Tujuan Hidup

Tujuan Hidup
bab 5*jo marah"


__ADS_3

rinna dan tata berjalan beriringan.


"rinn,kelihatannya kak jo suka sama kamu." ucap tata.


"entahlah"jawab rinna cuwek.


"bukannya kemaren kemaren dia baik padamu."tanya tata


rinna hanya diam.


"kemaren pas lihat u ciuman sama kak roy dia marah,tu tandanya dia cemburu."tata nyocros terus,


ia mencoba mengingat ingat yg terjadi pada jo kemaren sampai hari ini.


"sejak kapan kamu jadi gadis kepo??" tanya rinna kesel.


"apa kamu juga mau ke toilet." tanyanya.


"ngak,,,ya udah aku kekelas dulu."jawab tata.


tata berlari kecil meninggalkan rinna.


rinna berbelok ke arah toilet.


sekitar 15 menit rinna di dalam toilet.


ketika hendak keluar,pintunya ngak bisa di buka.


"sial,apa ada yang sengaja mengunci ku."ucap rina lirih.


"hee apa ada orang d luar.tolong buka pintunya."rinna terus berteriak dan mengedor gedor pintu toilet ,tapi tak ada satu pun yg mendengar.


rinna mencoba tlp tata dan raka namun mereka tak ada yang menjawab tlpnya.


dia coba watshap,cuma centang 2.


tentu saja tata dan raka tk menjawab tlpnya.


dikelas ada dosen pembimbing,mereka tak berani membuka hp.


rinna terus mencoba menggedor pintu.


tetep saja hasilnya sama.


rinna pasrah nunggu tata dan raka datang.


dia berdiri di dalam toilet.


"pasti ini kerjaannnya nenek sihir itu,siapa lagi kalau bukan dia,karena cuma dia yg ngak suka sama aku."ucap rinna dalam hati.


__


di dalam kelas tata dan raka saling adu pandang.mereka sadar kalau rinna dari tadi belum balik dari toilet.


sedangkan jo terus menoleh ke bangku rinna.


"tata,rinna kemanana,xo dari tadi belum balik."tanya jo pelan.


takut ketahuan dosen .


tata menggelengkan kepalanya.


__


hampir 2 jam mereka berada di dalam kelas.


pelajaran selesei waktunya pulang,


namun rinna belum juga balek.


tata dan raka membuka hp.


ada beberapa kali panggilan tak trjawab dan juga ada pesan dari rinna.


"astaga,,rinna ke kekunci dalam toilet."ucap raka kaget.


jo mendengar omongan raka.


"apa,rinna kekunci di toilet."tanya jo.


jo lari ke toilet di ikuti tata dan raka.


"rinn u di sebelah mana."teriak jo.


tata dan raka juga ikut berterik memanggil rinna.


"itu suara mereka."ucap rinna pelan.


"aku ada di pojok."jawab rinna berteriak.

__ADS_1


"ok.." jawab jo.


jo coba membuka pintunya namun terkunci.


"rinna,,minggir dr depan pintu aku akan mendobraknya."ucap jo.


beberapa kali,jo dan raka mendobrak pintu itu samapai akhirnya pintu terbuka.


"kau tidak apapa tanya jo."tnya jo


"aku tidak apapa."jawab rinna.


"siapa yang melakukan ini."tnya jo.


"aku tidak tau."jawabnya.


"kak,mungkin ini kerjaan yesi."ucap tata.


tdi aku melihat yesi juga ke toilet."tambahnya.


jo langsung lari mencari keberadaan yesi,setelah beberapa menit,akhirnya jo menemukan yesi di parkiran.


"yesi tunggu aku."ucap jo.


"iya."jawab yesi bahagia.dia pikir jo memanggilnya ,karena ingin mengantaranya pulang.ternyata ia salah sangka.


"apa kau yg mengunci rinna di toilet."tanya jo marah.


tata,raka dan rinna hanya melihatnya.


"apa maksud mu."jawab yesi mengelak.


pura pura tak tau.


"aku tanya sekali lagi,apa kau yang menguncinya.jangan buat aku marah lagi."tanya dengan nada lebih tinngi.


"iya,aku yang menguncinya.


aku tidak suka melihatnya mendekatimu."jawan yesi.


"kamu tak punya hak melarangku dekat dengan sipa.itu bukan urusanmu."jawab jo


"jelas itu urusan q,aku benci dengannya,dari dulu sampai sekarang ,aku tidak akan pernah menyukai nya."jelas yesi.


"apa maksud mu."tanya jo tak mengerti.


"kamu tidak tau kebenarannya tentang gadis b****k itu.ucap yesi dengan nada menekan


"hehe jangan pura pura b***h kamu.


gara gara ayahmu,ibu ku rela meninggalkan ayahku,hingga ayah ku kini berada di rumah sakit jiwa."ucap yesi


"jika ayahmu tak datang di kehidupan ibuku maka ayah dan ibu ku masih hidup bahagia.mereka tidak akan pisah.


bertahun tahun aku memendam ini,aku sangat menderita melihat ayah ku,dan sejak itu aku benci dengan ibuku dan juga dengan ayah mu.bahkan aku juga membencimu."yesi menjelaskan panjang lebar.


"hee nona,u yang terlalu b***h.kenapa kamu tidak pernah mencari tau kebenarannya." ucap rinna.


kini ia sangat marah .sebenarnya ingin menghabisi wanita ini,namun rinna masih punya akal sehat.


"apa kamu tau,,hampir tiap hari ibumu yang datang kerumah ku.bahkan saat mamahku di rumah pun,ibumu dengan tidak punya rasa malu datang menemui ayahku.


ibu mu yang mencoba menggoda ayah ku.


malam itu aku melihat ibumu sedang masuk kekamar ayah ku, di saat ibu ku tak di rumah.


ia merayu ayah ku,dan ia melakukan hal yg sangat menjijikan.


mereka tk sadar jika ibuku sudah pulang.


sejak itu ibuku memutuskan untuk berpisah dengan ayahku."


"ap kau juga belum tau,jika sekarang ibu mu sudah menikah lagi dengan laki laki laen, yang lebih kaya dari ayahku."tanya rinna.


kali ini rina sangat murka.


"ibumu meninggalkan ayah ku,di saat ayahku bangkrut.gara gara itu ayahku jatuh sakit,ayahku terkena struk.ibukulah yang merawat ayahku.tuhan telah mengambil ayahku beberapa tahun yang lalu."


yesi tak percaya jika ibunya sudah menikah lagi.


"apa kamu coba membodohiku."tanya yesi.


"aku tidak membodohimu,tapi kamu memang bodoh,yang hanya percya omongan orang laen tanpa mencari kebenerannya dulu."jawab rinna pedes.


rinna pergi meninggalkan yesi dan jo.


tata dan raka mengikutinya.


"rinn aku kerumahmu ya."ucap tata.

__ADS_1


"maaf ta,,aku ingin sendiri."jawab rinna lesu.


"baiklah."jawab tata lirih.


rinna pergi meninggalkan kampus.


di jemput sopir pribadinya.


di dalam mobil,rinna terus menangis.


masalalu yg ia pendam rapat rapat,


kini ia bongkar lagi.kejadian itu sangat menyakitkan.


sampai di rumah,rinna lagsung melangkah menuju kamar.


tanpa menjawab ucapan bi ina,yang tadi menyapanya.


"gus,ada apa dengan nona,kenapa dia menangis."tanya bi ina ke sopir agus.


"aku tidak tau bi,,sepertinya ia bertengkar dengan nona yesi."jawab agus.


bi ina mengangguk mengerti.


bi ina sudah tau alasanya.


bi ina menelpon roy.


"tuuut..tuuut.. "suara tlp tersambung


"iya hallo."jawab roy.


"ada apa bi."lanjutnya.


"nona sedang bersedih,ku harap tuan bisa menghiburnya."ucap bi inna d tlp.


ia menjelaskn alasan kenapa rinna menangis.


"baik bi,selesai meeting ak kesana."jawab roy.


d kantor roy,segera menyeleseikan meetingnya.


ia menyuruh anjas melanjutkan pekerjaanny.


roy langsung pergi meninggalkan kantor.


mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang .


ia behenti di rumah makan serba ada.


ia tau apa yg harus ia lakukan.


___


jo menghentiakn mobilnya di halaman rumah rinna.


ia turun dan melangkah masuk rumah.


"bi tolong siapkan ini."ucap roy.


menyerah kan dua kotak makanan.


bi inna menerimanya dan membawanya ke meja makan.


roy naik ke atas menuju kamar rinna.


roy lagsung nyelononng masuk tanpa mengetuk pintu dulu.


ia melihat rinna duduk d lantai samping ranjang.


mata rinna kelihatan sembab karena lama menangis.


roy berjalan menghampirinya dan memeluk tubuh rinna dengan hangat.


rinna tak membalas pelukan roy dan tak menolaknya.


"kenapa kau menangis."tanya roy


"apa ada masalh."roy pura pura tak tau.


berharap rinna akan menjelaskannya.


šŸ™šŸ™šŸ™šŸ™šŸ™


terimaksih kakak sudah mau membaca karya aku....semoga kakak suka.


selesei membaca jangan lupa like,komen dan sarannya ya kak.


jangan lupa juga vote dan beri tanda ā¤ļø.

__ADS_1


salam hangat dari saya ( dwi rinawati)


__ADS_2