
pagi ini rinna dan roy bersiap hendak ke bandara.
mereka bermaksud mengunjungi mama tanti.
hati rinna sangat bahagia,seperti bunga bermekaran.
ia akan melepas rindu kepada orang yg telah melahirkannya.
orang yg sudah lama ia rindukan,ini pertama kalinya rinna mengunjungi mama tanti bersama suaminya.
"sayang,terima kasih kau telah tepati janjimu." ucap rinna mesra.
melingkarkan tangannya ke pinggang roy.
"tentu saja,aku bukan tipe pria yg ingkar janji." jawab roy.
menyilakan poninya dan mencium keningnya lembut
__
roy dan rinna telah sampai di rumah mama tanti.
mengetuk pintu pelan.
mama membuka pintunya dan tersenyum merekah.
"sayang."panggilanya dan memeluk putri cantiknya.
"ma,aku merindukanmu."ucap rinna yg masih dalam pelukan mamanya.
"mama juga merindukanmu,sangat merindukanmu."jawabnya dan mencium pipi putrinya.
"sayang ayo masuk."ajak mama dan mempersilahkan roy masuk.
duduk di ruang tamu.
"terima kasih nak roy,kamu sudah mengajak rinna kesini,kamu juga udah menjaganya." ucap mama bahagia mendapat menantu sebaik roy.
"iya ma,terima kasih juga,mama telah melahirkan gadis secantik dia,aku akan menjaganya dengan baik."jawab raffa mengelus rambut rinna.
mereka asik mengobrol,saling bertanya kabar.
karena memang sudah lama tk berjumpa.
rasa rindu yg mereka tahan kini tak mampu ia bendung.
rinna masih terus memeluk mamanya.
roy mampu mengubah rinna menjadi wanita penyayang.
roy bangga dan bahagia melihat mereka kembali akur.
tujuan ku telah berhasil ,untuk menyatukan cinta mereka.
manusia harus selalu berdamai dengan hati,agar tak ada yg terluka atau ada yg melukai.
___
sore hari rinna dan mama tanti duduk di ruang tengah.
berbincang dan bercanda.
__ADS_1
"sayang,kapan program hamil."tanya mama yg menginginkan cucu.
rinna tersedak mendengar pertanyaan mamanya.
roy mendekati rinna dan menyodorkan segelas air putih.
rinna mengambil dan menyesapnya.
"secepatnya ma,doakan semoga allah cepat memberinya kita momongan"jawab roy.
rinna tersenyum mendengar jawaban suaminya.
"iya,kamu harus bersabar dan berusaha."balas mama
"iya ma."jawab rinna.
rinna dan roy memang tak ingin menundanya tapi semua terserah yg diatas. anak adalah titipannya,jika allah belum memberinya maka kita bisa apa,hanya bersabar dan berusaha.
hari sudah malam rinna dan roy istirahat di kamar.
"sayang."panggilnya lirih
"heemm."jawab roy yg masih sibuk dengan hpnya.
"sayang."panggilny lagi.
"ada apa?"jawabnya.tangan roy masih sibuk dengan hpnya.
"sayang."panggilny mesra dan mendongakkan kepalanya sejajar dengan suaminya.
tangan kananya melingkar di perut suaminya.
roy mengambil nafas panjang dan mengeluarkan pelan.menaruh hpnya di meja.
"ada apa."jawabnya mesra.
"aku rindu."balasnya menggoda.
roy tersenyum dan paham dengan kata kata istrinya .
roy mencium kening istrinya pelan.
tangan dan bibir roy mulai berkeliaran mencari mangsa.
roy semakin gila di buatnya.
rinna menikmatinya dengan rasa penuh cinta.
suaminya telah membuatnya merasa puas.
gairahnya semakin buas tak terkendali.
sungguh malam yg indah bagi dua insan yg sedang memadu cinta.
tak ada yg menolak,api cinta semakin berkobar membara.desahan dua insan memenuhi sunyinya ruangan.
dalam dua jam ia terkapar tak berdaya.
nafasny ngos ngosan tak beraturan.
rasa puas dan bahagia berselimut dalam benaknya.
__ADS_1
merasa lengket dan kotor ,karena habis bertanding membuat tubuhnya tak nyaman.
mereka masuk kamar mandi dan membersihkan diri.
keluar kamar mandi dan melanjutkan mimpinya.
rasa lelah membuatnya tertidur pulas.
pagi buta rinna dan roy bangun.
habis sholat shubuh rinna pergi ke dapur,
membantu mamanya yg sibuk memasak menyiapkan sarapan.
"ma,nanti kekantorkah?"tanya rinna.
"iya,mama ada mieeting penting,
nanti mama usahakan pulang cepet."jawab mama.
mereka menikmati sarapan pagi dengan lahap.
selesei sarapan mama langsung ke kantor.
rinna dan roy pergi jalan jalan,menikmati indahnya negara"j".
berhenti di rumah makan siap saji.
menikmati makanan yg ia pesen.ada berapa olahan seafood yg sudah terhidang depannya.
"apa kau suka?"tanya roy.
"iya,aku suka."jawabnya dan melanjutkan makannya.
"sayang,aku mau ke toilet."ucap rinna dan pergi meninggalkan roy.
"selamat siang tuan."sapa pria itu dan menundukkan kepalanya.
roy menoleh dan membalas sapanya.
roy tak asing dengan wajah pria itu.
ia mencoba mengingat ngingatnya.
kini ia ingat dan yakin jika laki laki itu teman kuliah rinna.
"bolehkah saya duduk."tanyanya.
"silahkan."jawab roy singkat.
roy yakin jika pria ini ada niat laen.
"tuan,kau adalah pria yg beruntung ke dua setelah aku."ucapnya dan tersenyum licik.
menghisap rokok dan mengeluarkan kasar.
roy mencerna setipa kata yg keluar dari mulut pria itu.berfikir dan tak mengerti apa maksudnya.
"katakan ,apa yg kau inginkan."tanya roy sedikit menekannya.
"haha...apa istrimu tidak pernah menceritakan masalalunya saat bersamaku."jawabnya dan tersenyum kaku.
__ADS_1
pria ini sungguh licik dan tak tau apa yg sebenarnya ia inginkan.
yg jelas tujuaanya sangat tidak baik dan bisa membuat api semakin membara.