
malam terasa sunyi sepi.hanya ada hati yang terasa kacau balau.pikiran terasa tak tenang,hati cemas tak karuan.mata rinna terasa ngantuk,namun susah untuk di pejamkan.hanya ada bayangan dua manusia gila yang ada di otak rinna.
berkali kali ia mencoba memejamkan mata,berkali kali juga bayangan itu selalu muncul di kegelapan malam.
"haah..ingin rasanya,aku mengahajar mereka.beraninya ia membuatku patah hati."
ucap rinna pelan.
mengguling gulingkan tubuhnya,dan berkali kali berganti posisi tidur namun rinna tetap tak bisa tidur.
hampir jam 3 pagi rinna terjaga dari tidurnya.
merasa lelah akhirnya ia tertidur.
Roy pulang sengaja tak mengabari rinna.
perlahan ia melangkah dan membuka pintu kamar,iya telah mendapati istrinya tertidur pulas.mendekati istrinya , menatap dan meninggalkan ciuman mesra di keningnya.
sangat menyesal dan merasa bersalah telah membuat istrinya kecewa.
ia tau jika rinna pasti marah padanya.
roy pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri.
roy kembali dari kamar mandi dan duduk di ranjang samping rinna.
memandang wajah cantik istrinya.
mengambil narfas panjang dan melepaskan pelan.
menyilakan rambut yang menutupi wajah istrinya.memegang kepala dan mencium keningnya pelan.
"maafkan aku sayang,itu tak seperti yang kau fikirkan.aku hanya mencintaimu,dia hanya masalaluku,dan tak akan ku biarkan dia mengusik kehidupan kita." ucap roy lirih
malam telah berganti pagi. silau mentari pagi yang menyelinap di balik tirai membuat rinna terbangun dari tidurnya.
perlahan membuka matanya yg terasa masih kantuk,ia mendapati suaminya sudah terlelap dalam tidurnya.
tanggan roy melingkar di perut rinna.
"sungguhkah ini roy?"mengucek matanya berkali kali.
"sungguh ini dia,kenapa dia sudah ada di sini,bukankah seharusnya dia pulang besok pagi,ada apa dengannya?"
rinna berbicara dalam hati.
rinna menatap lekat wajah suaminya yg lelah.
tersenyum tipis,betapa beruntungnya dia memiliki suami setampan dia,incaran semua wanita.mungkin ini sungguh membuatnya harus berjuang demi mempertahankannya,tentu saja banyak wanita kaya dan cantik rela menyerahkan diri begitu saja,karena ketampanan dan kekayaan roy.
tiba tiba rinna ingat kejadian kemaren dan menarik senyuman indahnya.
perlahan rinna melepaskan tangan roy dari atas perutnya.
rinna pergi kekamar mandi.
__ADS_1
rinna kembali dan berdiri didepan balkon.
menikmati suasana pagi di temani secangkir teh hangat di tanggannya.
roy bangun dari tidurnya dan langsung mencari keberadaan istrinya.
roy beranjak dan melangkah mendekati istrinya.
memeluk dari belakang dan menciumi rambutnya.
merebut cangkir di tangan istrinya dan meletakkan di meja dekatnya.
"sayang,apa kamu masih marah."tanya roy mesra di telinga rinna.
"apa,tanya aku masih marah,dasar...ya jelaslah aku marah hiiih."balas diandra dalam hati
"tentu saja aku marah,kenapa kamu masih tanya?"jawab diandra ketus.
"maaf,itu tak seperti yang kau lihat."jawab roy pelan.
"lalu."sahut rinna minta penjelasan.
"aku menolak dan mendorongnya,aku juga udah putuskan,jika aku tak ingin dekat atau melihatnya.papany adalah salah satu rekan bisnisku,aku tak tau jika dia juga ada disana."
roy membalikkan badan rinna ,kini mereka saling berhadapan,roy memeluk pinggang rinna,menatap penuh ampunan.
"aku janji,tak akan tergoda bujuk rayunya,percalah padaku,aku hanya mencintaimu,tak akan ada wanita laen dan tak akan pernah ada salain dirimu.ku mohon
maafkan aku?ehm..begini saja,kau harus ikut kemanapun aku pergi." ucap roy meyakinan rinna.
rinna bukan tipe wanita yang mudah tergoda atau mudah percaya dengan omongan orang laen.tapi kata kata roy sungguh menaklukkan kerasnya hati rinna yang telah lama membeku.
____
yola dan jo telah bertemu.otak setan dan iblis ini sedang merencanakan sesuatu.
jo adalah sepupu yola.mereka sama sama jahat dan berhati iblis.
mereka tak akan tinggal diam,selama apa yg mereka inginkan belum tercapai.
mereka bukan tipe orang yg mudah menyerah.
seperti harimau tak takut mati demi menerkam mangsanya,tak perduli seberapa bahaya resikonya.
"jo,kamu harus bisa buat roy marah dan meninggalkan rinna.aku tak sudi cwek jadi jadian itu hidup bersama roy."ucap yola dengan pandangan tajam.
yola sungguh tak ingin orang yg ia sukai hidup bersama orang laen.
mengepalkan tangannya dan bergejolak api kebencian dalam dirinya
"tenang saja ,serahkan padaku.aku akan buat mereka berpisah,aku akan buat rinna jatuh di pelukkan ku.
lalu apa rencanamu."tanya jo yg tak sabar melihat hubungan mereka hancur.
yola mulai membisikkan rencana jahatnya.
__ADS_1
jo sangat menyetujuinya.
entah apalah yang mereka rencanakan hanya mereka yg tau sesungguhnya tak pantas orang seperti mereka hidup di dunia,seharusnya mereka pergi dan musnah dari muja bumi ini.
_____
sore ini rinna dan roy berjalan di tepi pantai.
menikmati indahnya pemandangan pantai.
semilir angin yang menerpa wajahnya seolah menjadi kebahagian tersendiri
gelombang dan ombak yg bekejaran .
awan berwarna kemerahan,matahari mulai meninggalkan siang.
suara gelombang yg bertabrakan seolah membuat suasana semakin romantis.
rinna dan roy duduk di atas pasir putih.
memandang lepas jauh ke arah pantai.
rinna menyandarkan kepalanya di dada suaminya.
roy memeluk rinna,sesekali ia menghujani dengan ciuman mesra di bibir dan keningnya.
"sayang."panggil rinna mesra.
"heem."jawab roy singkat tanpa membuka mulutnya
"apa kau akan meninggalkan aku,jika aku tak bisa memberimu keturunan."tanya rinna lirih dan mendongakkan sedikit wajahnya menatap suaminya.
roy membungkukan wajahnya dan membalas pandangan istrinya.
mata mereka saling bertemu dan wajah mereka saling berdekatan.
roy mencium bibir istrinya pelan dan lembut
"anak itu titipan yang diatas,kita tidak bisa meminta atau menolak,tak perlu kamu fikirkan itu,aku akan tetap bersamamu ,apapun yg terjadi."jawab roy.
"apa kamu pingin cepet punya anak?"tanya nya lagi.
roy menghela nafas panjang dan mengeluarkan pelan.
"aku hanya ingin bersamamu,itu terserah yang di atas,dan aku akan menunggu sampai tuhan memberikan kita keturunan.hidup, mati,jodoh ,rezeki dan juga anak yg kita punya nanti adalh kehendak tuhan.yg penting kita sudah berusaha,jika usaha kita gagal bukan berarti kita harus menyerah,percayalah padaku,aku tak akan meninggalkan mu, sekalipun kita tak akan punya keturunan."jawab roy.
tak ingin membuat istrinya bersedih,sesungguhnya manusia menikah hanya ingin memiliki keturunan,jika tuhan belum ngasih bukan berarti tuhan tak sayang pada kita,karna tuhan punya cara laen untuk membuat hidup umatnya lebih berguna dan lebih indah.
karena tuhan tak memberi apa yang kita inginkan tapi tuhan memberi apa yg kita butuhkan.
rinna merasa lega dengan jawaban roy,tapi rinna tau jika jawaban roy hanya ingin membuatnya tak bersedih.
tapi rasa syukur terus ia panjatkan,karena tuhan telah kirimkan malaikat tak bersayap untuk menjaga dan mencintainya.
semoga kisah ini akan berakhir bahagia
__ADS_1
bersambung....