TRANSMIGRASI SI AGENT CANTIK

TRANSMIGRASI SI AGENT CANTIK
Tiba di desa Karo


__ADS_3

Setelah mendengar tentang kondisi desa Karo, Hyun merasa khawatir. Dia mengajak rekannya untuk bergegas. Tapi Lion mempunyai gagasan yang yang lebih baik.


Saat malam hari Lion meminta Hyun untuk naik diatas tubuhnya. Lalu meminta Yin dan Yun berubah wujud menjadi rubah.


Meskipun Lion masih belum bisa berubah menjadi manusia namun Kekuatannya tak bisa diremehkan. Dia mampu berlari secepat angin.


Akhirnya dengan bantuan Lion, Hyun bisa tiba di desa Karo dalam waktu yang singkat.


Betapa terkejutnya Hyun saat tiba di desa Karo. Rumah-rumah banyak yang rusak. Ladang dan kebun pun sama. Tidak ada satu penduduk pun yang berada disana.


Sebenarnya ada niatan dari pihak pemerintah untuk melakukan perbaikan. Namun mereka masih takut akan serangan susulan.


Penduduk yang selamat diungsikan ketempat yang aman. Begitupun dengan Hana dan kedua anaknya. Pengawal membawa mereka ke salah satu rumah pangeran Ji Won yang ada di kota.


Kebetulan kwang saat itu pulang. Dia berhasil membujuk majikannya untuk membawanya keluar dari pulau . Dia pulang sebelum perang terjadi.


"Sepertinya desa ini sudah tidak ada penduduknya lagi," ucap Yin sambil melihat sekitar. Banyak rumah yang rusak.


"Kakak benar. Entah dimana keluargaku sekarang." Hyun membenarkannya dengan murung.


Dia merasa bersalah karena tidak bisa melindungi keluarganya. Namun dia mempunyai keyakinan jika suaminya sudah menyelamatkan mereka.


"Kamu mau mencari mereka?"


"Tentu saja," jawab Hyun tegas.


"Tapi kerajaan ini luas loh."


"Tidak masalah. Sekalian kita berkeliling."


"Setuju!" ucap Yin dengan semangat.


Hyun dan Yun terkekeh melihat semangat Yin. Entah apa yang ada dalam pikirannya. Lion tidak memperdulikan mereka. Dia merebahkan tubuhnya disamping Hyun yang berdiri.

__ADS_1


"Apa kalian tidak lapar?" tanya Lion dengan malas. Dia merasa tubuhnya lemas setelah mengeluarkan banyak energi.


"Tentu saja lapar," jawab ketiganya kompak.


"Kalau begitu tunggu apa lagi?"


"Kita kerumah saja dulu. Tidak jauh kok dari sini," ajak Hyun.


Ketiga siluman itu sudah tahu tentang sistem kepedulian yang dimiliki Hyun. Tidak hanya sekali dua kali Hyun memperlihatkan barang aneh pada mereka. Tapi yang paling mereka suka saat Hyun mengeluarkan makanan dan minuman.


Hanya butuh waktu lima menit untuk sampai ke rumah. Ternyata keadaan rumah Hyun mengalami kerusakan lima puluh persen. Ada ruangan yang masih bisa digunakan.


Hyun mengajak mereka memasuki ruangan itu. Disana ia mengeluarkan beberapa makanan sebagai pengganjal perut.


Keempatnya makan dengan lahap. Namun diantara mereka berempat Lion makan paling lahap.


Setelah makan Hyun meminta mereka untuk istirahat. Mereka tidur dalam ruangan itu bersama. Karena hanya ruangan itu yang nyaman digunakan.


Keesokan harinya Hyun bangun seperti menjelang pagi. Seperti kebiasaannya setiap hari, dia akan melakukan olahraga dan pemanasan.


Hyun berlari mengelilingi desa. Dia ingin mengetahui keadaan desa Karo secara menyeluruh.


Ternyata memang tidak ada satu orang pun yang masih tinggal disana. Dia juga menemukan pemakaman baru yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.


Hyun menebak jika yang dikuburkan di makam itu korban dari peperangan. Hyun kembali kerumah setelah puas berkeliling.


Setibanya dirumah dia menuju dapur. Meskipun keadaan dapur porak-poranda namun semua peralatan masak masih tersedia.


Kebetulan Hyun melihat Yun sudah bangun. Dia mengajaknya untuk membetulkan atap yang rusak.


Seperti biasa dia meminta beberapa barang pada penjaga sistem. Seperti kayu dan juga genteng. Tidak lupa dengan kayunya.


Meskipun Hyun tidak berniat untuk tinggal disana, namun dia tidak mempermasalahkannya. Dia berharap saat dapur ini ia tinggalkan dapat dipergunakan dengan baik oleh orang yang datang kesini nanti.

__ADS_1


Hanya butuh waktu satu jam bagi keduanya untuk memperbaikinya. Yin yang juga sudah bangun, ikut membantu mereka bersih-bersih.


Lion datang dengan membawa seekor rusa. Hal itu membuat ketiganya kaget. Sejak kapan singa itu bangun dari tidur?


"Dapat dari mana rusa itu?"


"Tentu saja dari hutan," Jawa Lion bangga


"Tadi aku lihat kamu masih tidur. Tau-tau sudah bawah rusa."


"Tidak baik membuat perut lapar lebih lama lagi."


"Kok nggak langsung kamu makan saja kalau lapar?"


"Makan saja kalau kamu mau. Aku lebih suka rusa bakat buatan Hyun. "


Sejak bertemu dengan Hyun ketiga siluman itu sudah tidak lagi memakan daging mentah. Menurut mereka daging yang dimasak lebih enak dari daging mentah.


Hyun tertawa mendengar perbincangan Lion dengan Yin. Dia turun dari atas atap.


"Terimakasih. Jadi sekarang kita bisa makan daging rusa," Kata Hyun pada Lion.


"Tidak usah berterima kasih. Lebih baik sekarang kamu masak daging ini agar


" Oke!"


Hyun tidak membantah ucapan Lion. Dia segera menyembelih rusa tersebut dan mengulitinya.


Hyun tidak bekerja sendiri. Dia dibantu oleh oleh Yin dan Yun. Sedangkan Lion kembali malas-malasan sambil menunggu makanannya matang.


Hyun memasak daging rusa menjadi steak. Meskipun rasanya agak berbeda dengan steak sapi, namun baunya membuat mereka kelaparan.


"Sekarang kita makan!"

__ADS_1


__ADS_2