TRANSMIGRASI SI AGENT CANTIK

TRANSMIGRASI SI AGENT CANTIK
Draft


__ADS_3

Selir Agung memutuskan untuk membawa pangeran Ji Won ke rumah orang tuanya. Hal itu ia lakukan karena dia merasa istana tidak lagi aman untuknya.


Saat sang kakak berkunjung, dia datang bersama tabib dari tanah seberang, Dari hasil pemeriksaannya, pangeran Ji Won tidak hanya mendapatkan luka fisik ditubuhnya. Namun juga terkena racun yang sangat mematikan.


"Apa yang kamu katakan selir?"tanya kaisar Tan kaget.


Kaisar tidak menyangka jika kedatangan selir Agung ke ruang kerjanya hanya untuk meminta izin membawa pangeran Ji Won keluar istana.


"Mohon yang mulia mengizinkan hamba untuk membawa pangeran Ji Won ke kediaman orang tua saya," jawab selir Agung dengan gugup.


"Kenapa pangeran harus pindah? Bukankah disini sama saja?"


"Ucapan yang mulia memang benar. Tapi hamba takut. Sudah lebih dari setahun pangeran tidak siuman. Saya berharap dengan pangeran pindah, pangeran bisa membaik."


Kaisar Tan terdiam. Apa yang dikatakan selir Agung benar. Meski sudah lebih dari setahun namun keadaan pangeran Ji Won tidak ada perubahan.


"..."

__ADS_1


"Saya hanya ingin yang terbaik buat pangeran yang mulia . Bagaimana pun pangeran Ji Won adalah putra hamba satu-satunya. Tolong penuhi keinginan hamba yang mulia " bujuk selir Agung dengan lembut.


Selir Agung memutuskan untuk tidak menceritakan tentang pangeran Ji Won yang keracunan. Yang paling penting dia berhasil membawa pangeran Ji Won keluar dari istana.


Dia yakin jika racun yang saat ia ada di tubuh pangeran Ji Won merupakan ulah orang istana. Dia tidak bisa


"Baiklah...kapan berangkat?" tanya kaisar Tan yang tiba-tiba menyetujui usul selir Agung.


"Lebih cepat lebih baik. Namun semua terserah yang mulia," jawab selir Agung dengan mata berbinar. Akhirnya keinginannya diwujudkan oleh suaminya.


"Besok pagi saja. Aku akan ikut mengantar sekaligus berjumpa dengan ayah mertua. Sudah lama aku tidak berjumpa dengan beliau."


Selir Agung langsung memeluk tubuh kaisar Agung dengan gembira. Bahkan tak sungkan duduk diatas pangkuan sang suami.


Tentu saja hal itu tidak di sia-siakan oleh kaisar Tan. Apalagi sudah lama dia tidak bercinta dengannya.


Keduanya larut dalam gelora asmara. Hingga tidak sadar jika mereka melakukannya di ruang kerja.

__ADS_1


Keesokan harinya pangeran Ji Won benar-benar diantar ke kediaman orang tua selir Agung. Kaisar Tan yang awalnya ingin ikut tiba-tiba ada urusan yang tidak bisa di tinggalkan.


Rumah keluarga selir Agung masih berada disekitar ibu kota. Tempatnya tidak jauh dari kediaman menteri pertahanan yang tidak lain kakak dari selir Agung.


Kedatangan selir Agung dan Pangeran Ji Won sudah ditunggu oleh tuan besar Yue yang tak lain ayah dari selir Agung.


"Akhirnya kalian datang juga. Ayo bawa pangeran masuk kedalam!" ajak tuan besar Yue saat Selir Agung turun dari kereta kuda.


Mendengar ucapan sang ayah, selir Agung langsung memerintah pengawal untuk langsung membawa pangeran Ji Won kedalam kamarnya.


Ternyata tuan besar Yue sudah mempersiapkan semuanya dengan baik. Tabib yang pernah dibawah oleh menteri pertahanan ke istana.


Namanya tabib Ji. Tabib Ji berasal dari kerajaan air. Kebetulan dia berpetualang hingga kerajaan Api.


Saat ini tabib Ji memeriksa kondisi pangeran Ji Won. Tuan besar Yue dan selir Agung turut berada disana untuk melihat.


"Apa tabib bisa menyembuhkannya?"

__ADS_1


"Saya akan berusaha sebaik mungkin."


"Baiklah....saya mempercayakan kesembuhan pangeran Ji Won kepada anda."


__ADS_2