
alasan roy sungguh masuk akal.rinna sedikit lega.
"apa kau senang."tanya roy,yang masih memeluk rinna.
"iya,aku senang."jawab rinna.
roy melepaskan pelukannya dan memegang pipi rinna.roy memandang wajah istrinya penuh nafsu.
roy mencium bibir istrinya,ingin rasanya ia memakan hingga tulangnya.
rinna mendorong tubuh roy,namun roy semakin gila dengan aksinya.
wajah rinna memerah,malu akan tinggkah suaminya.
ciumannya membuat nafas rinna semakin sesak.
rinna mendorongnya kuat.hingga roy terpental agak menjauh darinya.
"kenapa kau menciumku,ini tempat umum,sayang."ucap rinna.
"kenapa harus malu,kau istriku."jawab roy enteng.sungguh roy tak punya malu meski banyak orang,rinna adalah istrinya,tak perduli dengan kata kata orang,roy berfikir ini dunia terasa iya yang punya.
rinna telah membuat roy menjadi bucin.
rinna mencubit perutnya.roy meringis kesakitan
"ini hukuman bagi orang yang berotak mesum."ucap rinna.
roy terus menggoda rinna,hingga rinna merasa kesal dan lelah di buatnya.
"sayang,aku lelah,aku ingin pulang."ajak rinna manja, sembari beranjak dari duduknya.
roy mengikuti langkah istrinya.
mereka berjalan melangkah menuju parkiran.
mereka masuk mobil dan roy melajukan mobilnya dengan pelan dan santai.
selama perjalanan pulang rinna diam ,menikmati irama lagu yg di putar roy.
mereka menirukan lagunya dan saling membalas.
roy: aku sepi sepi sepi jika tak ada kamu
rinna: aku mati mati mati jika engkau pergi
roy: dengarlah kesayanganku jangan tinggalkan ku
tak mampu jika ku tanpamu.
rinna: dengarlah kesayanganku hidup matiku untukmu
ku mohon pertahankan aku.
(kesayangan *al ghazali*)
tak terasa satu hari penuh,mereka telah menghabiskan waktu bersama.
mereka merasa bahagia.
tak perduli dengan kejadian yg kemaren kemaren,mereka hanya ingin menikmati hari ini dan hari hari berikutnya.
tak ingin menjadikan masa lalu sebagai kenangan,namun ingin menguburnya dalam dan ingin membuka lebaran baru.
mobil roy telah sampai di halaman rumah roy yg luas.
roy memarkirkan mobilnya.
rinna turun dari mobil di susul roy.
mereka berjalan masuk rumah dengan tangan roy melingkar di pinggang rinna.
merasa badan lengket berbau keringat,mereka memutuskan untuk mandi bersama.
selesei mandi dan berganti pakean mereka turun untuk makan malam.
__ADS_1
selama mereka mengunyah makanan tak ada yg bersuara ,hanya suara sendok dan piring yg saling beradu.
makan telah selesei,rinna dan roy kembali ke kamar.
duduk di atas ranjang,rinna sibuk membalas beberapa pesen dari tata dan raka.
sedangkan roy sibuk dengan laptopnya,memeriksa beberapa pekerjaan kantor.
"sayang."panggil rinna mesra.
"heem..ada apa?"jawab roy yg masih sibuk dengan laptopnya.
"bulan depan ,kita jadikan mengunjungi mamaku?"tanya rinna disela kesibukan roy.
"iya,aku akan mengatur jadwalnya."jawab roy tanpa menoleh rinna dan tetap fokus dengan laptopnya.
rinna merasa senang.roy selalu memanjakan dirinya.tak pernah memarahi atau membentaknya.
ia merasa wanita yg sangat beruntung bisa menikahi roy.
baginya tak ada pria setampan dan sebaik roy,roy sungguh pria sempurna di matanya.
tak ingin menyia nyiakan kesempatan,rinna memeluk dan mencium bibir roy.
roy tersenyum dan membalas ciuman istrinya.
roy tau apa yang di inginkan istrinya.roy menutup laptopnya dan menaruhnya di atas meja,samping ranjangnya.
roy mematikan lampunya,hanya lampu tidur yg masih menyala. rinna tersenyum bahagia,suaminya sangat peka dan tau apa yang ia inginkan.
roy ******* bibir rinna,rinna membalasnya.
roy mulai memainkan aksi gilanya dengan pelan dan lembut.
rinna larut dalam permainan suaminya.
betapa bahagianya mereka,seperti malam miliknya berdua.tak ada pikiran laen,selain bisa saling menikmati dan dan memuaskan hasratnya.
mereka mengulanginya hingga beberapa kali.
___
pagi telah tiba,rinna sibuk menyiapkan segala keperluan suaminya.
hari ini rinna telah selesei perannya sebagai siswa kampus.
tugasnya kini hanya melayani suaminya dengan sepenuh hati.
roy melihat istrinya yg sibuk pagi ini,tersenyum bahagia melihat istrinya telah berubah.
rinna semakin dewasa dan tau perannya sebagai seorang istri
mulai hari ini,rinna ikut pergi kekantor.hanya sekedar membantu pekerjaan suaminya.
roy mengajari istrinya dalam berbisnis.
sebenarnya roy tak ingin melihat istrinya bekerja.
namun menurut roy,rinna akan cepat bosen di rumah tk melakukan apa apa.
apalagi saat ini mereka belum punya momongan.
kemanapun roy pergi,ia akn mengajak istrinya.tak ingin ada salah paham lagi di antara mereka.
hari sudah mulai siang.roy mengajak rinna makan di luar.
mereka pergi mengendarai mobil yg di kemudikan roy.
roy menghentikan mobilnya di depan lestoran mewah.
rinna dan roy turun masuk lestoran.
rinna mencari tempat yg pas untuk mereka.
ia memilih duduk di pinggir taman.
__ADS_1
rinna menikmati pemandangannya.
di samping lestoran memang ada taman kecil
yg di tanami beberapa jenis bunga.
bunga yg indah dan cantik.
"sayang,bolehkah aku menanam bunga di rumah??"tanya rinna yg teinspirasi oleh taman kecil itu.
"tentu saja boleh!"balas roy tersenyum.
apapun yang rinna inginkan,roy berusaha memenuhinya.tak ingin membuat rinna bersedih atau kecewa.
mereka menikmati makanan yg si sajikan dua pelayan cantik.
makanan di sini terkenal mahal tapi enak,sesui dengan harganya.
lestoran ini buka dua puluh empat jam dan selalu ramai pengunjung.
tempatnya yg bersih dan nyaman di tambah makanannya yg pas di lindah membuat para pengunjung merasa ingin dan ingin lagi kembali menikmatinya.
roy menyuapi rinna,karena rinna sangat lambat dalam urusan makan,ia lebih sering memandang wajah suaminya daripada menikmati makananya.
"roy?"panggil seseorang dari belakang.
suara itu tak asing bagi telinga roy.roy menoleh,terkejut melihat kedatanganya.roy berdiri dan menatapnya dengan tatapan membunuh.
"kenapa kau ada di sini?tanya roy sinis,mengepal tangannya dan ingin rasanya ia mengusir wanita sialan itu pergi dari hadapannya.
rinna ikut berdiri di samping roy.
roy menggengam tangan rinna.
"roy,aku merindukanmu."ucap yola mesra.
ia sangat merindukan roy.dia merasa sangat bodoh dan menyesal telah meninggalkan roy,dan lebih memilih pengusaha kaya yang sekarang jadi suaminya.
ia melakukannya karena tak ingin hidup dalam kemiskinan.saat itu roy mengalami kebangkrutan dan hampir jatuh miskin.
hingga yola lebih memilih pergi meninggalkan nya.
roy tak menggubris yola,roy lebih memilih pergi meninggalkan yola,yola berusaha menarik tangan roy,namun roy melepaskan kasar.
yola tak terima dengan sikap roy yg sudah tak perduli dengannya.
yola mengambil segelas orange jus yg ada di meja dan menyiramnya ke arah rinna.
"byuur"segelas air itu membasahi tubuh rinna.
melihat rinna basah kuyup,roy melepas jasnya dan menyelimutkan di tubuh istrinya.
roy sangat marah dan membentak yola.ingin rasanya roy menampar yola,namun rinna menghentikannya dan menarik tangan roy.
mereka memilih pergi meninggalkan yola.
semua pasang mata telah melihat kejadian itu.
mereka hanya diam tak berani berkutik,mereka tau jika yg ada masalh adalah bos besar.
yola merasa di permalukan.yola tak terima dan ingin balas dendam.entah apa yg akan si rencakan yola,yg jelas yola marah dan tak terima.
Bersambung.....
selesei membaca jangan lupa like,komen dan saran.
vote dan rate
mampir juga ke novel aku yang laen.
๐๐roda kehidupan
๐๐terpaksa menikahinya
terima kasih
__ADS_1
salam hangat dari saya( dwi rinawati)