Tragedi

Tragedi
Pulang


__ADS_3

Seminggu berlalu dan hari ini "Seyla sudah di izinkan pulang kerumah.


Seyla terlihat begitu senang karna hari ini dia akan meninggalkan tempat yang berbau obat obatan itu.


Keadaan nya terlihat jauh lebih baik dan lebih ceria, mungkin karena dia akan segera pulang.


Dua mobil mewah terparkir apik di depan sebuah rumah mewah. Ya rumah itu adalah rumah pak Hendro.


Keluarga pak Ridwan juga ikut mengantar kepulangan Seyla tak terkecuali Reza.


Kepala pelayan Lusi dan semua pelayan di rumah itu ikut menyambut kepulangan majikan mereka.


Walaupun Seyla bukan anak yang ramah pada semua pelayan di rumahnya, tapi dia juga tidak pernah kasar atau pun sambong pada mereka.


"Selamat datang kembali nona!"sapa Lusi sang kepala pelayan sambil membungkuk kan sedikit tubuhnya.

__ADS_1


"Terima kasih bik,, sudah menyambutku." ucap Seyla sembari memeluk Lusi.


Semua merasa heran dengan tingkah Seyla, sebelumnya dia tidak pernah melakukan itu. Karna dia juga tidak terlalu dekat dengan para pelayan di rumah itu, mereka hanya bertegur kalau Seyla ada perlu atau pelayan sedang memanggil nona mudanya karena peritah dari sang majikan pak Hendro.


Seyla akhirnya buka suara, dia tau semua orang pasti heran dengan perubahan sikapnya.


"Mama,,papa,,kak Rizky,,,tante,,om,,,dan juga mas Reza, aku ingin bicara dengan kalian semua. Ada hal penting yang ingin aku ungkap kan pada kalian semua." ucap Seyla dengan wajah sedih nya.


Seyla tidak mau berlarut larut dalam masalah ini, dia tau semua orang berhak tau apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Bagaimana pun sikap mereka nantinya setelah tau kebenaran yang sesungguh nya, Seyla akan terima dengan ikhlas.


apakah dia akan mengatakan pada semua keluarga apa yang jadi permasalahan kami,dan memutuskan hubungan denganku. bagaimana ini, aku bahkan belum mendapatkan bukti apa pun tentang kejadian malam itu. bagaimana bisa aku menjelaskan bahwa aku hanya di jebak dan aku tidak pernah melakukan hal itu sama sekali. ya Tuhan....bagaimana ini, tolong aku ya Tuhan.....batin Reza.


Seyla sudah duduk di sofa panjang,di samping kiri dan kanan nya ada mama dan papanya. Pak Ridwan beserta istri dan Reza duduk di depan mereka.sedangkan Rizky duduk di sofa single.


Keadaan semakin tegang,semua diam tanpa ada yang bersuara semua tenggelam dalam pemikiran masing masing tentang apa yang akan di sampaikan Seyla pada mereka semua.

__ADS_1


"Pa",,,,ma",,,,aku harap kalian tidak akan syok dengan apa yang akan aku sampaikan ini.semoga kalian tegar dalam menyikapinya."


"Sebenarnya ada apa nak,,,? jangan buat kami penasaran seperti ini." tukas mama Ratih.


"Mama,,,,entah setelah ini aku masih bisa memenggilmu dengan sebutan mama atau tidak, yang jelas aku harus jujur pada kalian semua karna aku tidak mau hidup dalam kebohongan.Sebenarnya aku bukanlah Seyla tapi aku adalah Sari wanita yang di tabrak oleh mas Reza dan juga dek Seyla."dengan berat hati dia mengatakan nya juga.


Semua menatap ke arah Seyla dengan mulut yang terbuka lebar merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. karna sangat tidak mungkin bagi mereka.


"Aaa....apa maksudmu nak, jelas jelas kau adalah Seyla putri kami, bagaimana bisa kau bicara seperti itu."sanggah mama Ratih.


bersambung......


Jangan lupa like vote dan comen ya,,,,,,


Tekan favorit dan beri lima ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


makasih kk😀😀😀😀


__ADS_2