
_________________________
_________________________
China.
Semua rusak, baik itu infrastruktur ataupun ruang lingkup masyarakat, bak terjadi gempa yang tidak terukur.
Api membumbung tinggi, asap memenuhi udara Yunnan saat ini, bahkan Naga berukuran besar ikut berpartisipasi, diatas langit.
Sekali lagi negara China yang dikenal dengan kedamaian, kembali di invasi oleh Hunter yang tidak diketahui, Bahkan Guild besar sedikit kerepotan dibuatnya.
Terutama Hao Li, ia kembali diberi masalah besar akan hal ini, padahal belum lama ini dirinya baru sembuh akan cidera 4 tahun lalu.
Disebabkan banyak Hunter dari Guild besar yang turun tangan, kini Hao Li tidak perlu terjun ke Medan perang seperti sebelumnya.
Ia hanya duduk santai di kantornya menunggu laporan hasil seperti biasa, Walaupun ini adalah besar tapi menurut Hao Li tingkat keseriusannya belum seberapa.
Lagian disana adalah tempat tinggal Seorang 'Perwakilan' yang hebat.
sungguh kasihan.
Yunnan.
Eveline adalah Hunter Rank S yang belum terdaftar Asosiasi, karena sebelumnya ia hanyalah seorang None, sebuah rank yang ber-gengsi di Indonesia jika diumumkan.
Tapi Eveline memilih bersembunyi menuruti perintah Velisha wakil ketua Guild Fortissimum Exercitum dan ia merasa itu adalah pilihan tepat, tepat mengikuti Guild F.E tersebut.
Walau tujuannya terbilang Extreme, berani mati demi orang tua Tuan August tapi seluruh tubuh Eveline bahkan pikirannya, selalu menyerukan bahwa ini adalah kehormatan.
Bukan kehormatan akan sesuatu yang kuat ataupun status bangsawan, melainkan kehormatan akan perjuangan Ras, dan kondisi sosial.
Ia bahkan pernah mendengar rumor bahwa Tuan August ingin kondisi sosial stabil, dengan kata lain adalah seorang None di perlakukan sama dengan Hunter.
baik itu dalam pengadilan ataupun hak asasi manusia nya. Dan hal tersebutlah yang menjadikan kesetiaan Eveline sangat kuat.
Dan kesetiaan Eveline terbukti disini, di kota Yunnan yang jauh dari rumahnya dan memimpin 20 ribu pasukan, Hidup dan mati bahkan tidak berani ia pikirkan.
Demi kesenjangan sosial dan kehidupan damai yang akan dilalui None, Eveline rela mati demi itu.
karena Eveline dan juga semua anggota Guild Fortissimum Exercitum tahu, bahwa dalang dibalik rasisme ataupun ketidakadilan sosial.
Bermula dari 'Perwakilan'!
"Kekuatan Demi-God memang tidak bisa dianggap remeh, walau sudah tua sekalipun." Gumam Eveline dengan keadaan yang tidak baik baik saja.
tubuhnya dipenuhi luka, dan yang paling parah di bagian kaki serta mulutnya pun mengeluarkan darah sebab sebuah pukulan Demi-God.
Meski dirinya menggunakan Artefak dengan Core Odin, tapi Velisha tidak bisa menggunakan sepenuhnya kekuatan Odin.
Ia hanya bisa mengeluarkan 50% Kekuatan Fisik ataupun Regenerasi milik Odin.
merasakan sesuatu tidak mengenakan.
Velisha mengalihkan pandangannya ke sekitar, ia melihat semua luluh lantak, dan yang lebih penting adalah semua Hunters yang mengepung dirinya.
'Semua Hunter yang aku bawa sudah mati ya.'
"Hao Cun ketua Guild Martial Supreme, 4 tahun lalu seharusnya mati." Gumam Eveline melihat seorang pria paruh baya yang terbang tidak jauh darinya seraya bersidekap dada.
Eveline kembali mengalihkan perhatiannya ke sisi barat. " Annchi sang ketua Guild Heavenly land dan wakil ketuanya yaitu Jia Li, yang menyebabkan tragedi 4 tahun lalu."
Terlihat Annchi sedang memegang kipas tangan menutupi mulutnya dengan gaya anggun. "Ohoho itulah aku."
kembali Eveline melihat arah lain, seekor manusia dengan beberapa ciri khas naga. " Guo Feng ketua Guild Burning Dragon beserta Fang Yin wakil ketua guildnya, tapi seharusnya aku tidak perlu khawatir padamu."
Sebelah alis Guo Feng menaik. "apa alasanmu sampai kau tidak perlu khawatir? sejak kau menginvasi seharusnya kau khawatir."
Eveline tidak menjawab pertanyaan Guo Feng, matanya melihat sekeliling dengan gila mencari peluang melawan, yang naas ia tidak melihat peluang tersebut.
"Mau kemana kau Hunter lacur." Hao Cun menatap Eveline seolah superior.
"kami sudah membunuh Hunter teleportasimu jadi kau tidak bisa melarikan diri." kini Annchi lah yang bersuara karena dirinya yang membunuh Hunter berkemampuan Gate.
"Hahaha...." Bukannya takut, Eveline malah tertawa di saat seperti ini.
"Melarikan diri? untuk apa?" kini bagian Eveline yang menatap rendah semuanya.
"Aku sudah mencapai tujuanku, sepertinya matipun tidak masalah." Eveline kembali memegang pedang di tangan kanannya, dan sebuah kepala orang tua di tangan kirinya.
Ya, Eveline sudah membunuh 'Perwakilan', seorang 'Perwakilan' yang mempunyai kekuatan waktu.
berapa kali dirinya merasakan Dejavu setiap kali kekuatan waktu digunakan, berapa kali ia merasa aneh dengan Mana dirinya yang terkuras tapi kondisi 'perwakilan' baik baik saja
Sampai ia berasumsi, jika Mana dirinya terkuras berarti musuhnya menggunakan kekuatan Waktu untuk memutar balik ke 30 Detik sebelumnya.
Dan Akhirnya kepala 'Perwakilan' saat ini berada digenggaman tangannya.
1000x gravitasi
Eveline terbang jauh, tangan kanannya yang sempat menahan sebuah pukulan Hao Cun mengalami mati rasa.
sampai jarak dirinya jauh akibat terhempas tinjuan Hao Cun, Eveline bisa kembali menormalkan pijakannya.
"Gravitasi dipadukan seni beladiri, kekuatan Kelas SS Martial Supreme memang hebat."
"Jika saja aku dalam keadaan prima seperti melawan Perwakilan, kalian sangat mudah dikalahkan." Gumam Eveline kepada dirinya sendiri
Dragon Fist
__ADS_1
Kali ini Eveline dipaksa menghindar dengan cara melompat kebelakang, karena di tempatnya tadi ada Guo Feng dengan tangan Naganya menumbuk sampai menciptakan kawah beberapa meter.
"Half Transformasi seperti milik ketua Heavenly Group Chen Ming, kekuatan besar tapi kurang dalam kecepatan."
Wind Dragon
Fire Dragon
Eveline menebaskan pedangnya ke depan berniat menghancurkan serangan Elemental, berbentuk naga angin dan api.
Dengan tebasan pedang, Naga angin dan api itupun berhasil terbelah dua sampai akhirnya menghilang oleh tebasan Eveline.
"Fang Yin, wakil ketua dari Guo Feng guild Burning Dragon, Hunter Elemental."
Berbeda dengan temannya, Annchi hanya melihat tanpa berniat bergerak, kipas di tangan masih menutupi mulutnya
"Sepertinya kau masih merasa bisa keluar dari sini hidup hidup ya." Celetuk Hao Cun sembari berjalan perlahan menuju pelaku invasi.
Eveline tidak menjawab, wajahnya acuh terhadap perkataan Ketua Martial Supreme tersebut, Tapi ia kembali merasakan hal tidak mengenakan.
BLAAAAARR.
Kaki Hao Cun menancap di tanah yang sebelumnya adalah tempat Eveline, mata Hao Cun melihat Eveline yang tidak jauh didepannya.
"Apa kau hanya bisa melarikan diri? sungguh pengecut!"
Eveline hanya mengangkat bahu. "Perkataan yang keluar dari Hunter pengeroyok."
"Cih"
Gravitasi 0
Mata Eveline membulat lalu melihat sekeliling mencari Hao Cun, kembali lagi Eveline merasakan perasaan berbahaya dari samping kanannya.
tapi naas Eveline terlambat bereaksi.
DUUAAR
Tubuhnya terpelanting sangat cepat, menerobos setiap bangunan yang dilewatinya, saat sudah ratusan meters terhempas.
Eveline terhenti menabrak beton bangunan gedung berlantai, tapi yang aneh adalah sebuah kepala di tangan kirinya masih tetap utuh.
mengira ada jeda penyerangan, Eveline dipaksa menghindari sebuah kaki yang ingin menjejali kepalanya.
Kaki Hao Cun.
karena jarak dirinya dengan Hao Cun berbahaya baginya, Eveline segera melompat ke gedung tertinggi.
Fist black Fire
Eveline melotot horor saat sebuah tangan api hitam raksasa mengarah padanya, tapi ia dengan cepat sadar kembali!
"Sialan! Elemental Mutasi pasti itu adalah wakilnya, Li-Liang ."
Dragon Fist
Baru saja kakinya menapak daratan, Eveline kembali terhempas oleh tinjuan tangan dari Guo Feng yang masih dalam tahap Tranformasi.
membuat Eveline terhempas memasuki gedung akibat pukulan mendadak dari Guo Feng.
"Jia Li hancurkan gedungnya." Gumam Annchi kepada asistennya yang berada di samping.
Jia Li mengangguk.
SWORD WIND
Semuanya yang berada didekat gedung menghindar saat merasakan ada keanehan dengan udara, dan benar saja.
SLAASH
Gedung tempat terhempasnya Eveline kini terpotong potong oleh angin, sampai 10 detik kemudian tidak adalagi bentuk bangunan gedung.
Gedung bertingkat hancur oleh tebasan angin yang tidak terhitung jumlahnya.
"Oi ******, lihat dulu sebelum menyerang." Umpat Guo Feng diarahkan kepada Annchi, yang hanya dibalas cekikikan olehnya.
Kini semuanya kembali fokus kepada Eveline yang ada didalam gedung, mereka ingin mengetahui bagaimana kondisinya.
Yang ditunggu tunggu akhirnya muncul, Eveline masih berdiri tegap tapi dengan sayatan sayatan kecil menghiasi tubuhnya.
Tapi secara perlahan, sangat sangat perlahan sayatan tersebut menghilang, menandakan adanya penyembuhan.
Eveline menggunakan Regenerasi milik Odin dengan Mana-nya yang tersisa sedikit.
"Cuih...Sungguh pengecut!" Ejek Eveline sembari meludahkan darah dimulutnya
"Sekarang aku yang akan menyerang!" Eveline dalam posisi siap menyerang.
"Apa? seorang Hunter kelas S belaka?" Hao Cun memasang senyum mengejek, tapi segera matanya membesar.
SLASH
Hao Cun berhasil menunduk tepat waktu, saat lintasan pedang melewati kepalanya.
tapi itulah yang Eveline tunggu, karena saat dirinya menunduk kepala Hao Cun akan bertemu dengan lutut Eveline!
Begitupula Hao Cun, ia juga menunggu keadaan saat ini, ketika lutut Eveline bertemu kepala Hao Cun ternyata Hao Cun memutar badannya.
1000 X Gravitasi
__ADS_1
Hao Cun menghindari lutut Eveline dengan berputar dan langsung saja Hao Cun memberikan pukulan kepada Eveline, di tulang rusuk kirinya.
BWOSH
Eveline kembali terhempas, sangat jauh di bandingkan sebelumnya, matanya memancarkan kesakitan luar biasa.
"Melawanku dengan trik kacangan!" Seringai tumbuh di wajah Hao Cun.
Tubuh Evelin terlentang ditanah, tangan kanan yang menggenggam pedang, kini menyentuh rusuknya yang patah.
"sepertinya ku akan mati disini ya, padahal aku belum bertemu tuan August secara langsung." Gumam Eveline menatap langit yang mendung seolah siap kapan saja mengeluarkan hujan
tubuhnya sudah tidak bisa digerakkan, bahkan untuk menggeser tubuh saja sangat sakit.
"Apakah yang lainnya berhasil membunuh 'perwakilan'?" Disaat saat seperti ini, Eveline masih memikirkan anggotanya yang beroperasi.
Gravitasi X 10.000
Fire Lion
Dragon Black Fire
Lighting Black
dari Jauh, Guo Feng Hao Cun beserta wakilnya Li-Liang melemparkan serangan hebat, yang diarahkan kepada musuhnya.
Dan Eveline yang mendengar suara teknik yang dikeluarkan oleh semua musuhnya, menutup mata berharap bahwa kematian tidak terlalu sakit.
Senyuman mengembang diwajahnya, ia sangat siap menghadapi kematian.
All Elements : SHIELD
menunggu selama beberapa detik, Eveline tidak merasakan apapun, lantas ia pun membuka matanya dan masih terlihat langit yang sama.
Walau sakit menggerakkan tubuhnya, ia paksakan diri untuk mengalihkan pandangan kesamping nya saat merasakan ada pergerakan Mana.
Sebuah Portal mirip dengan kekuatan Hunter Amerika, terlihat oleh Eveline.
"Ohoho apakah nenek tua ini boleh bergabung di pesta kalian para anak muda." Tawa nyentrik Liadjah terdengar dari dalam Gate.
Semua Ketua Guild waspada, bahkan Annchi yang terlihat santai sedari tadi, memasang postur siap bertarung.
Liadjah berjalan keluar dari dalam Gate dengan tongkat ditangannya, aura hitam merembes dari tubuh Liadjah.
"Aku sudah lama tidak meregangkan tubuh Kak, apa tidak masalah jika aku kalah?" Avoch sang penjaga kedai sekaligus adik Liadjah, keluar dari gate seraya menggaruk kepalanya.
Tidak hanya Avoch dan Liadjah, beberapa Hunter juga keluar dari Gate, Hunter yang bertugas untuk membawa Eveline.
Meski Liadjah malas mengurus wanita nekat ini, tapi dikarenakan posisinya yang penting di Guild August maka dengan segera Liadjah berangkat.
"Liadjah Sang penyihir." Gumam Annchi yang kini tidak lagi santai, tapi gumaman tersebut terdengar oleh si empunya.
"Ohohoho...itu adalah nama nenek tua ini."
Annchi merasa Dejavu, tapi ia masih fokus melihat lawan baru yang muncul.
Liadjah mengalihkan pandangannya kepada Hunter yang ia bawa. "Bawa gadis itu, jangan gerakan bagian perut sampai dadanya."
beberapa Hunter tersebut mengangguk, tapi saat mereka akan membawanya, Eveline menghentikan dan memanggil Liadjah.
"Liadjah Sang Penyihir, saya hanya tahu anda dari informasi nyonya Velisha." Liadjah mengangguk karena ia pernah beberapa kali bertemu dengan asisten August.
"Jadi apa yang ingin kau sampaikan?."
Eveline membuat ekspresi ragu-ragu, sampai akhirnya berubah menjadi tegas.
"Saya tahu bahwa Hao Li sudah sembuh, tapi aneh bahwa ia tidak turun kesini.."
"Aku tahu itu! intinya apa!" Liadjah mulai kesal karena sikap Eveline.
"Saya hanya ingin meminjamkan pedang ini, karena saya tahu masih banyak yang akan turun." Evelin melemparkan pedang dengan tangan kanannya.
yang berhasil ditangkap oleh Liadjah." Pedang yang bagus, kalau hanya itu cepat bawa dia ke pusat penyembuhan Hunter."
Eveline mengangguk menjawab dan para Hunter mulai membawanya, menggunakan Elemental angin yang membuat Eveline mengambang.
Tapi saat akan mencapai portal, Liadjah menyuruh berhenti." Tahan sebentar."
karena tidak fokus, Liadjah hampir tidak melihat sesuatu yang ada ditangan kiri Eveline.
"Kepala? untuk apa kau membawa kepala?" Tanya Liadjah seraya menyipitkan matanya curiga.
Sedangkan yang ditanya, Tersenyum lebar seolah mendapatkan hadiah besar.
"Hadiah yang aku janjikan untuk tuan August."
Mata Liadjah melebar, sebelum tawa kencang keluar dari mulutnya yang keriput.
"Hahaha..buah jatuh memang tidak jauh dari pohonnya heh, sama sama gila."
"Sudah selesai, bawa dia secepatnya." perintah Liadjah, dan kini para Hunter melewati Gate untuk kembali.
"Pedang itu terbuat dari Core Odin!" Teriak Eveline sebelum di telan Gate untuk disembuhkan, dan sekarang Liadjah kembali dibuat terkejut.
Ia memang mendengar Core lodur di tangan Adelard saat ini, tapi Core Odin? Luar biasa!
Mata Liadjah menelusuri sekujur pedang yang terbuat dari Core Odin, menghabiskan waktu beberapa lama, Liadjah lempar pedang tersebut.
"Kau saja pakai pedang ini Avoch."
__ADS_1