
"Oh, ternyata nona dari keluarga Laviona.Sepertinya kita memiliki dendam secara kekeluargaan, tapi untuk kali ini, saya lepaskan anda.Bagaimanapun ini dalam kerajaan, jika berdebat disini tentu saja akan mencoreng nama baik keluarga Laviona.Iya 'kan?"Senyum dingin Charlotte.
Lalu Charlotte langsung melewati Rachel dengan tegas.
Ia kembali menuju meja tuan putri Zeiya.
"Charlotte Victores!Lihat saja nanti!" Gumam Rachel.
"Suatu kehormatan bagi kami di undang untuk duduk bersama tuan putri Zeiya"Ucap Aria dan Bella sambil memberi hormat.
"Sudah, sudah.Jangan sungkan seperti itu dong" Jawab putri Zeiya sambil tersenyum.
Setelah mereka berbincang cukup lama, akhirnya acarapun di mulai (bukan kompetisi).
Semua wanita-wanita itu berdiri untuk minta di pilih oleh para ksatria/pria bangsawan, terkecuali beberapa.
"Eh?Sebegitu inginnya 'kah dipilih oleh para ksatria dan para pria bangsawan itu?" Tanya Aria.
"Tch, mereka itu mencari muka agar bisa menduduki pangkat 'Wanita Terhormat'.Jadi ya seperti itu" Jawab Charlotte.
"Nona Victores memang berbeda ya!"Jawab Bella sambil tertawa kecil.
"Memang apa untungnya mendapat gelar 'Wanita Terhormat' ini, Tuan putri?" Tanya Bella.
"Mereka yang menjadi wanita terhormat, akan dihormati oleh para ksatria, bangsawan dan nona-nona lain.Dan juga, dapat memohon satu permohonan kecil.Jadi itu kenapa mereka, para wanita bangsawan berlomba-lomba meminta pada para ksatria atau pria bangsawan yang mengikuti kompetisi ini" Jelas putri Zeiya.
"Oh~, begitu~"Jawab Aria dan Bella bersamaan.
"Nona Tuvnia, kalau boleh tahu, anda berbakat dalam hal apa saja?Karena kabarnya, anda punya banyak bakat" Tanya Charlotte.
"Tidak banyak, tapi yang sedang saya perdalam adalah menari!"Jawab Bella semangat.
"Hebat!Sedangkan saya hanya bisa melukis potret"Jawab Aria lesu.
"Itu..Anu, bisakah kita berbicara secara non formal saja?Aku benar-benar tidak nyaman dengan kata-kata formal ini" Bujuk putri Zeiya.
"Eh?wahh!Kita sama, tuan putri!Tapi sayangnya ini acara publik" Jawab Aria cepat.
"Iya, saya tidak masalah jika ini bukan acara publik.Tapi bukan 'kah jika kami, para wanita bangsawan di bawah kasta Emperor menyebut nama anda secara langsung atau berbicara kurang formal secara publik, maka akan mencoreng nama keluarga kami, atau kami sama seperti tidak punya pangkat ataupun kasta?" Tanya Bella.
"Emh, betul juga.Tapi aku benar-benar tidak nyaman" Jawab Zeiya.
"Mudah, tinggal menunggu acara ini selesai.Itu saja'kan?" Tanya Charlotte.
"Masalahnya itu sangat lama, nona Victores!" Jawab mereka ber-3 serentak.
"(●д●), Jangan bernada tinggi dong!" Jawab Charlotte dengan nada rendah.
"Sigh, nona Victores memang berbeda!"Ucap Aria dengan nada sebal.
__ADS_1
"Hei, 4 nona yang disana!"Teriak seorang pemuda dari jauh.
" Tunggu, bukan 'kah itu Pangeran Daemond dan tiga sahabat setianya?"Tanya Bella.
"Ah, iya!Itu mereka!" Jawab Aria semangat.
"Eh, bukan 'kah ini tuan putri Zeiya? Berkah dan keselamatan Britania bersama anda"Ucap Daemond dan yang lainnya sambil memberi hormat.
"Sudah, sudah.Ayo, cepat kesana, sebentar lagi kompetisinya dimulai"Usir putri secara lembut.
"Pfft, hahaha!"Tawa kecil Charlotte karena faham arti kata-kata Zeiya.
"Sebelum itu, apa boleh saya mengenalkan sahabat-sahabat saya pada anda?" Tanya Daemond lembut.
"Baiklah, baiklah" Jawab putri Zeiya.
"Yang berambut hitam ini adalah orang dari keluarga Williams.Namanya adalah Reynald Ray Williams.Seseorang dari keluarga Duke " Jelas Daemond.
"Halo para nona dan halo,tuan putri" Salam dari Reynald.
"Namanya hampir sama dengan ayahku!Suruh orang tuamu mengganti nama depanmu!" Ucap Charlotte kesal.
"Haha, nona Victores, nama yang indah adalah suatu kebanggaan untuk orang tuanya" Jelas Bella.
"Haha, iya.Yang berambut coklat ini orang yang berasal dari keluarga Castillo.Namanya Kevin April Castillo.Seseorang yang berasal dari keluarga Duke" Jelas Daemond.
"Dan yang terakhir, yang berambut pirang ini adalah orang yang berasal dari Hodgson.Namanya Rey Hodgson, berasal dari keluarga Marquees" Jelas Daemond.
"Nona Victores, tunggu saya ya!Jika saya berhasil mendapatkan bunga itu, saya akan memilih anda lho~"Goda Daemond.
"Akan kupenggal kepalamu jika kau memilihku, Pangeran Deamond!" Ucap Charlotte dengan nada sebal.
Mereka bertiga tertawa tapi titik fokus Charlotte ke seseorang yang dia benci, yaitu Rachel Laviona.
Lalu karena bosan, ia bertanya kepada seorang yang ikut serta dalam menyiapkan jadwal.
"Apakah raja menyediakan kompetisi untuk para wanitanya sambil menunggu para pria?seperti? berkuda atau lainnya?"Tanya Charlotte.
"Oh, ada kok,nona.Sebentar lagi akan di mulai" Jawab orang itu.
"Baiklah, jangan biarkan aku bosan,ok?"Ucap Charlotte.
"B-Baik,nona!"Jawab orang itu.
Sementara itu para pria bangsawan..
"Di petunjuk tertulis ada 5 tangkai warna bunga, dan bunga itu adalah bunga mawar semua.Ternyata rumor tidak semuanya benar ya!" Ucap Rey.
"Sudahi mengobrolannya, ayo lanjut!"Ucap Daemond.
__ADS_1
"Eh?itu bukannya Lucifer ya?"Tanya Reynald.
"Huh, Lucifer yang terkenal sebagai 'Pangeran pencabut nyawa' itu?!" Tanya Kevin terkejut.
"(Huh?!Dapat!)" Ucap Daemond dalam hati.
"Hei, omong-omong, ada berapa warna mawar yang harus di dapat?" Tanya Daemond.
"Ada warna biru, putih ,merah muda, merah dan hitam!Tapi poin terbesar adalah warna hitam dan merah!" Jelas Reynald.
"Baiklah, ayo lanjut mencari!" Ajak Daemond.
Sementara para wanita bangsawan..
"Ayo, kompetisi awal untuk para wanita!Memanah, berkuda, bernyanyi!" Teriak salah satu anggota.
"Aku akan ikut, kalian?" Tanya Charlotte.
"Aku ikut untuk bernyanyi, mungkin?" Jawab Zeiya ragu-ragu.
"Soal memanah jangan meragukan bakat ku!!" Jawab Aria semangat.
"Baik, ayo!"Ajak Zeiya.
"Baiklah, aku ikut 2 lomba.Bernyanyi dan berkuda" Ucap Charlotte.
"Baiklah!"Jawab orang pendaftaran.
Untuk kompetisi pertama adalah berkuda,lawan Charlotte adalah Bella.
Siapa yang menyangka kalau Bella pintar dengan lintasan berkuda?
Saat dekat di garis akhir, mereka berdua sama-sama menang.Dan hasilnya seri.
Aria memenangkan memanah, dan termasuk wanita terunggul dalam memanah.
Zeiya, Bella, Aria dan Charlotte..
Mereka berempat ikut perlombaan bernyanyi.
Siapa yang bisa menyangka, ternyata Charlotte juga bisa bernyanyi walau bakatnya tak sebagus putri Zeiya.
Zeiya memenangkan perlombaan bernyanyi.
Tidak lama mereka selesai dengan perlombaan, para laki-laki bangsawan dan para ksatria sudah keluar dari labirin.
"Tuan putri, lihat!Mereka berempat sudah keluar!"Seru Bella.
"(Huh!! Itu bukannya pendatang 2 hari yang lalu?Kenapa bisa disini?)"Charlotte terkejut akan kehadiran Lucifer.
__ADS_1
"Baiklah, para nona bangsawan yang terhormat!Para ksatria dan pangeran kalian disini untuk memberikan bunga yang mereka dapat!" Teriak pembawa acara.
Bersambung..