ke pasar untuk membeli sayur dan memasak.


Dia menelepon istrinya Xiao Churan, bertanya padanya ingin makan sayur apa, tetapi dia malah menjawab malam ini mau membahas rencana proyek dengan Wang Dongxue dan Wang Dongxue berencana untuk menraktirnya makan enak di kantin Grup Di Hao.


Kemudian dengan cepat, Wang Dongxue mengirim pesan kepadanya dan berkata: "Tuan muda, Nyonya muda sudah mulai bekerja, jadi untuk sementara waktu akan sedikit sibuk, semoga kamu tidak keberatan."

__ADS_1


Ye Chen bukanlah orang yang tidak berlogika, dia tahu ini adalah masalah penting, jadi dia juga membalas pesannya: "Makanan dari perusahaan harus yang bagus, jangan membiarkan dia memakan nasi kotak."


Wang Dongxue segera berkata: "Anda tenang saja, aku sudah menyuruh pengurus kantin untuk membuat makan malam terenak untuk Nyonya muda."


"Ya, sangat bagus sekali."


Karena istrinya tidak makan di rumah, jadi Ye Chen juga tidak perlu memasak banyak, setelah dia membeli beberapa bahan, dia pun pulang ke rumah dan memasak beberapa sayur sederhana untuk ayah dan ibu mertuanya.


Setelah selesai makan, kedua orang tua keluar untuk senam aerobik, Ye Chen sendirian di rumah, otaknya juga masih memikirkan isi ajaib dari buku


Saat ini, tiba-tiba dia menerima sebuah telepon dari Wang Daokun.


Ye Chen sebenarnya tidak ingin menjawab teleponnya, bocah ini benar-benar sudah dirasuki hantu, dia berbaik hati mengingatkannya, tetapi akhirnya malah dirinya yang dimarahi dan ini pun membuat dia tidak senang.


Tetapi mengingat bocah itu juga sangat kasihan, jadi Ye Chen mengangkat teleponnya dan bertanya: "Ada hal apa?"


Dari sisi lain telepon, Wang Daokun dengan suara tidak jelas dan pelan berkata: "Ye Chen, teman baikku, maafkan aku! Akulah yang telah salah paham terhadapmu!"


Ye Chen mendengar dia nangis dengan begitu heboh, hatinya juga ada sedikit kasihan, dia bertanya padanya: "Kamu sudah tahu semuanya?"


Wang Daokun sambil menangis sambil berkata: "Setelah kamu mengatakannya kepadaku, semakin aku berpikir semakin tidak benar, kemudian aku mencari posisinya melalui GPS iPhonenya, aku menemukan sebuah villa di area pervillaan, akhirnya aku mengetuk pintu dan menangkap basah mereka sedang melakukan hal tak senonoh, tetapi aku malah dipukul habis-habisan oleh pria itu beserta supirnya dan pengurus rumahnya, lalu polisi pun datang untuk membawaku ke rumah sakit...."


Sewaktu berkata sampai di sini, Wang Daokun menangis dengan lebih kencang lagi: "Ye Chen, temanmu ini yang sudah buta dan menyalahkanmu, kamu jangan marah kepadaku lagi, kamu adalah satu-satunya teman baikku, kalau kamu tidak menghiraukanku lagi, maka aku benar-benar sudah kehilangan semuanya di kota Jin Ling...."


Ye Chen menghembuskan nafas dan berkata: "Aku tidak menyalahkanmu, sekarang kamu berada di rumah sakit mana?"


"Aku berada di rumah sakit umum." Wang Daokun berkata: "Kakiku patah karena dipukul oleh mereka menggunakan tongkat bola kasti, dokter berpesan agar jangan turun dari ranjang dulu selama beberapa waktu ini, gambar yang kamu berikan padaku juga dibawaku terus sewaktu aku pergi menangkap mereka, bolehkah kamu membawa gambar itu ke toko gadai, semua uangku juga sudah aku taruh di restoran, sekarang aku tidak mempunyai apapun lagi, aku tidak mempunyai duit untuk mengobatiku...."


Setelah Ye Chen mendengar perkataannya dia pun segera bertanya: "Apakah orang yang melukaimu itu tidak memberimu biaya pengobatan?"


"Tidak..."


"Kamu sudah lapor polisi belum?"

__ADS_1


"Sudah tetapi tidak ada gunanya karena polisi berkata aku menerobos villa pribadi, jadi mereka memukulku juga termasuk sedang membela diri...."


"Keterlaluan!" Emosi Ye Chen sudah sangat tinggi, dia pun berkata: "Kamu tunggu di sana, aku segera ke rumah sakit melihatmu!"


__ADS_2