Tujuan Hidup

Tujuan Hidup
25.di jebak 1


__ADS_3

itu sumpah jo yg selama ini ia pendam dan ingin wujudkan.


jiwa yg jahat mampu membuat seseorang menjadi monster.


siang hari rinna dan roy kembali kerumah mama tanti.


mereka duduk di ruang keluarga.


"ma, besok pagi kita harus kembali ketanah air,masih ada pekerjaan yg harus aku seleseikan. " ucap roy.


"padahal mama masih kangen sama kalian, tapi pekerjaanmu sudah menunggumu." jawab mama tanti sedih.


rinna memeluk mamanya dan menciumnya.


mengenggam tangannya lalu memandangnya lekat.


"ma,jika ada waktu luang kita pasti akan kesini lagi." jawab rinna.


sejujurnya ia juga tidak ingin cepat berpisah dengan mamanya.namun pekerjaan roy juga penting.


"iya ma,kita pasti akan sering sering jenguk mama." ucap roy meyakinkan.


"baiklah sayang,mama mengalah tapi jangan lupa mama bikinkan cucu yang banyak." balas mama.


roy dan rinna ketawa renyah.ya,memang seorang ibu sangat bahagia melihat anak menantunya hidup bahagia.


kehadiran seorang cucu selalu ia nantikan.


****


roy dan rinna sudah kembali ketanah air.


agus sudah bersiap menunggu ke datangan dua bosnya.


hati agus merasa dag dig dug seperti hendak ketemu pacarnya.


agus melihat dua bosnya datang menghampirinya.


agus tersenyum dan memberi salam hormat.


memasukkan koper kedalam bagasi mobil lalu membukakan pintu untuk bosnya.


rinna dan roy masuk mobil dan duduk tenang.


"nona,bagaiman kabarnya nyonya besar?" tanya agus lalu menghidupkan mesin mobilnya dan melajukannya santai.


"mama baik baik saja ,ada apa? apa kau kangen di pukul mama?" jawab rinna lalu tertawa.


agus tersenyum malu dan berpura pura mengaruk garuk kepalanya.


agus ingat kejadian beberapa tahun yg lalu saat kepalanya di pukul mama tanti pakai gagang sapu.


roy tertawa mendengar ucapan istrinya.


"kenapa mama memukulnya,apa dia sudah kurang ajar sama mama?" tanya roy.


"salah dia sendiri kenapa pakek masker wajah di tengah malam.masuk rumah lewat pintu belakang,mama pikir dia maling.


mama menghajarnya hingga dia babak belur." jawab rinna.

__ADS_1


roy dan rinna kembali tertawa.


sekitar satu jam mobil yg mereka tumpangi mendarat mulus di halaman rumah roy.


agus turun lalu membukan pintu untuk kedua bosnya.


rinna dan roy turun lalu masuk kedalam rumah.


rinna berlari kecil dan naik kelantai dua.


ia sudah tidak kuat menahnnya,ia ingin buang air kecil.


sejak tadi ia mencoba menahannya,namun pertahanannya kali ini hampir jebol.


roy berjalan santai menyusul istrinya.


masuk kamar dan membantingkan tubuhnya kasar di atas sofa.


kata kata jo masih terngiang jelas di pikirannya.


"apa maunya dia, kenapa dia berusaha merusak rumah tanggaku.apa semua ini rencana yola,yola telah membuat semua semakin rumit,tak akan ku biarkan singa singa itu mengulitiku." guman roy dalam hati.


rinna kembali dari kamar mandi lalu duduk di sebalah suaminya.


menyandarkan kepalany di dada suaminya.


tangan kirinya melingkar di perutnya.


roy membalas pelukannya lalu mencium keningnya.


"apa kau memikirkan sesuatu?" tanya rinna lalu sedikit mendongakkan wajahnya.


roy sedikit menurunkan wajahnya lalu tersenyum tipis.


"tapi...."


"jangan pikirkan apapun,aku baik baik saja."sahut roy memotong ucapan rinna.


roy tak ingin istrinya tau soal perkataan jo.


roy yakin jika istrinya bukan wanita murahan seperti yg di katakan jo.


dinginnya ac membuat mata mereka tak kuat menahan kantuk.mereka merasa lelah setelah melakukan perjalanan panjang.mereka memutuskan untuk tidur siang.


jam 16.00 rinna terbangun dari tidurnya.membasuh mukanya lalu keluar menyiapkan makan.


siang tadi mereka tak sempat makan siang.


selesei menata makanan di meja rinna kembali kekamar lalu mandi.


roy sudah selesei mandi dan sudah berganti pakean santai.


rinna keluar dari kamar mandi lalu merias diri.


"sayang apa kau lapar? 'tanya diandra yg masih sibuk dengan pengering rambutnya.


"iya aku lapar!"jawab roy. roy mendekati istrinya lalu memeluknya dari belakang.


"apa kau butuh bantuan?" tanya roy.

__ADS_1


roy melepaskan pelukannya lalu mengambil pengering rambut dari tangan istrinya.


kini ganti roy yg mengeringkan rambut istrinya,menyisir dan merapikannya.


rinna hanya tersenyum menatap wajah suaminya dari dalam kaca.


matanya bersinar dan hatinya berbunga.


suaminya sungguh perhatian padanya.


ia berharap kemesraan ini tak akan cepat berlalu,semoga selalu abadi selamanya


rinna dan roy keluar dan turun kebawah.


menyantap makanan yg sudah di siapkan rinna dari tadi.


selama makan mereka tidak ada yg membuka mulut, hening tanpa kata.


******


tata dan jo duduk manis di sebuah lestoran.


jo sengaja mengundang tata untuk makan malam bersamanya.


jo memesan beberapa menu makanan.


"makannlah nanti keburu dingin .," ucap jo sembari menyendok makanan lalu memasukkan ke dalam mulutnya.


tata mengangguk dan mulai memakan makanannya.


tata masih bertanya dalam hati mengapa jo mengundangnya makan malam.


"katakan padaku,kenapa kau mengajakku kesini ," ucap tata yg masih penasaran dengan tujuan jo.jo bukanlah orang yg baik baginya.cintanya ke pada rinna telah membuat hati jo menjadi jahat seperti monster.


"kau sangat cerdik nona, kau tau jika aku punya tujuan ." jawab jo dan tersenyum sinis.


"aku dengar usaha papamu sedang mengalami krisis.jika kau mau,aku bisa membantunya ." lanjutnya.


"dari mana kamu tau,lalu apa urusannya dengan mu ? "tanya tata.


tata merasa heran dan semakin penasaran dengan tujuan jo yg sebenarnya. tata yakin jika jo ada maksud tertentu di balik sifat baiknya yg sekarang.


"tidak perlu kau tau dari mana aku tau,jika kau anak yg baik maka kau akan menyutuinya .


aku akan membantu usaha papamu kembali normal."bujuk jo.


"apa benar kau akan membantu papaku,aku akan senang dan sangat berterima kasih padamu jika kau membantunya tanpa imbalan." jawab tata .


"hai..nona,tak ada yg gratis didunia ini,namun kali ini aku akan membantumu dengan percuma." ucap jo.


"maaf tuan,aku bukanlah orang yg bodoh yg mudah terbujuk rayumu.katakan apa yg kau inginkan dariku,tak usah kau berbeli belit karena itu hanya buang buang waktu." jawab tata.


"aku suka gayamu nona,baiklah aku akan katakan tujuanku yg sebenarnya.aku ingin kau membantuku,aku ingin kau ikuti permainanku dan aku akan membantumu." ucap jo lalu membisikkan sesuatu ke telinga tata.


tata diam dan berfikir sejenak.


"maaf tuan,saya menolak permintaan anda.jika tidak ada yg ingin kau katakan lagi,


maka aku harud pergi.permisi saya masih ada urusan yg lain." jawab tata .

__ADS_1


tata berdiri lalu pergi meninggalkan jo.


.


__ADS_2