Tujuan Hidup

Tujuan Hidup
bab 11.lelah


__ADS_3

acara pernikahan telah usai.mereka memutuskan untuk menginap d villa,karena malam sudah larut.


mereka secara bergantian membersihkan dirinya,karena badannya d penuhi keringat .


rinna membaringkan badannyanya di ranjang


roy tidur di sebalah rinna.


roy memiringkan badannya,memeluk dan mencium rinna dengan lembut.rinna membalas pelukannya.


"sudah malam,tidurlah."ucapan itu begitu lembut terdengar di telinga rinna.


rinna hanya mengangguk,tanpa membuka mulutnya.mereka tidur berpelukan.


seperti teletubis aja berpelukan .


___


kali ini roy bangun lebih awal,selesai mandi roy berdiri d balkon kamarnya.merasakn hembusan angin di pagi hari.melihat pemandangan indah yg tak pernah mereka temui di ibu kota.


villa ini memang jauh dari ibu kota.hanya ada pepohonan dan bukit bukit kecil.udaranya masih terasa segar dan bersih belum tercemar.


matahari mulai menampakkan diri.


sinarnya yg hangat ,pemandangan yang indah udara yang sejuk membuat mata termanjakan.


roy mendekati rinna yg masih tertidur pulas.duduk d samping ranjang dan memandang wajah cantik istrinya.ia tersenyum tipis sembari mencium kening istrinya dengan sangat hati hati agar tak membuatnya terbangun.


namun ciuman itu membuat rinna merasa ada yg berbeda dan membuatnya terbangun.


rinna membuka matanya,ia melihat wajah tampannya yg tersenyum manis memandanginya


rinna membalas senyuman roy.


"selamat pagi sayang,bangunlah dan bersihkan dirimu,orang orang pasti sudah menunggu kita."ucapan itu sungguh lembut terdengar,ia sungguh suami idaman.rinna bergegas pergi ke kamar mandi sedangkan roy pergi keluar menemui keluarganya yg sudah berkumpul d ruang makan.


"pagi semua."roy menyapa mereka dengan senyuman dan hati berbunga.


mereka membalas sapaan roy .


mereka asyik berbincanng dan tertawa renyah.sungguh keluarga harmonis.

__ADS_1


"roy,mana rinna ,apa dia masih tidur?apa kalian sudah pikirkakan akan tinggal dimana.


mama berharap kau tinggal bersama mama."mama bertanya dengan nada lembut dan berharap roy mau menerima permintaannya.


"aku dan rinna akan tinggal di rumahku mah.seperti biasa setiap akhir pekan kita pasti berkunjung dan menginap d rumah mamah,kami ingin mandiri."jawaban roy membuat mamah kecewa.tapi memang benar,alangkah baiknya seseorang yg sudah menikah harus hidup berpisah dari keluarganya agar bisa hidup lebih mandiri.


"itu ide yang bagus,kamu harus menjadi laki laki yg mandiri.tak penting kau tinggal dimana yg terpenting kau harus bisa melindungi istrimu.sekarangn kau sudah menikah,kau harus bisa lebih bijak dalam mengbil segala keputusan."


papah memberikan saran dan roy mengangguk mengerti.


"iya pah."


selesei mandi rinna keluar,ia tak menemukan suaminya.ia buru buru merias wajahnya dan berganti pakain santai.


rinna melangkah keluar hendaknmenemu mereka,langkah nya terhenti,ia menghela nafas panjang.rinna grogi karena ini kali pertamanya ia menjadi menantu keluarga terhormat.


"selamt pagi semua,mah ,pah."rinna menyapa mereka dengan hati yang dag dig dug der.


rinna duduk d sebelah roy.


mereka membalas sapaan rinna.


"iya mah nyenyak."rinna masih belum terbiasa dengan kehadiran mereka.rinna grogi.


roy menepuk dan mengelus belakang pundaknya.


mereka makan dan di iringi obrolan kecil


selesei makan roy dan papah duduk bersantai di teras sambil menikmati pemandanngan .


rinna,mamah dan rere pergi ke belakng villa,di sana ada danau kecil dan taman bunga yg indah.


"wao sungguh indah,tak menyangka masih ada tempat indah di sini."rinna kagum melihatnya.ia memetik beberapa tangkai bunga dan mengikatnya.


"kak rinna,ayo kita selfi ,sebagia kenang kenangan."rere mengajak rinna dan mamah untuk mengabadikan momen indah ini.rinna dan mama setuju dengan ide rere.


mereka mengambil beberapa foto.


mereka ngobrol panjang lebar dan tertawa renyah seperti tak ada beban,mereka sungguh bahagia.


matahari mulai menjulang tinggi mereka memutuskan untuk kembali masuk villa.

__ADS_1


dan mengistirahkan diri sebelum melakukan perjalanan pulang.


mamah dan papa istirahat d kamar mereka begitupun dengan rere.


rinna dan roy kembali ke kamar.


mereka merebahkan tubuhnya di ranjang.


"sayang,apa kau bahagia?mulai hari kau tinngal di rumahku?kau sudah jadi istriku,kau tak boleh pergi dengan laki laki laen tanpa seizin ku,kita harus saling terbuka, jangan sampai ada hal sekecil apapun yg kita tutupi.apa kau mengerti."roy bertanya dan memberi penjelasan pada rinna.berharap kedepnnya tak akan ada salah paham ataupun kebohongan.


"iya aku mengerti,aku akan berusaha menjadi istri yang baek,jika aku melakukan kesalahan,tolong tegur aku,jangan diamkan aku agar aku bisa memperbaiki kesalahku."rinna menjawab dengan nada lirih.biar gimanapun sulit rasanya dua pikirin manusia menjadi satu tp apa salahnya jika kita mau mencoba dan berusaha menjadi yg terbaek.


roy mengerti apa yg di inginkan istrinya.ia memeluk dan mencium kening istrinya.


hangatnya pelukan dan lembutnya ciuman itu membuat hati rinna merasa sejuk.


banyak harapan yg ingin ia katakan.


oh tuhan tolong jaga cinta kasih kita,semoga tetap indah dan abadi hinnga maut yg memisahkan.


itu hanya secuil harapan semua insan yg tak ingin hidup menderita karena cinta.


manusia terlalu banyak harapan dan keinginan.


manusia terlalu banyak permintaan.


manusia bnyak merencanakan sesuatu yang indah tapi hanya tuhan yang tau jalan kehidupan ini dan hanya tuhan yg menentukan hidup kita.


manusia hanya boleh berusaha dan berdoa.


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


terimakasih kak udan mau baca novel aku,semoga kalian suka


selesei membaca jangan lupa tinggalkanπŸ‘like.komen dan saran ya supaya author bisa memperbaikinya.


jagan lupa vote dan tinggalkn tanda ❀️.


sebagi tanda kalian suka dengan karyaku


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2