
"Kamu mau kemana nak,,,?"kata mama Rita yang melihat Reza sudah secepat kilat berjalan kearah pintu dan hendak pergi.
"Mau lihat keadaan Seyla ma,,,aku gak akan tenang sebelum melihatnya sendiri." ucap Reza pada mamanya.
"Ayo mama temani,,,mama Rita memegang tangan Reza dan berjalan dengan menggandeng tangan putra tersayangnya." Dia tau Reza tidak akan bisa tenang sebelum memastikan dengan mata kepalanya sendiri.
Reza berjalan dengan berbagai pikiran yang memenuhi kepalanya, dengan perasaan gusar.
Bayangan tentang kecelakaan yang menimpa dirinya dan sang kekasih, begitu juga dengan wanita yang dia tabrak saat itu. Dia masih ingat dengan jelas bagaimana wanita tersebut terpental dan terlempar jauh saat mereka bertabrakan dan setelah itu dia sudah tak sadarkan diri.Begitu dia bangun dia sudah berada di rumah sakit.
__ADS_1
Reza dan mama Rita tiba di depan ruang operasi Seyla.Hendro dan sang istri masih setia menunggu di depan ruang operasi, menunggu Seyla di pindahkan ke kamar rawat inap.Reza berjalan mendekat ke arah pak Hendro dan berhenti tepat di hadapan pak Hendro.Reza langsung bersimpuh di hadapan pak Hendro dan sang istri.
"Maafkan Reza om,tante,,,,semua ini terjadi karena kesalahan dan kebodohanku hingga membuat Seyla mengalami semua ini."Reza bicara dengan tertunduk karena tidak berani menatap wajah ke dua orang tua kekasihnya itu. Dia tau mereka pasti sangat sedih melihat putri kesayangan mereka sedang terbaring lemah tidak berdaya saat ini.
"Bangunlah nak,,om memang sedih dan terpukul melihat keadaan Seyla, tapi om tidak marah sama kamu. Om tau kamu sangat mencintai dan menyayangi Seyla jadi mana mungkin kamu ingin mencelakainya, dan kita semua tau itu adalah sebuah kecelakaan dan tentu saja tidak ada yang menginginkan hal itu terjadi."Pak Hendro bicarak panjang lebar untuk menenangkan kekasih putri kesayangan nya itu.
Reza pun bangkit, wajahnya sudah sangat basah karena airmata nya tidak berhenti mengalir dari mata yang selama ini tidak pernah menitik kan air mata. Tapi kini dia bisa menangis karna rasa haru dengan kebesaran hati pak Hendro dan istrinya yang sama sekali tidak menyalahkannya atas insiden ini.
"Bagaimana keadaan Seyla om,,,,,?."
__ADS_1
"Dokter bilang Seyla sudah melewati masa kritisnya, jadi dia akan baik baik saja. Dan sebentar lagi akan di pindahkan ke kamar rawat inap, tapi Dokter akan terus memantau kondisinya."
"Syukurlah om,,,,semoga saja Seyla cepat sadar dan juga cepat sembuh."ucap Reza.
Sekarang dia bisa sedikit tenang, setelah mengetahui bahwa kekasih hatinya akan baik baik saja.Reza sangat mengucap syukur karna masih di beri kesempatan oleh Tuhan untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Terima kasih banyak ya Tuhan karna masih memberi kesempatan untuk ku dan Seyla selamat dari kecelakaan maut itu dan aku berjanji tidak akan menyianyiakan kesempatan ini aku akan semakin memuji dan memuliakan namamu. Terima kasih banyak Tuhan,,,,,terima kasih banyak ,,,,,tak henti hentinya Reza mengucap syukur kepada Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang yang selalu melindungi umatnya yang percaya kepadanya.
Hai,,,,kakak semua,,,,mohon dukungannya ya,,,
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comen nya,,,,,,
Lebih senang lagi kalo kalian kasih bintang lima dan tekan favoritππππππ