
Hari ini aku akan memulai pekerjaanku sebagai tenaga kerja kontrak di guild Moon Orchid. Denis bersikeras membayar jasaku, walau aku sudah bilang tidak perlu melakukan hal tersebut. Aku melakukan kerjasama ini semata karena ingin naik level dengan cepat.
Berdasarkan pengalaman, membunuh monster adalah metode paling cepat untuk naik level. Namun, aku tidak mau mencolok dan terlihat oleh Hunter lain. Makanya, paling aman adalah melakukan cara Booking Dungeon. Masalahnya, aku tidak punya uang untuk melakukan hal tersebut, tapi guild Moon Orchid pasti punya.
Mereka membutuhkan Hunter yang cukup kuat untuk membersihkan akses ke tumbuhan yang mereka cari, aku butuh monster untuk dibunuh. Itu sebabnya kerjasama ini akan menguntungkan kedua pihak. Namun karena Denis memaksa membayar jasaku, baiklah, aku tidak ingin mempermasalahkannya panjang lebar dan menerimanya.
Ponselku di saku jaket bergetar. Kulihat Denis mengirimkan pesan padaku.
Denis: Aku sudah mem-Booking Dungeon yang ada di stasiun Klender, tapi aku tidak bisa pergi ke sana. Aku ada urusan di Asosiasi Hunter. Nanti ada anggotaku yang akan menemanimu. Misi kami adalah mengumpulkan tumbuhan Cadaliflower. Penjelasan lengkapnya nanti dengan dia saja ya. Semoga berhasil!
Dasar, Denis! Percuma aku melakukan Booking Dungeon kalau tetap ada orang lain yang tahu tentang kemampuanku. Saat aku akan membalas pesannya, satu pesan lagi dari Denis masuk.
Denis: Orang itu bisa dipercaya, dia tidak akan menceritakan tentangmu kepada siapa pun.
Arka: Kamu sudah menceritakan tentangku padanya?
Denis: Belum, tapi aku bilang padanya untuk mengikuti setiap ucapanmu. Tenang saja, dia gadis yang baik.
Aku menghela napas, semoga ucapan Denis benar. Aku tidak akan berekspetasi banyak pada gadis ini.
Setelahnya aku memesan taksi online dari rumah sakit dan pergi ke Stasiun Klender. Selama perjalanan di mobil, aku menyempatkan diri untuk mengecek status profil dan koleksi item di inventory.
Name: Arkana Ganendra | Level: 38
Race: Human | Job: -
Element: - | Path: -
Title: Goblin Slayer
Guild: - :
Pet: -
HP: 580 (+350)
MP: 630
STR: 63 (+15) | INT: 53
VIT: 48 | DRB: 48 (+15)
DXT: 59
Status point: 39
Aku belum merasa cukup kuat bahkan setelah naik ke level 38. Monster bernama Jörmungandr itu sangat kuat. Aku bahkan masih merinding kalau mengingat wujudnya. Ogre—yang membuatku kesulitan pun, rasanya tidak bisa dibandingkan dengan monster laut tersebut. Harus seberapa kuat lagi, sampai aku bisa mengalahkan penjaga dungeon tingkat S tersebut?
__ADS_1
Gariku menggeser menu di sistem dan menampilkan inventory. Sejak pertarungan dengan para goblin aku mendapatkan banyak barang. Item-item yang dijatuhkan oleh goblin bisa kujual nanti di Gedung Pengrajin. Selain itu, sepertinya aku mendapatkan armor baru.
[Item: Ogreskin Chestplate
Item Class: A
Type: Armor
Mantel yang terbuat dari kulit ogre, bahan ringan, lembut bisa menyesuaikan ukuran tubuh dan beradaptasi dengan suhu lingkungan ekstrem. Efek pemakaian menambahkan poin Durability + 45 dan HP +700 pada pengguna]
Luar biasa, perbandingan bonus yang didapatkan dari armor kelas B dan kelas A benar-benar jauh. Aku merasa sayang dengan Nightshade’s Mantel yang saat ini kukenakan, tapi ketahan item ini pun sudah menurun karena pertarungan dengan Ogre. Jadi, aku memutuskan untuk menggantinya.
Jadiku bergerak ke tombol “Appearance.” Muncul layar dengan kotak-kotak dan gambar bentuk manusia. Aku mengeluarkan item Nightshade’s Mantel dari layar dan memasukkan Ogreskin Cehstplate. Seketika mantel hitam dengan bulu gagak yang kukenakan berubah menjadi armor berwarna hijau tua yang mencolok.
Aku merasa aneh dengan penampilanku, seketika kuaktifkan fitur untuk menghilangkan wujud armor, sehingga dari luar, aku hanya tampak mengenakan kaos lengan panjang hitam dan celana jeans biasa. Aku pun beralih ke armor berikutnya.
[Item: Ogrescale Strider
Item Class: A
Type: Armor
Sepatu yang terbuat dari kulit ogre. Ringan dan kuat. Bisa menyesuaikan ukuran kaki dan beradaptasi dengan suhu lingkungan ekstrem. Efek pemakaian menambahkan poin Dexterity + 50 dan HP +350 pada pengguna]
[Item: Ogreron Helmet,
Item Class: A
Type: Armor
Girang mendapatkan helmet dan sepatu, aku langsung meletakkan di kolom yang kosong pada layar Appearance. Seketika muncul sepasang sepatu berwarna hijau dengan pelat besi perak, diikuti oleh sebuah helmet menyerupai kepala ogre berwarna hijau. Untunglah, tampilan armor-ku bisa disembunyikan dengan sistem. Aku pasti terlihat sangat aneh mengenakan semua armor ini.
Penasaran dengan efek yang diberikan oleh armor, aku langsung mengecek status profilku lagi. Mataku terbelalak melihat perubahan signifikan pada status tersebut.
Name: Arkana Ganendra | Level: 38
Race: Human | Job: -
Element: - | Path: -
Title: Goblin Slayer
Guild: - :
Pet: -
HP: 580 (+1050)
__ADS_1
MP: 1130 (+500)
STR: 63 (+15) | INT: 53 (+50)
VIT: 48 | DRB: 48 (+45)
DXT: 59 (+50)
Status point: 39
Jumlah mana-ku menjadi sangat besar, begitu pun dengan bar HP-ku. Kalau sebanyak ini, kurasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan saat melakukan penyerbuan seorang diri di dalam dungeon. Aku menjadi semangat dan antusias, ingin segera membersihkan dungeon yang ada di dungeon Stasiun Klender.
Tidak terasa perjalanan, taksi online yang kunaiki berhenti di depan stasiun Klender. Aku langsung turun dan memasuki stasiun. Tampak beberapa petugas dari Asosiasi Hunter berjaga di sekitar pintu. Penjagaan seperti ini hanya dilakukan bagi stasiun yang sudah di Booking oleh sebuah Guild. Tentunya, untuk mencegah Hunter di luar Guild tersebut masuk ke dungeon.
Di dekat peron, aku melihat seorang gadis yang tingginya tidak terlalu beda dari Chika. Gadis itu dikepang satu, sekilas, ia tampak malis dan pemalu seperti gadis-gadis berkacamata yang mudah gugup di dalam anime.
“Permisi,” sapaku. “Apakah anda wakil dari Guild Moon Orchid?”
Gadis yang sejak tadi sibuk membaca kini mengangkat wajahnya. Ia menoleh ke arahku. Benar dugaanku, dia tipikal seperti gadis-gadis pemalu dan kutu buku yang umum ada di anime. Wajahnya sedikit memerah dan ia dengan gugup membalas sapaanku.
“Sa-salam kenal! Namaku Lisa, aku adalah wakil dari Guild Moon Orchid!” katanya sambil menundukkan kepala dalam-dalam.
“Namaku Arka,” jawabku. “Denis pasti sudah menceritakan tentang diriku, bukan?”
Lisa mengangguk. “Iya, dia bilang untuk mengikuti instruksi dari anda.”
“Baiklah kalau begitu aturanku hanya, pertama, jangan pernah ceritakan apa pun yang kamu lihat di dalam dungeon kepada siapa pun.”
Lisa mengangguk paham. “Lalu satunya?”
“Ikuti setiap perkataanku jika kamu ingin misi ini sukses.”
“Aku mengerti!”
Rasa gugupnya hilang berganti rasa optimis. Namun, saat aku menatapnya lebih dari 5 detik, wajah gadis itu bersemu merah lagi dan ia menjadi gugup seperti awal.
Lisa mengenakan seragam petarung, terlihat dari armor merah muda, perisai tangan, dan sebuah tombak di punggungnya. Aku mencoba memindai gadis tersebut.
[Name: Lisa Kayshilla
Race: Human | Rank: C
Job: Fighter | Element: Light
Path: -
Guild: Moon Orchid]
__ADS_1
Peringat C masih sesuai dengan tingkat kesulitan dungeon yang akan kita masuki. Dungeon kali ini memiliki status Tingkat 2. Seharusnya, tidak sulit bagi Hunter Peringkat C untuk bertahan.
Tidak lama, terdengar suara kereta yang datang memasuki stasiun. Kami lalu masuk ke gerbong. Kereta pun bergerak meninggalkan stasiun dan masuk ke dalam portal dungeon yang memancarkan bias hijau.