Transmigrasi Genius Girl

Transmigrasi Genius Girl
Bab 1 Berpindah Raga


__ADS_3

Disebuah Kamar VIP Rumah Sakit Medika, Terdapat seorang gadis cantik. dengan kulit putih pucat yang terbaring koma dalam jangka waktu satu bulan.


Penyebabnya adalah, Ia terjatuh dari tangga sekolah lalu mengalami benturan yang hebat di kepalanya.


Terlihat gadis itu sudah mulai sadar, Ia lalu membuka pelan-pelan kedua matanya, Kemudian mengedarkan pandangannya ke sekitar dengan tatapan bingung.


"Masa iya sih, Gue masih hidup. Perasaan gue ketabrak truk parah banget loh" Ujar gadis itu, merasa heran akan keadaannya yang masih hidup. Kemudian ia memandang ke arah atap kamar rumah sakit dengan pandangan linglung.


"Ah udahlah, mungkin sebuah keajaiban"


Ia lalu menghendikan kedua bahunya, tidak ingin memikirkan hal yang lain. Cukup bersyukur karna dia masih diberikan kesempatan untuk hidup.


Senyumannya kemudian mengembang tapi itu tidak bertahan lama, karna ia sekarang berteriak mengerang kesakitan sembari memegangi kepalanya.


Sontak suara itu mengejutkan wanita paruh baya yang akan membuka pintu kamarnya.


Mendengar teriakan itu, Wanita paruh baya tadi langsung masuk dan berlari menghampiri Nonanya.


"Nona apa yang terjadi? Tahan Nona. Saya akan memanggilkan Dokter" Lekas wanita itu langsung memencet tombol bel disamping brankar. Tak lama kemudian, Dokter dan Suster masuk ke kamar dan memeriksa gadis yang tampak linglung.


Setelah melihat Dokter itu selesai memeriksa, Wanita paruh baya langsung bertanya.


"Apa yang terjadi dengan Nona Saya Dok?" Tanyanya dengan perasaan cemas, sambil sesekali melirik gadis yang masih tampak terdiam. Memandang lurus ke depan dengan pandangan kosong.


"Kepala Nona sedang sakit, karna memaksa mengingat kejadian yang ia lupakan. Saat ini Nona mengalami Amnesia ringan, karna benturan yang kuat saat itu" Dokter memberikan penjelasan kepada wanita paruh baya dihadapannya.


"Apa itu bahaya Dok?" Tanya Wanita paruh baya dengan sorot mata khawatir. Dokter yang mendengar lantas tersenyum tipis dan menjawab.


"Tidak Bu, Ini hanya Amnesia ringan kelak Nona akan mengingat semuanya. Hanya saja katakan kepada Nona untuk tidak memaksa mengingat kejadian yang ia lupakan.


Agar rasa sakit di kepalanya tidak kembali terjadi" Jawab Dokter dengan ramah.

__ADS_1


"Syukurlah Dok, kalau begitu" Lega ia rasakan Ketika mendengar kondisi Nonanya yang tidak parah.


"Ya sudah kalau begitu, Saya permisi dulu" Dokter langsung melengang pergi dan diikuti oleh perawat yang berada di belakangnya.


Ketika Dokter itu sudah pergi, Wanita Paruh Baya langsung menuju Ke Brankar Nonanya berada.


"Nona Christin, Bagamana keadaan Anda? Apa kepala Anda masih sakit?" Beliau bertanya dengan hati-hati.


"Christin?" Tanyanya dengan memandang lekat wanita paruh baya itu.


"Iya nona, Nama Anda Christin, Christin Queennesha Smith. Apa Anda melupakannya?" Beliau bertanya dengan mata berkaca-kaca, tidak menyangka Nonanya mungkin melupakan namanya sendiri.


Setelah mendengar jawaban wanita paruh baya ini, Bella kaget. Bagaimana mungkin dirinya  ternyata benar bertansmigrasi ke tubuh Christin. Sang Antagonis di novel "Dark Love" yang sudah dibacanya, Sebelum kecelakaan itu terjadi.


Kenapa ia bisa menyimpulkan seperti ini? Karna pertama, Ia mendapatkan ingatan Christin yang asli tadi hingga kepalanya nyaris pecah dan yang kedua adalah, Wanita di depannya ini memanggil dirinya Christin.


Melihat Nonanya hanya diam tidak menjawab pertanyaannya membuat wanita itu langsung memangil Nonanya takut terjadi apa-apa.


"Nona anda kenapa?" Tanyanya, sambil melambaikan tangan ke hadapan wajah Bella.


Bukan tanpa alasan ia bertanya seperti itu, karna di novel tersebut. Orang yang perhatian dan menyayangi Christin adalah Bi Asih, Terlepas dari prilaku Christin yang sangat kurang ajar.


Bi Asih tetap menyayangi Christin, karna Bi Asih sudah menganggap Christin sebagai Anaknya sendiri. Jika Bella lihat, orang ini sangat mengkhawatirkannya. Maka dari itu, Bella bertanya dan ia yakin bahwa anggapannya ini benar.


"iya Nona, Saya senang Nona masih mengingat saya" Bi Asih tersenyum dengan sangat lebar dan tatapan matanya penuh binar. Ia bahagia, Nonanya ternyata masih mengingatnya.


Mendengar hal tersebut, senyuman Bella pun mengembang. Benar bukan dugaannya, orang dihadapannya adalah Bi Asih. Karna tidak ada yang perduli dengan Christin selain orang ini.


Jika kalian bertanya, Bagaimana dengan orang tuanya? Maka jawabannya adalah orang tuanya sudah tidak perduli dengan Christin, karna perbuatan gadis ini yang sudah sangat mengecewakan mereka.


"Bi, Bagaimana bisa aku berada di rumah sakit?" Bella bertanya karna ia tidak mendapat ingatan dari Christin asli, Kenapa ia bisa berada di sini.

__ADS_1


"Nona Anda terjatuh dari tangga"


Bi Asih memberitau, Penyebab Nonanya terbaring di rumah sakit ini.


Mendengar jawaban dari Bi Asih, membuat Bella tau bahwa novel ini tengah berada di setengah alur barjalan menuju tamat.


Dan jangan lupakan perbuatan Christin di sini sudah sangat keji. Christin selalu berusaha mencelakai Raina.


Lalu kenapa Christin bisa jatuh dari tangga?


Karna pada saat itu, Christin membully Raina dengan berusaha mendorong Raina dari tangga.


Ya Christin gelap mata. Karna ia terlalu muak pada Protagonis wanita. Sehingga ingin menghilangakan nyawanya tapi sayang seribu sayang. Perbuatan Christin ibarat senjata makan tuan.


Robert sebagai pahlawan kesiangan, menolong Raina kemudian mendorong Christin dari tangga. Begitulah sebabnya, Christin berada di rumah sakit ini. Kejadian ini persis seperti alur di novel.


"Baiklah Bibi, Kapan aku boleh pulang? "


Karna aku sudah tidak sabar untuk mongobrak abrik alur novel ini, batin Bella melanjutkan. Bella kemudian bersmrik dalam diam.


Ya, tentu Bella akan membuat alur novel ini berantakan. Karna ia tidak mau menjadi orang yang menyedihkan. Dengan selalu mengejar Protagonis pria, mencari perhatian orang tuanya dan membully orang sembarangan. Yang akan semakin memperburuk imagenya.


Kecuali, Ia akan membully orang yang mengusiknya. Karna ia tidak ingin diinjak-injak oleh orang lain seperti yang dialami Christin asli.


"Nona, Anda akan pulang dalam waktu 3 hari lagi" Bi Asih menjawab dengan semangat, Ia senang karna Nonanya tidak bersedih dan muram seperti dulu.


"Baiklah, Aku akan beristirahat agar cepat pulih Bi" Bella tersenyum, Ia ingin cepat-cepat pulih karna tidak sabar untuk bermain-main dengan pemeran novel ini.


"Baik Nona, kalau begitu Bibi keluar dulu" Setelah megucapakan hal itu, Bi Asih segera keluar menuju pintu.


Melihat Bi Asih yang sudah keluar, Bella tersenyum lebar.

__ADS_1


"Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kalian wahai pemain novel, Aku tentu akan membalas dendam Christin asli pada kalian. Terutama kau Protagonis pria, tunggu Aku hahaha" Aduh Bella sudah sangat senang membayangkan betapa serunya hidupnya di dunia novel ini nanti.


"Mulai sekarang, Aku sudah tidak hidup sebagai Rabella Anastasya tapi sebagai Christin Queennesha Smith, Jadi ayo panggil dirimu sendiri sebagai Christin, Bella" Ucap Bella, sambil bersmrik. Ah bukan tapi ucap Christin sambil bersmrik.


__ADS_2