Transmigrasi Genius Girl

Transmigrasi Genius Girl
Bab 2 Perubahan


__ADS_3

3 hari kemudian


Bi Asih, sedang mengemas barang-barang Christin yang berada di kamar Rumah Sakit. Karna hari ini adalah waktu kepulangan Christin.


Sementara Christin kini sudah siap untuk pulang. Tinggal menunggu Bi Asih selesai mengemasi barangnya dan setelah selesai, ia akan pulang ke Mansion.


Setelah itu, Ia akan tau bagaimana respon orang-orang yang ada di Mansion terhadap Christin asli? Meskipun ia sudah mengetahui dari novel bahwa mereka sangat takut terhadap Christin. Yang tidak akan segan-segan membentak mereka atau menghukum mereka jika berbuat kesalahan sekecil apapun, tapi meskipun begitu ia tetap ingin melihatnya secara langsung.


"Sudah Non, Mari kita pulang"


Ujar Bi Asih sembari menenteng tas dan menggeret koper. Pertanda sudah siap untuk meninggalkan kamar rumah sakit ini.


"Iya, Bi" Chirstin langsung bangun dari duduknya kemudian berjalan keluar ke arah pintu kamarnya lalu melanjutkan langkahnya, berjalan menunju parkiran Rumah sakit dengan ditemani Bi Asih yang kini mengikuti di belakangnya.


Setelah sampai di Parkiran, Christin langsung menghampiri Supirnya dengan langkah anggun.


Supir Christin kemudian mengarahkan pandangannya kepada mereka. Lalu ia langsung terdiam membisu, melihat gadis cantik tidak manusiawi di hadapannya.


Bi Asih yang melihat Joko hanya terdiam membisu tidak langsung membukakan pintu kepada Nona Christin. Kemudian mengeplak kepala Joko.


"Aduh Asih" Teriak Pak Joko keras, karna geplakan Asih sungguh kuat hingga ia merasa sungguh kesakitan.


"Kamu ini kenapa? Ada Nona Christin tidak langsung membukakan pintu. Malah bengog aja, kesambet hantu parkiran rumah sakit baru tau rasa kamu" Ujar Bi Asih kesal melihat kelakuan Pak Joko ini. Jadi ia langsung menyumpahinya saja.


"Nona Christin, Ini beneran Nona Christin?" Pak Joko bertanya sambil jarinya menunjuk Christin, yang masih terdiam dan melihat perdebatan mereka berdua. cukup seru pikirnya.


"Iya, Kamu lupa sama majikan kamu sendiri" Bi Asih menjawab dengan sinis. Ia emosi melihat kelakuan Joko yang sungguh lemot.


Sementara Pak Joko masih terdiam mencerna situasi, jadi perempuan yang cantiknya tidak manusiawi ini adalah Nona Christin?


Nona Christin yang biasanya memakai make up tebal itu tapi kini sudah tidak ada make up tebal lagi di wajahnya. Malah sekarang wajah itu natural tanpa riasan apapun. Sungguh Nonanya sangat cantik sekarang.

__ADS_1


Pak Joko yakin, Jika Nonanya ini ingin menjadi model akan sangat mudah dengan parasnya dan jalan anggun yang tadi, ditambah postur tubuhnya yang ideal serta tinggi akan sangat membantu Nonanya menjadi model terkenal.


Sementara Bi Asih yang melihat Pak Joko bengong lagi, sudah kehilangan kesabaran. Tanpa babibu ia langsung mengeplak kepala Pak Joko dua kali.


"Buka pintunya Joko, Nona Christin udah nunggu dari tadi. Habis itu masukin koper dan tas ini ke bagasi, lalu kita pulang!" Teriak Bi Asih di kuping Pak Joko.


Sementara yang kupingnya diteriaki kini langsung menjalankan perintahnya. Dibanding ia harus terus menerus digeplaki kepalanya.


At Mansion Smith


Setelah tiba di Mansion Smith, Christin langsung keluar dari mobil setelah dibukakan pintu oleh Pak Joko.


Christin berjalan dengan anggun menuju ke dalam mansion yang disambut bungkukan hormat dan tatapan takut pelayan serta pengawal di dalamnya.


Christin tersenyum tipis kemudian melengang pergi menuju Kamarnya. Meninggalkan raut keheranan di wajah mereka, yang melihat perubahan Nonanya yang semakin cantik bak dewi dengan penampilan fashionable serta sikap anggun tadi.


Christin kemudian berjalan ke kamar miliknya. Setelah tiba, Ia langsung membuka pintu dan melihat ke dalam kamar yang ternyata bercat perpaduan pink dan putih itu.


Ia kemudian langsung menutup pintu dan melihat ke dalam walk in closet Christin asli.


Setelah melihat, Ia dikagetkan dengan selera Christin asli. Hey, Ia juga menyukai dress, sangat malah. Tapi kenapa Christin asli memilih dress yang sangat norak seperti ini?


Sudah cukup, Ia bersabar dengan pakaian yang di bawa Bi Asih di rumah sakit. Di dalam satu koper itu, Pakaian yang menurutnya benar hanya ada 3 potong.


Astaga, Ia akan membuang pakaian yang norak ini. Tidak sudi ia memakainya.


"Astaga, Akhirnya selesai juga. Heran gue kok ada manusia mau pakai pakaian norak begitu. Dimana letak keindahannya?" Tutur Christin, Sambil menepuk kedua tangannya seolah menyingkirkan debu.


Setelah menyingkirkan semua pakaian norak Christin asli, Ia langsung memanggil pelayan untuk membuangnya.


Kemudian ia kembali melihat isi walk in closet yang masih tersisa sedikit baju itu. Ia tidak habis pikir, Bagaimana Christin asli mau membelanjakan uangnya untuk membeli pakaian norak itu?

__ADS_1


Astaga, Bahkan isi walk in closet ini. Setengah lebih sudah tidak ada, Karna ia buangi semua tadi.


Berhubung bajunya tinggal sedikit dan dressnya sudah tidak ada.


Christin memutuskan Ke Mall untuk shopping semua kebutuhannya. Baik itu Baju, Dress, Skincare, Make up, Perhiasaan. Ah semuanya, ia akan membelinya. Karna Christin adalah orang yang fashionable, Tentu ia harus menujang penampilannya dan tidak lupa fisiknya.


"Oke, Ide yang bagus. MARI KITA BERBELANJA" Teriak Christin dengan semangat, ia lalu langsung keluar kamar dan meminta Pak Joko untuk mengantarkannya ke Mall.


Setelah tiba di Mall, Christin menjadi pusat perhatian. Karna kecantikan dan keanggunannya tapi ia tidak perduli yang ada di pikirannya sekarang adalah Shopping. Ya, ia akan bersenang-senang dengan semua uang yang ia miliki di dunia ini.


Christin dikawal oleh Bodyguard


di belakangnya yang sekaligus bertugas membawa belanjaanya nanti.


Christin yang meminta mereka untuk ikut tadi karna biasanya Christin asli tidak pernah dikawal Bodyguard.


Tanpa menunggu berlama-lama, Christin langsung membeli semua yang ia butuhkan, Sampai 10 Bodyguard sudah kuwalahan membawa barang yang dibelinya.


Christin yang melihat Bodyguardnya kuwalahan membawa barang belanjaannya tidak perduli, yang penting hasrat belanjanya sudah terpenuhi.


Setelah puas berbelanja, Christin kemudian memutuskan untuk pulang. Ia kemudian menuju ke Parkiran dan menemui Supirnya untuk pulang.


At Mansion Smith


Setiba di Mansion, Christin langsung keluar dari mobil. Kemudian berjalan ke dalam Mansion, tak lupa untuk menyuruh pelayan membawa belanjaannya ke kamar dan menatanya di sana.


Setelah itu, Ia langsung menuju ke Kamarnya. Setelah tiba di kamar, ia memutuskan untuk mandi karna badannya gerah sekali.


Selesai mandi, ia memakai piyama lalu melakukan perawatan kecantikan. Christin kemudian memutuskan untuk tidur karna besok ia akan sekolah. Pastinya akan ada drama karna ia akan bertemu dengan pemeran novel "Dark Love" ini.


"Ah pasti akan seru, Aku tidak sabar untuk bertemu kalian dan membuat kalian tercengang akan perubahanku, serta pembalasan dendamku" Christin bersmrik yang terlihat mengerikan.

__ADS_1


__ADS_2