
Indonesia. 2048
Hampir 4 tahun setelah August menghilang, saat ini keadaan negara Indonesia kacau, mata uang menurun dan Dungeon tingkat tinggi terbengkelai.
Bahkan gilanya DHGL kembali diakfifkan demi merangsang Ekonomi internal, dalam waktu 3 tahun DHGL kembali mendapatkan Izin operasi setelah tahu bahwa banyaknya Dungeon tingkat tinggi tidak terselesaikan, Cavero yang notabennya adalah ketua Asosiasi Hunter dibuat tidak berkutik
(DHGL : dungeon Hunter Guild Luar, yang artinya Hunter negara lain menyelesaikan Dungeon dalam negri)
dengan serangan terus menerus dari negara yang ingin mencuri sumber daya, Cavero tidak ada waktu untuk mengurus DHGL, walaupun Cavero Ikut campur dirinya yaitu Cavero bahkan yakin tidak akan bisa Menghentikan DHGL
Bukankah August sudah memberikan Pil untuk berevolusi? memang, tapi hanya 2 yang bisa digunakan karena kurangnya Hunter yang berpotensi jadi hanya Falisha dan Karin saja yang ber-evolusi menjadi Kelas SS
Walau terlihat hebat Indonesia mempunyai 2 Hunter kelas SS, Cavero tidak berpikir begitu, Bahh! bahkan negara yang menyerang juga berpikiran sama dengan Cavero.
Mereka berdua dianggap kelas SS hanya dari segi jumlah Mana, bukan teknik, pengalaman dan segi pemikiran.
Bagaimana dengan August? Cavero menganggap August adalah kasus khusus, walau dalam hati sebenarnya Cavero butuh potensi seperti Bocah tidak tahu sopan santu itu!
Dan keseluruhan kekuatan Falisha dan Karin, Cavero menilai bahwa kekuatan mereka, kelas S adalah kelas yang cocok
"Aku sudah tua dan tidak cocok untuk menjalankan posisi ketua Asosiasi Hunter, jelas Asosiasi ini perlu darah segar." Guamam Cavero memijat keningnya dan menatap laporan di mejanya, sebuah laporan yang menyatakan kerja sama Russia
Laporan yang sudah ada di mejanya selama berbulan bulan! Entah apa yang merasuki Negara Russia mengirim laporan ini tapi tidak ada tindakan serius darinya.
Apa Russia hanya iseng? mungkin saja.
Cavero berdiri dan berjalan menuju jendela, terlihat kendaraan berlalu lalang dengan damai, banyak juga pejalan kaki ataupun orang yang ingin memasuki Gedung Asosiasi, entah itu mendapatkan misi ataupun melaporkan keberhasilan.
Matanya yang tadi lelah kini melembut, Cavero sangat ingin mempertahankan suasana ini, damai dan hidup tapi ia tidak percaya diri disaat kiri dan kanan semua orang ingin mencaplok Asosiasi Hunter Indonesia
Diarahkan matanya ke angkasa, walau siang hari dan sinar sangat terang, Cavero masih bisa melihat bulan di atas dengan Tombak yang menembus bulan, dan suasana hati Cavero membaik
Hanya inilah penenangnya.
"Jadi sampai kapan kau berdiam diri disana August Aldari, atau karena rumahmu adalah Nyonya Adhisti jadi kau lupa akan tempat ini." Gumam Cavero dengan suara beratnya
Saat sedang melihat masa lalu, ia di kejutkan oleh beberapa orang yang memasuki Ruangan.
Cavero memandang beberapa orang tersebut yaitu Adelard, Nyonya Liadjah dan teman baiknya yaitu Adelard.
Setelah memasuki ruangan Cavero, liadjah lah yang pertama kali duduk disana dan diikuti yang lain.
Cavero juga duduk di sebrang Liadjah, dan Adelard berada berada disamping Liadjah.
"Langsung saja ke Intinya, dimana batu Evolusi yang diberi August? " Ucap Liadjah tanpa basa basi
"Untuk apa?"
Liadjah mengambil batu dari cincin penyimpanan, lalu menaruhnya di meja, dan terlihat batu berwarna putih tersebut bersinar yang sedikit menyilaukan
Mata Cavero membulat, selama bertahun tahun ini ia tidak melihat batunya, jadi ia terkekut saat tahu ada reaksi dari batu tersebut.
"Awalnya aku menduga bahwa batu Evolusi telah menemukan hunter yang tepat, setelah mencari hunter di setiap Guild, ternyata batu tersebut tidak bereaksi sama sekali..."
"...jadi aku menduga bahwa ini bukanlah batu Evolusi dan pasti ada sesuatu kalau kita menyatukan batu yang tersisa, mengerti?" ujar Liadjah menjelaskan
Cavero segera mengeluarkan batu yang dimaksud dalam cincin penyimpanannya, baru saja batu tersebut keluar, semua orang yang ada disana dibuat terkejut saat batu tersebut Evolusi menabrak batu satunya lagi...
Dan hancur menjadi butiran pasir!
tapi bukannya butiran sisa batu terbang, malah berkumpul di atas meja membentuk sebuah kalimat panjang.
[ Sepertinya Nenek tua itu sudah menyadarinya ya? ] itulah kalimat yang di bentuk
Semua orang terdiam, bahkan Liadjah mengusap matanya tidak mempercayai hal ini, tapi setelah merasa akrab dengan panggilan yang mengoloknya sudut mulut Liadjah berkedut.
Ia hapal, hanya pemuda Gila itulah yang sangat berani memanggil Sang Penyihir dengan sebutan Nenek Tua!
Tidak ada yang lain.
saat semuanya terdiam, pasir yang membentuk kalimat tersebut kembali bergerak dan merubah kalimatnya lagi, yang berbunyi...
[ sebenarnya dari awal aku hanya memberi kalian 2 batu Evolusi, tapi kalau sudah menemukan metode ini sepertinya kalian sudah tahu hal tersebut, kan? ]
Sekarang tidak hanya Liadjah yang kesal, Cavero yang selama bertahun tahun mencari Hunter yang potensial untuk di Evolusikan ternyata ditipu?
Tentu saja dia sangat kesal!
'Tunggu saja kau! Dasar Bocah tidak tahu sopan santun ! '
"apakah kita bisa berkomunikasi?" Pertanyaan Liadjah diarahkan kepada pasir yang menghubungkannya dengan August
__ADS_1
Tapi sayang tidak ada jawaban sama sekali dan pasir tersebut tidak bergerak.
Sekian lama tidak bergerak, Pasir tersebut mulai membentuk kata kata lagi, dan semua orang yang berada di dalan ruangan menunggu dengan gembira
[ aku lupa menjelaskan, batu ini bukanlah komunikasi dua arah melainkan satu arah, jadi hanya aku yang bisa memberi Informasi ]
Semuanya mengangguk menyadari hal itu, lalu pasir sisa batu tersebut mulai berubah lagi.
[ Kami hidup disini sudah mendekati tahun ke-2, aku tidak tahu apakah disana mengalami waktu yang sama atau ada perbedaan ]
Pasirnya merubah kalimat lagi.
[ tapi aku mengatur apabila kalian sama sekali tidak menemukan metode, Batu ini akan hancur sendiri ]
[ dan aku bersyukur bahwa kalian telah menemukan metodenya ]
Tidak seperti tadi, saat ini butiran pasir terus menerus bergerak menyampaikan kalimat August
[ aku mempunyai kabar baik untuk kalian semua yang ada disana, tenang saja aku tidak akan memberitahu kalian kabar buruk ]
Liadjah dan yang lain menatap pasir dengan serius lagian sangat jarang kabar baik datang di saat seperti ini, apalagi kabar baik dari August sungguh sangat langka..
Mendapatkan kabar baik dari August sama halnya dengan mendapatkan undian Lotre 1: 100 Juta!
[ Rencana Multiverse akan berhasil ]
Melihat kalimat itu, baik Liadjah maupun Adelard tidak mengerti dan berpikir keras apa maksud sebenarnya yang di sampaikan August, tapi berbeda dengan mereka berdua
Cavero terbahak bahak memenuhi ruangan, ia kembali mengingat perkataan Gila August yang baru kembali dari China saat insiden DHGL.
"Hahahaha... Orang itu benar benar Gila! Rencana membawa dunia lain kedalam tata surya aku kira hanya bualannya, Sungguh... " Ujar Cavero menjelaskan arti kalimat Augus disela tawanya
Mata Liadjah membulat, setelah dengar penjelasan Cavero akhirnya Liadjah paham, dan ia setuju perkataan Cavero.
Orang itu memang gila! Dan Adelard juga satu pemikiran dengan mereka berdua.
[ kabar baik kedua, tahun ke-2 yaitu beberapa bulan lagi dari aku mengirim komunikasi ini, aku ingin sambutan hangat kalian ]
Ini! Ini! Inilah informasi yang ingin mereka tahu! Dan dalam sekejap saja suasana dalam ruangan dipenuhi Mana yang berkobar, bahkan retakan di lantaipun tidak mereka Peduli kan.
Cavero yang biasanya selalu marah apabila Kantornya mengalami kerusakan, malah berpartisipasi.
Wajar saja reaksi mereka begitu, sebab August adalah Hunter yang menjadi 'ikon Negara' jadi apabila 'ikon negara' di sebuah negara tidak ada, biasanya hanya kesuraman yang dialami negara tersebut.
Itulah yang terjadi di indonesia!
tapi sebentar lagi 'ikon negara' nya akan kembali, tentu saja mereka sangat bahagia sampai tidak sadar Mana mereka 'bocor'.
Mereka bertiga menatap kembali pasir yang kini mulai bergerak.
[ kabar baik terakhir yang ingin kusampaikan. walau kabar baik ini sebenarnya untuk Adelard ]
Saar namanya disebutkan, seketika Adelard berdiri dan menatap pasir dengan tidak sabar, ia tidak menyangka seorang pria tua sepertinya mendapatkan bagian juga!
Dan pasir mulai bergerak lagi.
[ Sebagai kolektor core profesional, apakah kau bisa memberi harga ribuan Core kelas dewa? atau kau bisa membantuku menjualnya?. Sebagai imbalannya akan aku beri Core milik Sun Wukong ]
[ note : monyet itu sangat lincah dan sialnya monyet tersebut memiliki tombak yang sulit ]
Setelah menyampaikan kalimat terakhir, pasir sisa batu Evolusi mulai berterbangan dan menjadi tidak berguna, tapi Adelard yang berdiri tidak kunjung duduk lagi.
Tubuh Adelard bergetar tidak terkendali, matanya masih menatap meja tempat bersinggahnya pasir alat komunikasi August.
lama diam akhirnya Adelard buka suara, sebuah kalimat yang menyakitkan Cavero
"Hahahaha...Lihat pak tua! Inilah hasil dari kebaikanku padanya.... "
"..Haha tidak seperti dirimu, saat pertemuan pertama malah menipunya!"
Sudut mulut Cavero berkedut keras, apalagi saat Adelard mengungkit misi yang diberi olehnya kepada August saat itu, Bah jika saja informasinya benar saat itu maka dirinyalah yang menjadi tujuan kabar baik August!
T-tunggu! Bukankah August disana membawa asistennya? Jadi bisakah ia meminta beberapa Core sebagai Komompensasi? memikirkan hal ini membuat kembali Cavero menjadi santai
"Diam! Kembali duduk Adelard...." Seru Liadjah kepada orang yang sudah tua malah bertindak seperti anak kecil
Huhh apakah harus sebegitunya mendapatkan hadiah dari August!? Walau dirinya bertanya Kenapa August tidak memberi dirinya hadiah, padahal saat insiden penyerangan yang terjadi di Indonesia dirinya yang melindungi Adhisti.
Sumpah, sungguh Liadjah tidak iri
"kita akan mendiskusikan kabar dari August dan bagaimana kita Memanfaatkan kabar tersebut untuk meringankan beban yang terjadi saat Ini."
__ADS_1
"dan untuk mempertahankannya disini, Cavero setelah orang itu tiba, aku harap kau segera mengundurkan diri."
Cavero mengangguk sebagai jawaban, ia sadar hanya cara itulah yang bisa mempertahankan August, dan Cavero tidak mempersalahkannya
Seperti yang nyonya Liadjah bilang dulu, korbankan siapapun untuk memertahankan August, tidak peduli dengan cara apapun. Karena Didunia saat Ini, lebih baik memperkuat kepercayaan satu sama lain.
Tentu saja premisnya adalah orang tersebut harus dipercaya.
Jabatan dan status, mereka berpikir itulah yang diperlukan untuk membujuk August saat ini.
________________________________
________________________________
Rencana Multiverse.
Menempatkan dunia lain di tata surya tempat August berada!
Perbandingan Kultivator dan Hunter.
Praktisi - [Kelas E]
Penempaan Tubuh - [F, D]
Penempaan organ - [C, B]
Pengolahan Qi - [A]
Alam Roh - [A ]
Alam langit - [S]
Alam bumi - [HALF SS]
Alam kaisar - [SS]
Kaisar sejati - [SS]
Half Saint - [Demi God]
Saint - [Demi God]
. Kultivasi Dewa.
Alam divine soul - [God ]
Alam Monarch Divine - [ God ]
Alam sovereign Divine - [Priomordial God ]
True God - [ One Above All ]
Ancestral God - [ One Above All ]
Divine Tribulation God - [ Ancient One ]
[ Kemajuan saat Ini : 300.000 ]
.Konversi points yang baru.
[ S : 10 ]
[ Half SS : 100 ]
[ SS : 1000 ]
[ Demi God : 10.000 ]
[ God : 100.000 ]
[ Primordial God : 1000.000. ]
Saya jarang meminta, tapi bisakah hati nurani kalian meluangkan waktu untuk komentar dan menyumbangkan Vote?
__ADS_1