Tujuan Hidup

Tujuan Hidup
30.lahiran


__ADS_3

8 bulan kemudian


perut rinna sudah terlihat semakin membuncit.rinna semakin bahagia dengan kehamilannya.ia tak sabar menunggu kehadiran sang jabang bayi lahir ke dunia.


begitu juga dengan roy,semakin hari roy semakin menyanyangi rinna.cinta mereka semakin tumbuh subur.


banyak mata memandang dengan tatapan cemburu dan iri dengan kemesraan mereka.


roy selalu ingin pulang cepat dan tak ingin lama lama di kantor.ia selalu memanjakan istrinya.apa yg rinna inginkan,ia berusaha memenuhinya.


rinna duduk di taman belakang rumahnya.ia menikmati pemandangan di pagi hari.sedangkan roy asyik dengan alat olahraganya.


rinna melihat tubuh suaminya yg kekar dan berotot itu,rinna semakin terpesona dengan ketampanan dan kegagahan suaminya.


"sayang,kamu sudah lama asyik dengan alat itu, kemarilah dan istirahalah!"teriak rinna.


roy menoleh ke arah istrinya ,ia tersenyum manis.mungkin istrinya kini ingin di manja,jadi roy lebih memilih menghentikan aktifitasnya dan menemani istrinya.


roy duduk di samping istrinya.


rinna menyodorkan segelas air putih.roy menerimanya dan menyesapnya hingga habis.


keringat bercucuran membasahi tubuh kekar roy.


"sayang,apa kamu pingin istirahat di kamar?" tanya roy sembari mengusap perut rinna yg semakin membesar.


"tidak,aku hanya ingin kau menemaniku bersantai di sini !" jawab rinna manja.


roy tersenyum dan mengangguk.


"kamu pingin makan apa? biar aku buatin!"ucap roy lembut.


"tidak,aku tidak pingin apa apa!" jawab rinna


"diam lah disitu,itu sudah membuatku kenyang!" jawab rinna sambil memencet hidung suaminya pelan.


roy ketawa renyah mendengar istrinya yg manja.


ya begitulah kisah mereka,bahagia pada akhirnya.


sebentar lagi kebahagian mereka akan bertambah dengan kehadiran si buah hati yg selama ini mereka nantikan.


roy dan rinna kembali ke kamar.roy pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.sedangkan rinna duduk manis di atas ranjang sambil membalas chat dari raka dan tata.


____


tata sudah menikah dengan anjas sebulan yg lalu.mereka sedang menikmati bulan madu di bali.mereka memilih bali sebagai tempat bulan madu,selain dekat juga tak perlu meraup koceh terlalu dalam.


"sayang,rinna sebentar lagi akan lahiran,aku ngk sabar pingin lihat anak mereka.pasti lucu dan menggemaskan!" ucap tata penuh kegembiraan.


"tenang sayang,aku juga tidak mau kalah dengan mereka,kita pasti akan punya anak yg lucu dan imut nantinya" jawab anjas menggoda.


"kau ini,aku serius tau !" jawab tata sedikit kesel.


"aku juga serius,dua rius malahan !" balas anjas terkekeh sambil mengecup b***r manis tata.


tata membalasnya.anjas semakin menggila dengan kelakuannya.ia tak tahan dan semakin rakus.suasana kembali sunyi tanpa suara.hanya suara de****n mereka yg terdengar jelas.


tata larut dalam permainan suaminya.mereka sembunyi di balik selimut tebal dan berbau sangat wangi itu.


kedua insan itu kini telah meniati indahnya bulan madu.

__ADS_1


semakin detik semakin menggila aksi mereka.seperti singa lapar menemukan mangsanya.cintalah yg membuat mereka semakin gila .cintalah yg membuat mereka semakin rakus.cintalah yg membuat mereka semakin bergairah.ya hanya cinta yg mampu menaklukkan segalanya.


permainan telah selesai.mereka memutuskan untuk membersihkan diri.karena badan mereka terasa sangat lengket setelah bera*u.


rasa lelah terbayar sudah dengan rasa puas.


tata menyiapkan sarapan pagi.sedangkan anjas membereskan kamarnya yg sudah lihat berantakan.selimut yg tak karu karuan,pakaain yg berantakan.dengan telaten anjas membereskannya.


"sayang,sarapan sudah siap,ayo kita makan?" panggil tata


"iya sebentar."jawab anjas.anjas menghampiri istrinya yg sudah lebih dulu duduk di meja makan.


mereka mulai melahap sarapannya dengan rakus.perutnya sungguh sangat lapar,tenaganya sungguh sangat terkuras.


permainan tadi pagi membuat tenaga mereka lenyap dan terkuras habis.


"sayang,kamu memang yg terbaik,masakanmu sangat enak!" ucap anjas memuji.


"benarkah,terima kasih sayang !" jawab tata sambil megusap pipi anjas lembut.


"ow ya,bos roy mengirim tiket pesawat untuk kita.lusa kita harus sudah kembali." ucap anjas.


"bagus,kita sudah satu minggu disini,jadi aku pingin cepet cepet pulang


aku rindu rumah."jawab tata girang.


"kamu tidak asyik,aku lebih suka di sini lebih lama.menikmati kehidupan bersamamu,lepas dari semua pekerjaan."jawab anjas sedikit layu.


"kau ini,kalau kamu malas kerja,kamu mau kasih aku makan pakai apa?" jawab tata sedikit keras.


"ya ya,aku kalah.aku akan kerja lebih keras lagi."balas anjas pasrah.


____**


siang ini rinna hanya duduk duduk di depan tv.roy menemani rinna dengan duduk di sampingnya.


tiba tiba perut rinna terasa sakit tak tertahankan.


rinna meringgis kesakitan.


roy melihatnya dan dengan sigap roy merangkulnya dan memanggil sopir agus untuk membantunya.


"sayang,kamu kenapa?"tanya roy khawatir.


"aku tidak tahu,perutku terasa sakit,aku ngak kuat rasanya."jawab rinna lirih.rinna semakin merintih dan tak kuat lagi.


bibi berlari menghampiri rinna ,sedangkan agus berlari menyiapkan mobil.


"tuan,sepertinya nona mau lahiran."ucap bibi panik.


Roy kembali sumringah mendengar ucapan bibinya.


dengan segera Roy membopong rinna keluar dan masuk kemobil.bibi duduk di depan bersama agus.


agus dengan cekatan mengegas mobilnya sedikit kenceng.


"sayang,bertahanlah sebentar lagi kita sampai rumah sakit."ucap roy menenangkan rinna.


rinna mengangguk menahan rasa sakitnya.


rinna mencoba menahannya.semakin menit semakin terasa sangat sakit.mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki terasa sakit semua.tulangnya semakin terasa patah patah.

__ADS_1


agus menghentikan mobilnya dan berlari masuk rumah sakit,memanggil dokter untuk menyiapkan semuanya.


bibi panik membuka pintu mobil untuk roy dan rinna.


roy lebih panik lagi,mengangkat tubuh rinna yg semakin gendut itu.


dengan tenaga double extra roy sedikit memepercepat langkahnya.


kini rinna sudah berada di ruang bersalin.


roy dan bibi menemaninya di samping rinna.


dokter siap untuk melakukan tugasnya.


"nona ikuti arahan saya ya?ucap dokter cantik itu.


"tarik nafas panjang,keluarkan pelan.ulangi lagi ya nona.tarik nafas panjang keluarkan pelan.


nona harus rilex dan jangan tegang ya."dokter itu dengan telaten dan sabar mengarahkan rinna.


roy memegang tangan kanan rinna.tangan kirinya mengusap ngusap kepalanya lembut.sesekali ia mengecup kening istrinya.


roy berdoa dalam hati demi keselamatan bayi dan juga istrinya.


bibi memegang tangan kiri rinna sambil mulutnya komat kamit baca doa.


rinna dengan sekuat tenaga me****n.


keringat dingin jatuh bercucuran keluar dari tubuhnya.


tangannya menggegam tangan roy dan bibi dengan kuat.


nafasnya mulai tak beraturan namun ia tetap berusaha kuat demi sang jabang bayi.


sekitar setengah jam berjuang akhirnya terdengar nyaring bunyi tangisan sang jabang bayi.hati rinna merasa lega dan bersyukur.


roy bahagia bukan kepalang mendengar tangisan putranya.


setelah perawat membersihkan tubuh si munggil,roy langsung mengmbilnya.


roy adzan dan komat di telinga putranya.


mereka berharap putranya akan menjadi anak yg soleh dan berguna bagi semuanya.


sedangkan rere san raka kini sedang menikmati masa pacarannya.


mereka semakin romantis dan membuat hati orang lain melihat keromantisan mereka.


akhirnya kehidupan mereka berubah dan kini mereka hidup bahagia.


tamat....


👍👍👍


baca juga karya aku yg lainnya.yg mau ikut gabung ke grup aku juga boleh xo.


syukur syukur kalu mau ninggalin like ,vote dan ratenya.


di tunggu komen dan kritiknya.


terima kasih🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2