Unexpected Girlfriend

Unexpected Girlfriend
Day 20


__ADS_3

Sudah dua minggu lebih Silla mendiamkan Okta semenjak keributan perkara bonceng cewek lain. Dia memblokir semua media sosial Okta. Silla masih se sebal itu. Tapi nyatanya dia juga memikirkan kabar pacarnya itu.


Menahan rindu sampai dua minggu membuatnya kehilangan semangat. Bolak balik dia membuka WhatsApp,hanya untuk membuka blokir Aga,namun ia urungkan berkali kali.


Okta sedang apa? Apa dia baik baik saja? Apa dia marah? Apa dia khawatir? Semua pertanyaan itu terus berputar dikepalanya.


Beberapa hari yang lalu,mama Okta menghubungi Silla. Bertanya kabar sekaligus meminta Silla memaafkan Okta. Pastilah Silla tau jika Okta yang menyuruh mamanya berkata seperti itu. Silla hanya mengiyakan.


Entah diamnya kali ini menghukum Okta atau dirinya. Karena setiap hari rasanya Silla juga disiksa rindu.


Hari ini bulan ke 8 mereka berkencan. Sudah selama itu ternyata bersama Okta. Silla kembali membuka WhatsApp nya. Kenapa Gemini ini Egois dan keras kepala sih? Dia tidak sadar hal ini juga menyiksa dirinya.


'Anda membuka blokir'


Yahh!! Akhirnya Silla menyerah. Dua minggu sudah cukup untuk Okta menyadari kesalahannya.


'Miss you'


Silla mengirim pesan itu pada Okta.


Dua menit kemudian teleponnya berdering.


"Ya Tuhan Mimo!! Kamu ngambeknya lama banget" Ucap Okta sedetik setelah Silla mengangkat teleponnya.


"Hehe, Miss you a lot, im sorry" gumam Silla


"Im more than you!" Okta menanggapi, "Tiap hari rasanya kakak pengen nyusulin kamu aja. You make me crazy day by day" Lanjutnya


"Maafin gue kak. Egois banget ya sampe harus selama ini diemin lo" Kata Silla


"Its Oke. Yang penting sekarang kamu udah balik,how are you beautifull?" tanya Okta


Ahhh rasanya sudah lama sekali Silla tak mendengar kata kata manis dari Okta.


"Sehat kak"


"Hmmm miss you a lot Mimo.. Belum juga sebulan,rasanya hampa banget ga ada kamu,kakak ga mood kemana mana lagi semenjak kamu cuekin"


"Ya bagus deh, kan lo juga mau ujian kak bentar lagi,belajar aja dirumah"


"Gimana disana? Mimo betah?"


"Sejauh ini lancar lancar aja,dan suasananya asyik"


"Inget ya Mimo,jangan nakal. Always remind me"


"Yayaya. Im your's" ucap Silla


Mereka hanyut dalam obrolan yang panjang. Silla merasa dirinya sudah kembali bersemangat. Malam itu Okta banyak menghibur dirinya dengan segala kata kata manisnya. Membuat pipinya menghangat dan bibirnya kaku karena terlalu sering tersenyum lebar.


......................


Pagi ini Murid dari Indonesia berkumpul untuk meeting sekaligus sarapan bersama. Seperti biasa,setiap minggunya mereka akan melakukan pembagian jadwal untuk mengisi Lintas saat weekend.


Aga dan Silla yang sudah mendapat jadwal di minggu pertama kemarin pun bisa sedikit bersantai.

__ADS_1


Aga merapikan seragamnya,dan segera mencari tempat duduk untuk menyarap. Sebelum itu tentunya tak lupa mengambil sarapan. Daging sapi teriyaki menjadi menu pagi ini. Aga langsung mengambil nasi segunung.


"Sarapan Ga" Sapa seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Silla.


"Eh.. Iya Sill, lama ga liat lo" jawab Aga


Suasananya menjadi Kikuk. Rasanya sangat aneh mengingat sebelumnya setiap bertemu mereka hanya adu bacot.


"Aduh, Awkward banget" ucap Silla


"Eh iya ga sih? Hahaha gue kira gue aja yang ngerasa" Aga menimpali


"Santai aja deh Ga santai"


"Mau sarapan bareng?" Ajak Aga


"Boleh" jawab Silla


Kemudian mereka mencari tempat duduk. Semua mata memandang mereka. Agak sedikit heran dan terkejut melihat tom and jery akur. Ada juga yang menggoda mereka,tapi Aga dan Silla tak ambil pusing.


"Lo gimana Sil? Betah disini?" tanya Aga sambil menyuap.


"Ya gitu deh,mulai terbiasa"


"Udah jalan kemana aja?"


"Belom kemana mana sih,ga ada yang ngajak,ya paling kalo bosen pergi ke toko buku"


"Yah sayang banget belom kemana mana" , "Mau main bareng gak kapan kapan?" Ajak Aga


"Liat Kangguru?"


"Boleh"


"Pacar lo gapapa? Maksudnya kalo lo jalan sama gue"


"Ummm...gatau, mestinya ya ga boleh. Tapi gue juga boring banget. Lagian kalo mau jalan juga dia ga bakal tau"


Aga mengangguk paham


"Lo....udah lama sama dia Sil?" tanya Aga menyelidiki


"Kemarin anniv ke delapan bulan"


"Lama juga ya"


"Iya" , "Lo...gapapa jalan sama gue?" tanya Silla balik


"Siapa juga yang ga ngebolehin? Gue jomblo"


"Ya..siapa tau lo punya crush"


"Ga tau bisa disebut Crush apa engga sih,cuma emang sering main bareng"


"Indo?"

__ADS_1


"Gak. Cewek sini" jawab Aga. Silla ber Oh ria.


Percakapan mereka tak terasa sampai sampai sarapan mereka sudah habis saja. Saat Silla ingin beranjak untuk mengembalikan piring kotor,Aga pun menawarkan novel Rick Riordan pada Silla.


"Serius Ga? Beneran ?" tanya Silla tak percaya saat Aga ingin memberinya lima novel dari penulis tersebut.


"Iya,pas balik ke Indo ya?"


"Lo suka baca novel?" tanya Silla, "Kok punya banyak banget novelnya dia?"


"Punyanya bang Zafran sih, abang gue. Berhubung dia mau kuliah kedokteran,dia pengen bagi bagiin novel dan beberapa buku yang pasti bakal mengganggu belajarnya"


"Oh gitu... Ada lagi gak Ga selain itu?"


"Yee..dikasih hati minta rempela"


"Gue beli deh Ga kalo ada yang cocok"


"Idih,di gamparin abang gue nanti kalo terima duit,dia niatnya ngasih ke orang yang bener bener emang suka baca" , "Ya nanti lo pilih deh sendiri,ambil yang lo mau aja" Lanjut Aga


Silla girang bukan main. Wahh novel gratis siapa yang tak suka? Silla sangat antusias sekali jika menyangkut tentang buku dan novel. Lumayan bisa ngisi perpustakaan kecil di ruangan pribadinya.


Aga pun senang melihat Silla se senang itu. Melihat senyum Silla,entah kenapa menghangatkan hatinya. Perasaan aneh ini selalu mengganggunya. Bagi Aga,senyum Silla sangat candu.


"Oh iya Sil" ucap Aga membuyarkan lamunan Silla


"Hm?"


"Gimana bilangnya ya? ee...lo tadi bangun cepet cepet ya?" tanya Aga


"Iya,kok lo tau?"


"Lo bangun kesiangan?"


"Iya ,kok tau", "Gara gara begadang nonton drakor"


"Oh... Nangis nangis?"


"Iya,soalnya Na Hee Do sama Baek Yi Jin putus"


"Oh...tapi sil.."


"Kenapa Ga?"


"Lo ...se terburu buru itu sampe ga nyadar kaos kaki lo beda warna sebelah?" ucap Aga membuat Silla melotot kaget.


Dia menurunkan pandangannya..dan benar saja. Kaos kaki Silla sebelah kanan hitam dan sebelah kiri putih. Ini pasti karena dirinya masih setengah sadar saat mengenakannya. Silla malu.


"Kok lo ga bilang dari tadi sih nyet"


"Lah,kok lu manggil gue nyet lagi sih"


"Ih malu banget .. Pantesan dari tadi gue diliatin"


"Yaudah si,gapapa pake aja terus,siapa tau jadi new trandsetter,hahaaa" Goda Aga.

__ADS_1


__ADS_2