
Di Pagi hari yang indah, suara burung berkicauan tidak mengusik seorang wanita yang masih asik bergelung di dalam selimut.
Hingga suara jam weker berdering nyaring menganggunya. Sontak ia langsung duduk dan mematikannya.
"Aduh ganggu aja" Christin bergumam, sambil merengangkan tangannya lalu melihat jam weker pukul berapa?
"Ah masih pukul 7. Berarti gue masih punya waktu 1 jam lagi buat berangkat sekolah, aduh santai ajalah sekolah juga deket." Christin lalu beranjak untuk ke kamar mandi, ia ingin berendam di dalam Bathup. Emang santuy banget hidup si Christin tuh.
Setelah mandi, Christin kemudian berganti seragam yang dibelinya kemarin. Karna Christin tau, seragam Christin asli seperti seragam Anak Sd. Ogah ia makainya, maka dari itu Christin memutuskan membeli yang baru.
Setelah selesai memakai seragam, Christin lalu memakai skincare dan make up tipis kemudian mengurai rambutnya.
Tidak lupa memakai sepatu boots baru berwarna hitam. Lalu setelah itu memakai jam tangan rolex di tangan kirinya dan ditangan kanan ia memakai dua buah gelang berlian yang cantik.
Setelah itu ia memakai cincin dijari tengahnya dengan kukunya yang sudah ia kutek di salon.
Merasa ada yang kurang Christin berfikir?
"Ah ya, Aku belum memakai kalung yang Aku beli kemarin dengan inisial namaku" Christin langsung mencari kalung itu, setelah menemukannya ia lalu memakainya.
"Oke ini sentuhan terakhir tentu memakai liptint" Mengambil liptint kemudian memakai liptint itu di bibirnya yang sudah semerah ceri lalu ia ombre.
Ini kebiasaan Christin, meskipun ia sudah menyelesaikan semua perawatan kecantikan dan riasaanya tahap ini selalu ia akhirkan.
"Sudah" ucapnya, lalu ia mencari tas prada keluaran terbaru yang baru ia beli kemarin. Kemudian melihat dirinya dicermin full body.
"Sempurna" Christin memuji pantulan bayangannya sendiri.
Penampilan Christin sekarang memang sangat sempurna. Paras yang cantik bak Dewi, tubuh yang ideal dan Penampilan yang sangat fashionable.
"Oke saatnya memulai drama" Christin langsung melengang keluar kamar. Saat sampai tangga Pelayan dan Bodyguard yang melihatnya langsung terpesona.
Sungguh penampilan Christin sekarang bak Bidadari jatuh dari langit.
"Aku tidak sarapan karna aku sudah telat waktu masuk tinggal 15 menit lagi dan aku harus cepat" Christin tersenyum manis pada mereka dan berjalan dengan anggun, meninggalkan Pelayan dan Bodyguard yang mimisan melihatnya.
Setelah sampai di Basement, Christin memilih menaiki mobil ferrari biru muda yang dibelinya kemarin. Saat ingin membuka pintu mobil teriakan Bodyguard menghentikannya.
"Nona Christin, Biar saya saja yang mengantarkan anda ke Sekolah" Ujar Bodyguard sambil memandang Christin.
"Tidak, Saya ingin membawa mobil sendiri" Jawab Christin, sambil membuka pintu mobil lalu langsung mengemudikanya menuju sekolah.
Meninggalkan Bodyguard yang menatap bingung kepergian Christin, karna selama ini Christin selalu di antar jemput. Tidak pernah membawa mobil sendiri ke Sekolah.
At SMA CIPTA BANGSA
__ADS_1
Sekolah ini sudah ramai dan penuh murid sekarang karna jam masuk tinggal 5 menit lagi tapi para siswa-siswi masih berkeliaran di luar.
Bahkan di parkiran, banyak sekali yang masih nongkrong disana tak terkecuali Geng Phoenix ini.
Geng Phoenix, Anggotanya sudah 300 orang yang tersebar di seluruh sekolah di Jakarta. Dan yang akan kita bahas di sini adalah 4 Anggota inti dan Ketuanya.
1. Alexander Roberto
Dia adalah Ketua Phoenix. Sosok Pria dingin, cuek dan cerdas. Dia tidak akan segan-segan untuk memberi pelajaran pada orang yang menganggu ketenangannya.
2.Michael Anggara
Pria dingin dan Pencinta novel ini adalah anggota inti Phoenix, sifatnya persis seperti Robert. Dingin dan cuek tapi tidak separah Robert.
3.Dino Bagastian
Pria cerewet dan Bar-bar yang selalu membuat lelucon tapi sayang garing. Sosok yang humoris tapi jangan salah jika urusan berantem dia sangat kejam, maka dari itu dia bisa masuk Anggota Inti.
4.Rafaell Dirgantara
Pria humoris dan Playboy, sudah banyak korban yang terperangkap dalam pesona Rafaell tapi sayang selalu di php. Jangan mencari masalah dengan Rafaell karna sekali diusik dia akan membalas lebih kejam.
5.Imanuell Jakson
"Woy bos, Gue denger si Christin bucin lo bakal masuk hari ini tapi kok kagak nonggol-nonggol ya" Tanya Dino sambil celingak celinguk tapi yang dimaksud nggak ada. Ia heran dengan gosip yang didengarnya itu apa mungkin tidak benar?.
"Ya elah, ngapain lo nyariin Christin kangen lo sama dia? Tanya Rafael dengan tatapan tengilnya pada Dino.
"Woy sembarangan banget tuh mulut lo kalau ngomong dan kalau ngelihat gue biasa aja ya kagak usah tengil lo" Dino emosi gays, muka Rafaell itu pengen dia bejek-bejek tengil banget soalnya.
"Udah diem" Michaell memperingati mereka berdua karna kalau dibiarkan nggak akan berhenti-berhenti.
Sedangkan Robert dan Jakson hanya menatap datar mereka.
"Pagi Robert" Sapa gadis bernama Raina, ya Protagonis wanita kita.
"Pagi" Bales Robert tersenyum tipis, sementara temannya yang melihat hanya diam.
Tak lama kurang 2 menit lagi bel masuk berbunyi.
Parkiran dihebokan dengan kedatangan mobil ferrari biru muda keluaran terbaru.
Sontak perhatian semua murid tertuju ke arahnya.
"Wah holkay nih sultan guys"
__ADS_1
"Haduh murid baru apa nih? "
"Njir kalau cowok gue gebet lah"
"Jangan cowok dong cewek aja entar gue gebet"
"Sultan banget nih pasti"
Itulah bisik-bisik para murid SMA CIPTA BANGSA.
Sementara yang digosipkan yaitu Christin sedang memakai kacamata hitam di dalam mobilnya lalu mengambil tasnya.
Christin lalu keluar dari mobilnya bagai adegan slowmotion.
"Ya tuhan bidadari tidak bersayap"
"Cantiknya kagak manusiawi njir"
"Waduh fashionable banget"
"Penampilannya seakan mengatakan aku berada di kasta tertinggi"
"Neng, gue mimisan tanggung jawab lo"
Sementara Christin yang digosipkan menutup pintu mobil lalu membuka kacamatanya. Sontak jeritan makin menjadi.
"Ya Ampun Dewi kesasar guys"
"Neng nikah sama Aa yuk"
"Ya Ampun cantiknya kagak manusiawi insicure aku"
"Eh mukanya kok familiar ya?"
"Itu Christin woy Queen bullying"
"Kalau Queen bullying modelannya begini, gue rela dibully asal bisa lihat wajahnya"
Christin yang mendengarkan itu semua hanya mengacuhkannya.
Ia lalu mengedarkan pandangannya ke sekitar kemudian terhenti di Geng Phoenix. Lantas ia bersmrik sekilas hingga tidak ada yang mengetahuinya.
Tanpa memperdulikan ocehan siswa siswi di sini. Christin berjalan dengan anggun keluar parkiran untuk menuju ke kelas, tanpa menghampiri Protagonis Pria Alexander Robert seperti biasanya.
Lantas itu menjadi gosip hangat pagi ini. Dimana Christin sang bucin Robert, hanya melengang pergi tanpa menyapa Robert dengan segala perubahan Christin yang menjadi bak dewi sempurna.
__ADS_1