
"Aku,bisa keluar tanpa harus di suruh!!!Aku mohon pergi" Tatapan dingin dan kosong.
Charlotte memberi hormat dan pergi.
Tatapan Charlotte seketika membuat Renald terkejut.
Banyak tamu yang di undang oleh Renald dan semuanya melihat kejadian itu,termasuk Daemond.
Pada saat di luar ruangan...
"(Ayah,ayah yang sekarang..)" Sambil berlari.
Gubrakk
Charlotte jatuh terduduk,ia tak sadar bahwa air matanya turun secara perlahan.
"(Sekarang,Aku tak bisa mempercayai siapapun!Termasuk ayah ku!!)" Charlotte menangis.
TAP TAP TAP
"Nona Charlotte,Nona Charlotte anda tidak apa-apa?" Tanya seorang pemuda.
"Nona,hati-hati,kaki anda bisa terkilir" Ucap pemuda itu.
Secara perlahan ia menoleh ke belakang,dan yang menghampirinya ternyata Daemond.
Ia segera mengelap air matanya.
"Pangeran,aku tak apa-apa.."Ucap Charlotte.
Daemond menatapnya dengan tatapan yang lembut.
"Mohon pangeran tidak menatapku seperti itu"Ucap Charlotte.
Daemond tersadar dari lamunannya,ia hanya tertawa kecil.
"Iya,baiklah nona"Ucap Daemond.
Sebulan kemudian...
Charlotte sedang merefresh otaknya dengan jalan-jalan ke taman,tapi saat dekat pintu ia mendengar Hannah berbicara dengan kepala pelayan.
"Nona Hannah,mulai bulan ini,uang bulanan nona Charlotte di kurang..Saya hanya menyampaikan apa yang di katakan tuan besar,Saya pergi dulu" Ucap kepala pelayan.
"Iya,baiklah" Terlihat wajah panik Hannah.
"(Di kurang?Apa aku juga yang harus turun tangan?)"Fikir Charlotte dalam hati.
Karena ia mati-matian berfikir untuk turun tangan menambah uang,ia ke perpustakaan dan mencari buku yang bertema Pekerjaan/Wirausaha.
Tapi apalah daya,tidak ketemu juga pekerjaan yang cocok dengannya.
Lalu saat mencari buku sejarah ia menemukan ide, "(Kenapa aku tidak masuk ke asosiasi prajurit bayaran saja?!)".
Dia bekerja di Asosiasi Prajurit Bayaran selama 8 bulan.
Ia menghasilkan uang untuk keperluan yang ada di mansionnya dan untuk keperluannya sendiri.
Hingga 2 hari kemudian...
"(Akh!!Aku capek,mondar-mandir kesana sini!Istirahat beberapa hari tidak masalah kan?)" Keluh hati kecil Charlotte.
(T^T) Kurang lebih seperti inilah wajah lelah Charlotte.
Tiba - tiba Hannah datang dengan nafas yang terengah - engah.
"Hannah?Kamu kenapa?Kamu tidak sedang di kejar hantu 'kan?" Tanya Charlotte.
"Haduuh,nona!!Anda mau di jodohkan oleh tuan besar!!" Ucap Hannah.
Charlotte sangat terkejut oleh perjodohan yang di rencanakan ayahnya terlebih lagi,dia di jodohkan oleh keluarga duke dari marga Grey.
__ADS_1
Keluarga Grey adalah pembunuh bayaran.
Mereka berwajah ramah, tapi jika sudah bertindak,mereka sangatlah kejam sampai tak kenal keluarga sendiri.
Saat bertemu di ruang tamu...
Charlotte langsung menatap dingin keluarga mereka.
Tapi seketika ia sadar,ia terlalu agresif.
Ia langsung menyapa keluarga Grey.
"Salam dari keluarga Victores" Sambil membungkukkan badan.
Setelah berbicara panjang...
"Jadi,apakah nona Charlotte bersedia menikah dengan putra kami dalam jangka waktu 4 tahun lagi?" Tanya Rio Grey.
Charlotte langsung menjawab dengan tegas.
"Maaf tuan Grey,saya hanya akan mengatakan 'Tidak' "Jawab Charlotte.
Lalu Charlotte memperjelas perkataannya.
" Saya tidak menerima lamaran ataupun perjodohan dari siapapun sekarang ini,beberapa tahun lalu juga ada keluarga yang melamar saya,tapi juga saya tolak.Dan untuk kali inipun sama."Jelas Charlotte.
"Tapi,nona Charlotte.." Ucap kepala keluarga Grey.
"Maaf ayah dan tuan Grey,saya pamit undur diri" Ucap Charlotte.
Dia membungkuk kemudian pergi ke luar ruangan.
Lalu tiba - tiba...
"Penjaga!Jangan biarkan Charlotte keluar!!" Teriak ayahnya.
"Heh,membosankan!" Ucap Charlotte.
Ya apa boleh buat,Charlotte mempunyai kekuatan diatas rata - rata.
Ia melawan mereka dan dengan mudah keluar.
Charlotte sedikit menoleh ke belakang.
"Diam disana atau aku akan mengalahkanmu seperti rumorku yang membunuh master pedang itu!" Ancam Charlotte.
"Heh?! Aku tak mudah percaya dengan rumor,Nona Victores!"Jawab Rio Grey dengan percaya diri.
" Terserah" Raut wajah dingin Charlotte semakin menjadi.
Ayah Charlotte Renald Victores dan kepala klan Grey,Rio Grey terkejut dengan tatapan itu.
Besoknya..
"Selamat ulang tahun, Nona Charlotte!" Ucap para pelayan.
"Terima kasih,semuanya!" Senyum Charlotte.
Siang hari di taman...
"(Aku sekarang sudah berumur 12 tahun,mengerikan sekali!)" Ucap hati Charlotte.
Yang membuatnya mengerikan adalah ayahnya.
Yang akan menjodohkannya dengan keluarga - keluarga aneh.
"Kenapa kamu kabur dari perjodohan tadi pagi?!" Tanya Renald yang tiba - tiba datang.
"A-Ayah?!" Charlotte sangat terkejut karena ayahnya tiba - tiba datang.
"Jawab!Kenapa?" Tanya Renald.
__ADS_1
"Jika lain kali kamu tak mau ya bilang saja, tidak usah kabur!" Tegas Renald.
Ucapan yang membuat Charlotte terkejut.
Ia bahkan sempat berfikir apa ayahnya itu salah makan?
"Entahlah, aku tak mau bilang seperti itu saja." Jawab Charlotte dengan tatapan kosongnya itu.
"Mungkin jika terus di jodohkan seperti ini terus, aku akan keluar dari rumah dan entah kapan kembali" Sambil membuang tatapan kesalnya.
Renald terkejut akan ucapan Charlotte.
Ia tak habis fikir,bukan 'kah hampir semua wanita itu sama?
Karena tertarik oleh ucapan Charlotte,ia pun menjawab..
"Baik,kita lihat siapa yang akan bertahan antar 2 sisi!Seberapa lama kamu bertahan tinggal di luar!Jika kamu yang kembali duluan,kamu kalah dan harus tinggal di mansiin ini sampai akhir hayatmu.Jika aku kalah,terserah mau kamu apakan!" Jawab Renald Victores.
Besoknya..
Lagi - lagi keluarga rovein itu datang, apa tujuannya selain menjodohkan putranya masih tidak di ketahui.
Charlotte sudah muak dengan semua perjodohan itu.
Hingga..
"Uukhh!!Aku,Pergi!" Ucap Charlotte kesal.
Ia pergi dengan sihir teleportnya.
Renald Victores sangat terkejut oleh putrinya itu.
Dia fikir ucapan putrinya hanya bualan.
"Cari Charlotte dan bawa dia padaku!Cepat!" Ucap Renald tegas.
Di dalam hati Renald,walau dia lupa ingatan akan putrinya..
Dia masih selalu ingin melihat Charlotte di dekatnya dan tumbuh besar.
Di kala ia bertemu dengan Charlotte,ia selalu membencinya dan selalu ingin menghabisinya hari ini.
Tapi hari ini berubah menjadi besok.
Dan selalu saja seperti itu.
Terkadang bahkan ia merasa khawatir pada Charlotte.
Di sisi Charlotte...
Tidak lama setelah pergi dari kediaman Marquees Victores,ia melihat kereta kuda yang begitu mewah.
Dan tiba - tiba kereta itu berhenti karena kudanya terkejut tiba - tiba.
Dari sanalah Charlotte mengenal putri Zeiya.
...Masa lalu Charlotte selesai.....
"Itulah masa lalu ku" Ucap Victores.
"Charlotte,semangat ya!" Ucap putri Zeiya.
"Hmn!Yang semangat ya nona Victores!" Dukung Aria.
Charlotte terkejut akan dukungan yang mereka berikan.
"Baiklah!" Senyum Charlotte.
Putri Zeiya dan Aria terkejut melihat Charlotte tersenyum.
Ternyata sangat cantik dengan tambahan senyuman di wajahnya.
__ADS_1
Bersambung..