Unexpected Girlfriend

Unexpected Girlfriend
Persiapan keberangkatan


__ADS_3

Setelah pengumuman dari pak Asnan bahwa mereka akan berangkat ke Canberra,untuk mengikuti program pertukaran pelajar,Silla dan teman temannya berdiskusi akan belanja apa saja untuk keperluan mereka.


Karena sedang musim dingin di Australia, Mereka menulis Jaket dan sweeter di urutan pertama. Silla juga tidak sabar menyaksikan salju salju yang mungkin sudah 3 tahun tidak dirasakannya setelah liburan terakhirnya ke Swiss bersama papa dan mamanya. Papa nya yang sedang sibuk mengurusi kantor cabangnya yang berada di Bali pun membuat mereka tidak punya waktu berlibur bersama.


Sementara itu Aga dan teman cowok lainnya pun sedang menyusun taktik jitu cara meluluhkan hati cewek cewek Australia. Aga memberi satu cara yang merupakan kunci utama merayu cewek bule.


"Apa Ga?"tanya Yesaya


"Harus bisa ngomong enggresssss" katanya,dan membuat dirinya di jitak i oleh teman temannya.


Suasana di aula itu sangat ramai. Mereka larut dalam percakapannya masing masing. Kebahagiaan mereka sangat terasa dan membuat iri beberapa siswa yang menyaksikan.


"Mimoo!!" Seru Okta dari kejauhan.


Silla menoleh,segera dia menghampiri Okta.


"Kakak.."


"Makan siang yuk" ajak Okta sambil menggandeng tangan Silla.


Aga yang melihat mereka pergi pun,ikut mengintil .


"Mimo mau makan apa? Bakso? Batagor? Siomay?" tanya Okta setiba di Kantin


"Siomay aja kak" jawabnya.


Mereka duduk berjejer berdua,dan Aga yang ada dibelakang mereka menghadap seberang. Nyatanya Okta masih tak menyadari jika Aga satu sekolah dengannya. Dan Aga pun juga tidak ingin memberitahu. Kurang asyik jika diberitau begitu saja. Biar Okta yang terkaget kaget saat melihat Aga.


"Mimo lusa berangkat jam berapa?"


"Pagi banget,mungkin jam 03.00 pagi"


"Pesawatnya jam berapa emang?"


"Jam 08.00 pagi kak.."


"Kok berangkatnya pagi banget..kaka jadi gak bisa anter kalo se pagi itu"


"Mungkin antisipasi aja kak,kan pasti molor,dan perjalanan ke kota juga lama,antisipasi kalo macet dijalan juga" Kata Silla "Kakak gak usah nganter gapapa,ada Mama" Lanjutnya, dan Okta menganggukkan kepalanya paham.


Oh jadi nama panggilan sayang ke Silla itu 'Mimo'? batin Aga. Cowok ini kalo diluar gahar banget tapi giliran ke cewek alus banget kayak ban motor yang belom diganti.


Mereka kemudian menyantap makan siangnya,begitupun dengan Aga.


"Kakak ada kado buat mimo"


Silla menatap Okta berbinar binar. Kado apa yang akan diberikan Okta ya? Seketika dia kegirangan saat melihat kalung indah berlafal namanya pada ukiran tersebut.


"Kakak pakein" Silla menggulung rambut terurainya.

__ADS_1


"Cantik banget" gumam Silla


"Kalung cantik untuk cewek cantik didunia" Ucap Okta dan membuat Aga yang dibelakangnya tersedak. 'Kalo cantik ngapa diselingkuhin bang' gumam Aga.


"Makasih kak,suka bangett" Silla tersenyum lebar,memperlihatkan dua lesung pipinya yang manis,serta gigi kelinci nya yang semakin menambah betapa imutnya pesona senyumannya.


"Mimo jaga diri ya disana..jangan nakal ya..belajar yang rajin..makan teratur,jaga kesehatan juga. Pokoknya selalu berhati hati ya mimo,soalnya kakak ga bisa jagain mimo"


"Iya kak" Jawab Silla


"Lo juga jangan macem macem kalo ga ada gue ya kak! Jangan genit,jangan nakal"


"Siapp Cantikku.. Kan kakak pacar yang setia"


Lagi lagi Aga tersedak dan menyemburkan minumannya tepat diwajah Bimo saat mendengar kalimat Okta yang sangat menggelikan hatinya.


"Lo dari tadi kenapa dah? Keselek apaan sih lo?" Tanya Bimo sambil mengelap wajahnya dengan tissue.


"Keselek buaya darat" jawab Aga.


......................


Zafran dan Valerie tertawa terpingkal pingkal saat Aga menceritakan kencan buta nya dengan Icha.


"Parah banget lo Ga,sampe alesan cepirit dicelana hahaha" ucap bang Zafran sambil tertawa


"Lagian nemu aja cewek kayak gitu" Kini giliran Valerie menyahut.


"Makanya kalo mau cari cewek,cari aja di datting apps,bisa milih sendiri" usul Valerie.


"Eh lo juga ya bocil ! Jangan keseringan maen ama cowok dari aplikasi lo! Diculik tau rasa lo!" Tegur Aga.


"Biarin Ga biarin..dibilangin gak bisa,ntar kalo dia diculik kan kita juga untung Ga,warisannya dibagi berdua aja" Usil Zafran.


"Sialan lo berduaaaa!!!" Teriak Valerie.


"Eh apa apaan sih kok teriak teriak" Tanya Bunda


"Bang Zafran sama bang Aga bunda.. Ngeselin banget" Valerie mengadu.


"Udah siapin barang barang buat lusa belum Ga?" tanya Bunda


"Udah Bun,tinggal beberapa aja"


"Pulang pulang dapet cewek dong Ga,bule bule gitu,cakep cakep kan cewek sana" Ledek Zafran


"Ah males LDR"


"Idihh gayanya,kaya udah pernah LDR an aja. Pacar sebiji juga belom punya" Ucap Valerie

__ADS_1


"Bundaa tolong aku,aku di rujak sama dua mahluk jahanam" Ucap Aga membuat mereka tertawa bersama.


"Eh bang, kenal pacar Emily gak?" tanya Aga


"Uhm...kenal sih enggak ya,cuma tau aja" , "Kenapa emang Ga?"


"Gapapa,kemaren ketemu pas anter Bunda Arisan"


"Eh iya Ga..kemarin kamu juga kok langsung pulang aja gak pamit bunda,tante Sofi nyariin" Tanya Bunda


"Hehe iya Bun,Raka ngajakin maen" bohongnya.


"Okta ya kalo gak salah namanya?"


"Iya bang" jawab Aga


"Dah pacaran lama mereka bang?"


"Nggak juga sih,dikenalinnya ke gue pas mau ujian semester satu,berarti sekitar tiga bulan" Jawab Zafran.


"Bunda juga kaget,bunda kira Emily deket sama abang" kata Bundanya.


"Aduh Bun,mana ada waktu buat Zafran pacaran?"


"Aga juga kaget bun,kenapa pacar Emily bukan bang Zafran" timpal Aga


"Lo juga deh Ga! Apaansih" protes Zafran tak mau di ledek


"Ya lo kan kemana mana dari kecil juga sama Emily bang,kan cewek sama cowok gaada yang bisa jadi sahabat. Pasti ada yang punya rasa" Ucap Aga


"Dih,nyatanya gue bisa, 17 tahun sama Emily juga gue gada rasa"


"Berarti sih diantara kalian ada yang gak normal. Kan kalo Emily gak mungkin..karena dia juga udah punya pacar ya kan..kalo abang jomblo..jadi...yang gak normal yaaaaa..yaa siapa yaa???" Ucap Aga menggantung kalimatnya,meledek Zafran yang juga selalu mengatainya Gay


"Sialan lo Ga! Mau bilang apa lo!"


"Hahaha ,liat deh Bunda,kalo lagi bahas Kak Em tuh pipi bang Zafran langsung merah merah" Valerie menunjuk pipi zafran yang memang sudah seperti kepiting rebus.


"Aduh kasian ya anak Bunda,cintanya bertepuk sebelah tangan"


"Bunda kok juga ikut ikutan?!" Zafran tak terima


"Jiakhh,gimana rasanya di rujak bang hahahha" Tawa Aga


"Kampret lo Ga,kenapa jadi gue yang jadi bahan,kan tadinya elo! Gara gara tanya Emily sih lo,mancing mancing"


"Hahah,kalo suka nyatain aja bang perasaan lo,kasian juga kalo Emily dapet cowok playboy" Sahut Aga


"Emang pacar Emily playboy?" tanya Zafran khawatir.

__ADS_1


Aga menggelengkan kepala. Dan mengangkat bahunya tanda tak tau.


"Ya. Siapa tau aja" jawab Aga.


__ADS_2