
................
Olimpiade Nasional akan segera di mulai minggu depan. Beberapa kandidat yang akan dikirim ke masing masing bidang perlombaan sudah dipilih,termasuk Silla yang akan mewakili bidang Sains bersama 2 murid lainnya. Masing masing bisang akan mengirim 3 murid untuk melakukan penelitian,dimana penelitian dengan nilai terbaik akan mendapat kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar di Canberra selama tiga bulan. Aga juga terpilih sebagai salah satu murid yang akan mewakili bidang geografi. Beberapa lain diantaranya juga ada bidang Math,Sastra Indonesia,Ekonomi dan Olahrga.
Hari ini semua peserta Olimpiade berkumpul di Aula sekolah untuk mengambil beberapa perlengkapan pendukung,serta akan ada beberapa arahan dari pembimbing.
"Pastikan perlengkapan kalian sudah lengkap. Seperti Kartu tanda pengenal,jaket,pin untuk masing masing bidang dan kartu pass masuk area" Ujar pak Asnan,pembimbing Olimpiade kali ini.
"Untuk tempat peristirahatan sendiri,kita sudah booking Villa untuk menginap. Pastikan membawa barang pribadi kalian untuk 3 hari kedepan" Sambungnya lagi.
Setelah memastikan semua perlengkapannya sudah lengkap,Aga bergegas kembali ke ruang kelasnya.
Brukk, Aga menabrak seseorang disana, barang barangnya berserakan bercampur dengan barang seseorang yang di tabraknya.
"Sory sory,gue gak lihat" Ucap Aga mencoba meminta maaf pada gadis yang kini memungut i barang barangnya. Saat ia mendongak Aga kaget,ternyata dia cewek yang mati matian gak ingin Aga temui di sekolah ini.
"Makanya kalo jalan yang bener,mata sama kaki harus sejalan" Jawab Silla judes.
"Judes banget lo,kayak Guru Matematika"
"Lo berharap gue gimana nyet? Ngomong alus ke lo? Idihh NEHI" Balas Silla tak mau kalah
"Diem aja lo nyet,bantuin kek ambilin barang lo, ke campur ini anying"
Aga dengan malas juga memungut barang miliknya,setelah semua barang sudah terkumpul ia segera melengos meninggalkan Silla. Dasar cewek judes,kasar dan nyebelin. Siapa juga yang mau pacaran sama macan betina kayak gitu? Semoga aja pacar gue nanti gak model begitu, batin Aga.
................
Hari keberangkatan peserta Olimpiade sudah tiba,semua siswa dan beberapa pembimbing memasuki bis masing masing. Perjalanan kali ini akan menempuh waktu sekitar dua jam untuk sampai di kota.
Semua murid bernyanyi dan berbincang didalam bis,sebagian juga ada yang memilih untuk tidur. Di salah satu bangku bis ada dua orang manusia yang sedari tadi tak henti hentinya adu mulut.
"Awas aja lo deket deket gue"
__ADS_1
"Jangan sampe pantat lo melanggar batas yang udah gue garisin ya nyet" Kata Silla kepada Aga
"Dih guemah kalo ada pilihan gak mau duduk sini,males banget deket lo. Sakit kuping gue tau gak denger lo ngomel mulu,hobi banget lo ngomelin gue" Sahut Aga
"Yaudah lo berdiri aja kalo gitu"
"Lo aja" Timpal Aga kembali
"Lo dong"
"Lo"
"Lo! Elo ! harus lo! Huss huss sana lo kutu kupret! Sumpah gue eneg banget deket lo!" Cerocos Silla
Semua mata langsung memandang kegaduhan mereka berdua. Bahkan lagu dangdut yang diputar pak supir pun kalah berisik dengan suara mereka. Dua manusia bak kucing dan tikus ini lebih menarik ditonton daripada kaset dangdut di layar depan.
"Sil,awas nanti benci jadi cinta" Kata salah satu murid kepada Silla
"Siapa? Die?" Silla menunjuk hidung Aga
"Hahaha lucu lo, ngaku ngaku tapi lo jomblo kan?"
"Tau darimana lo gue jomblo? Ngikutin gue lo?"
"Ya..ya..tau aja" Jawab Silla singkat.
Aga benar benar geram dan ingin sekali mengunyah cewek judes ini. Hari apes emang gak ada dikalender, gara gara Raka yang lupa jemput karena nganterin gebetan barunya padahal Aga booking duluan,dia jadi berakhir duduk sebangku dengan nenek sihir ini.
Perjalanan mereka terus berlangsung,dari bis yang tadinya ramai mendadak sepi ditinggal penumpangnya tidur lelap. Aga yang masih mendengarkan lagu kesukaanya 'Those Eyes' menyenderkan kepala kebelakang. Baru ingin mencoba memejamkan mata tiba tiba dia terkejut saat kepala Silla bersender tak berdaya di bahunya. Hah,cewek aneh, dia jelas jelas tadi bilang tidak boleh melewati batas,tapi dia sendiri yang melanggar, batin Aga.
Dengan iseng Aga pun mengambil foto saat Silla bersandar di bahunya. Untuk bukti bahwa siapa yang melanggar aturan yang dibuatnya sendiri. Pasti cewek ini bakal malu sendiri nantinya jika tau,Aga tertawa dalam hati.
Setelah perjalanan yang awalnya diperkirakan menempuh waktu dua jam dan nyatanya memakan waktu hampir tiga jam itu, sampailah mereka pada penginapan. Mereka akan berangkat ke tempat olimpiade pagi besok.
__ADS_1
"Tolong gunakan waktu kalian untuk istirahat anak anak, Kita akan kumpul lagi nanti pukul 7 untuk makan malam" Bu Indah menjelaskan.
Vila ini cukup besar, dilihat dari bangunannya sepertinya baru selesai di bangun,model klasik italy membuat Vila terlihat aesthetic,ditambah dengan cuaca yang tidak terlalu panas untuk ukuran kota besar.
......................
Silla terkejut saat melihat kartu tanda pengenal bukan miliknya itu berada di tasnya saat ia menyiapkan perlengkapan untuk pagi ini. Sial ! Kenapa harus tertukar dengan tanda pengenal Aga. Malas sekali mengembalikan padanya. Ini gara gara tabrakan waktu itu,karena kesal dengan Aga dia tidak teliti memilah barang miliknya.
"Git,boleh minta tolong gak?"
"Ada apa Sill?" tanya Gita
"Kartu gue ketuker sama kartu Aga, tolong tukerin balik dong,gue males banget ketemu dia" Silla memohon dengan tatapan memelas.
Gita nyengir usil,Gita sendiri juga gemas dengan Aga dan Silla yang selalu bertengkar saat bertemu. Dengan usil dila menjawab enggan menolong Silla. Biar saja mereka bertemu,menyaksikan bagaimana lucunya mereka berantem adalah mood Gita.
"Sory ya Sill,gak bisa gue.. Lo sendiri aja ya,gue temenin deh. Soalnya kalo doi gue tau gue ketemu cowok lain dia nanti cemburu" Bohong, padahal jelas jelas pacar Gita tak disini,bagaimana dia tau?
"Males Git,gue gedeg banget tau liat muka dia"
"Gapapa kali Sill, kan juga sekalian kalian tuh baikan,terus saling mengenal dengan baik gitu"
"Gue gak pengen kenal dia tuh,gimana Git?" Tanya Silla
"Gue jadi penasaran sebenarnya kenapa sih kalian jadi musuhan kayak gini Sill?"
"Yaa dia tiap ketemu gue ada aja tingkahnya yang bikin sebel Git, dia diem aja gue sebel pengen nabok" Ucao Silla
"Jadi dari awal kalian tuh belum kenalan?" Gita bertanya.
"Buat apa kenalan sama kutu kupret kayak dia? Ga manfaat banget"
"Nahh makanyaa, sekarang waktu yang tepat untuk kenalan baik baik Silla,siapa tau bisa jadi temen kan,Aga asik loh orangnya" Kata Gita.
__ADS_1
"Gak gak,makasih bangettt tapi gue mending gak kenal aja sama dia Git" balas Silla tak mau kalah. Berkenalan baik baik dengan Aga? Hahhh bagaimana caranya?