UNIVERSE In Book System

UNIVERSE In Book System
Pertarungan.


__ADS_3

" Kukira kau kuat Makhluk aneh." kaki August diselimuti Energy, langsung menendang pinggang Sun Wukong.


Tubuh Wukong terlempar Sangat jauh, Terus melesat dengan Kecepatan suara dan membuat Jalur angin yang dilewatinya.


"Ternyata lemah."


Ryu Jingu bang mengecil


Tombak yang di pijaki August menghilang, lebih tepatnya mengecil dan terbang kearah pemiliknya.


Ryu Jingu bang Membesar dan memanjang


August mendengar teriakan, tidak lama di depannya muncul Tombak berukuran Raksasa yang ingin menghantam nya.


Bukannya takut, August menatap bosan serangan tersebut, tangan nya diselimuti Energy berwarna hitam.


BOOOOM


August berhasil Menghentikan serangan hantaman tombak, Tubuhnya terseret puluhan meter akibat Dorongan.


Tiba tiba Sun Wukong muncul di samping Kanan August dan menendangnya.


BLAAR


August berhasil menangkap kaki penyerangnya, langsung ia banting ke tanah. Tidak berhenti sampai disitu saja.


Kaki August di selimuti Energy hitam yang Terus berkobar, langsung menginjak Sun Wukong yang Masih dipegang.


DUUUUUAAR


Kawah berukuran beberapa kilometers tercipta akibat tenaga Fisik August, Terlihat Sun Wukong terkulai di Pusat Kawah Masih dengan kakinya dipegang oleh August.


"Kau Lemah! Sadari Realita itu! Tapi Kenapa Makhluk lemah sepertimu Berani mengintai rumah ku." Setelah Mengatakan itu, August kembali menginjak Sun Wukong


DUUAR


Kawah berukuran puluhan meters tercipta, sebuah Kawah kecil berada didalam Kawah besar!


August melepaskan genggaman di kaki Sun Wukong, saat melihat dia Sudah terkulai lemah dengan Tubuh bersimbah darah.


Berjalan pelan kearah kepala Sun Wukong, August membungkukan badan Dan menatap mata terkulai Sun Wukong yang masih sadar


"aku tidak suka Makhluk Seperti mu, Makhluk yang mempunyai Kekuatan besar Tapi merasa seolah yang Paling hebat! "


"Tanpa ambisi,Tanpa tujuan, Fungsi, Makhluk sepertimu selalu mengganggu Sana Sini tanpa berpikir!" ujar August Seraya mengingat Makhluk berkekuatan luar biasa yang ada di bumi.


"Tapi Aku juga tau, Makhluk sepertimu ingin sekali mencari lawan yang seimbang atau pun yang berkekuatan besar, Setidaknya Jangan kau ganggu semuanya hanya karena itu. "


August berdiri membalikan Badannya ingin pergi." anggap Ini sebuah Pelajaran, saat Ini aku tidak ingin Membunuh."


Sun Wukong berdiri Seraya tersenyum, Bukan senyum bersyukur atau pun bahagia tapi tersenyum meremehkan.


"Bukankah seharusnya aku yang bilang seperti itu? Makhluk rendahan. " kini tidak adalagi emosi dalam nada bicaranya.


Teknik rahasia : Jutaan Duplikat


Aura Emas berkobar ganas dari tubuh Sun Wukong, Tiba tiba tubuh Sun Wukong Terus berlipat Ganda.


Dari awalnya hanya Sedikit Terus menerus berlipat ganda, sampai memenuhi langit saking Banyak nya dan Cahaya Matahari tidak bisa menyinari karena dihalangi.


August Berbalik, Masih milihat dengan Mata bosan akan Banyak nya orang yang seperti musuhnya.


"Kloning ya? "


_______________________________


Di ruang Makan August.


Para wanita kecuali Guo Ni berkumpul, semua makanan sudah siap di Meja bahkan para wanita pun sudah duduk, tinggal menunggu Kedatangan para Laki Laki.


Tidak lama kemudian, Guo Ni masuk duluan dan disusul Chen Ming, Acquilla.


" August kemana? " Erina mencari keadaan calon suaminya, karena tidak menemukan Sosok yang dicari ia Bertanya kepada Acquilla dan Chen Ming.

__ADS_1


Chen Ming dan Acquilla saat akan duduk di ruang Makan terhenti, mereka saling menatap satu sama lain seolah sedang berinteraksi Jalur telepati.


"Kemana August! Chen Ming, Acquilla! " suara Erina meninggi.


"H-hm sepertinya ia keluar sebentar, atau mungkin Bertemu kenalannya?" Acquilla menjawab dengan matanya tidak fokus, Chen ming pun mengangguk Ikut membantu.


Mata Erina menyipit Curiga, berdiri dan Berjalan pelan menuju Acquilla dan menatap Acquilla yang berada dibawahnya.


Sebulir Keringat Turun, akibat kurang tinggi dibanding wanita dihadapan nya, Acquilla mengadahkan kepalanya menatap Erina.


"Beritahu Padaku dimana August! " aura hitam keluar dari tubuh Erina.


" H-hm tuan August mungkin sedang mencari udara segar diluar-"


DUAR


Tubuh Acquilla terhempas keluar rumah, Erina yang Masih dengan pose menendang melirik Chen Ming Dingin.


"Jadi bisa beritahu? Chen ming. "


" A-ahaha, Tuan August hanya menghampiri Makhluk pengintip Sebelumnya Erina. "


Seketika Energy Erina menghilang, tatapan Tajam nya menghilang.


" Bilang dari Awal! Aku tidak perlu susah payah mengeluarkan suara dari tadi. " Erina kembali duduk di Meja Makan


" Hahh sudah ku bilang Jangan ditanggapi, Masih saja dia seperti itu. " Erina menghela nafas, Velisha mengacungkan Jempol atas sikap Erina tadi.


Adhisti yang dari tadi diam berbicara kepada menantu nya," Memang begitu Sikapnya Erina, Sabar saja. "


'Suami dan istri sama saja! Sama sama Sangat ringan sekali untuk memukul ' batin Chen ming melihat Erina.


Tidak lama Acquilla muncul, dengan pakaian atasnya ada lubang bekas tendangan keras dari Erina. Chen Ming menatap Kasihan kepada Acquilla


' Tidak sia sia Energy yang diberi tuan August kepadamu Acquilla '


"Uhh Iya Bu, tapi-"


"Sudah Makan saja, Paling August akan kembali Nanti malem. " sela Adhisti


______________________________


Sekte jalan Pedang Surgawi.


Xiao Fan dan teman teman nya dibawa keruangan Ketua Sekte, Jiang Bei duduk dikursi kebanggaannya serta Jiang Siming berdiri di sampingnya.


Xiao Fan dan teman temannya berdiri di depan ketua sekte, lebih tepatnya hanya ia yang berdiri Sedangkan Shu Feng dan Feng Kun berlutut.


Sekian lama Hening, Jiang Bei selaku ketua sekte Buka mulut.


"Kenapa kau Sangat ingin tombak itu? Jadi bisa beritahu padaku? "


Mata hitam Tanpa pupil Xiao Fan menatap Jiang Bei, di pegang dengan erat tombak yang ada ditangannya.


" Entah Kenapa tombak Ini lebih dari sekedar senjata buatku, seolah aku terhubung dengan tombak Ini. " jawab Xiao Fan, Memang benar bahwa Ini terhubung dengannya tapi ada rahasia lebih dalam yang dimiliki Tombak Ini.


Bahwa Tingkatan nya tidak bisa diukur oleh Sistem Artefak!


Dari Mana Xiao Fan Tahu itu Padahal baru masuk Dunia Kultivator? Itu untuk cerita lain kali.


"Hanya itu? Dan kau Berani menerima resiko Bahaya yang Sangat besar. "


Xiao Fan Terdiam, ia tidak bisa menjawab pertanyaan satu Ini, dengan Kekuatannya saat Ini yang Masih lemah, tidak Berani ia menjawab pertanyaan tersebut.


Jiang Bei Menggelengkan kepala atas Terdiamnya Xiao Fan, Jiang Bei tahu Maksudnya. Menghela nafas Lelah Jiang Bei Kembali bicara.


"Hahh...Baiklah jangan dipikirkan, kalian semua boleh keluar "


" dan kau Xiao Fan, lain kali Sebelum bertindak pikirkan dulu Sebab dan akibatnya. "


Yang diberitakan mengangguk, Shu Feng dan Feng Kun berdiri dari berlututnya.


" Terima Kasih Ketua. "

__ADS_1


Memberi Salam hormat, Xiao Fan dan teman teman nya pun keluar meninggalkan Jiang Bei dan Jiang Siming.


Melihat kepergian mereka, Jiang Bei berbicara kepada penatua yang ada di sampingnya.


" Menurutmu bagaimana Penatua Jiang? apa kita siap menanggung resiko melawan berbagai pihak, apalagi Sekte langit tertinggi sepertinya sangat tidak Suka Xiao Fan. "


Jiang Siming yang diberi pertanyaan seperti itu Terdiam, ia sedang berpikir berbagai kemungkinan baik buruknya.


Meski dirinya adalah Kultivator Alam kaisar Tingkat 8, yang merupakan Kultivator Kuat di benua selatan Ini, tapi jika menyangkut Kesuluruhan nyawa, ia hanya bisa pasrah tidak bisa melindungi.


Saat sedang serius berpikir, mata Jiang Siming Melebar mengingat nama paman Xiao Fan. Ia akhirnya ingat siapa dia!


Acquilla....Sang Pendekar Gila!


Senyuman terbentuk diwajah Jiang Siming, ia 100 % yakin dengan deduksinya.


"Kita sangat Siap Patriark, Bukannya aku bermaksud merendahkan benua Ini, tapi menurutku kita tidak perlu khawatir dengan berbagai musuh disini. "


Jiang Bei menaikan alisnya, ia tatap penatua yang dipercaya olehnya.


"Oh...bisa beritahu aku apa alasanmu? Kau Sudah tahu kan peringkat Sekte kita berada di posisi ketiga soal Kekuatan, Jadi apa yang membuatmu Percaya diri berbicara seperti itu?"


"Ini adalah Cerita yang panjang Patriark... Cerita Sebelum aku berada di sini dan sebuah Cerita panjang yang Aku dengar saat Masih di benua tengah. "


Di dalam Mata Jiang Bei ada rasa tertarik yang kuat, orang tua seperti dirinya yang kebanyakan waktu berada di benua selatan, pasti sangat tertarik jika mendengar cerita dari benua tengah.


Benua yang Dikenal semua Kultivator! karena sudah Banyak Kultivator sudah memasuki Ranah Dewa!


"lanjutkan....aku mempunyai banyak waktu luang. "


______________________________________________


Perbandingan Kultivator dan Hunter.



Praktisi - [Kelas E]


Penempaan Tubuh - [F, D]


Penempaan organ - [C]


Pengolahan Qi - [B]


Alam Roh - [A - A+]


Alam langit - [S]


Alam bumi - [HALF - SS]


Alam kaisar - [Half SS - SS]


Kaisar sejati - [SS]


Half Saint - [SS-Demi God]


Saint - [Demi God]



. Kultivasi Dewa.



Alam divine soul - [God ]


Alam Monarch Divine - [ God - Priomordial God ]


Alam sovereign Divine - [Priomordial God ]


True God - [ One Above All ]


Ancestral God - [ One Above All ]

__ADS_1


Divine Tribulation God - [ Ancient One ]



__ADS_2