
"Salam ketua, salam penatua Jiang Siming."
Jiang Bei mengangguk mengakui salam dari murid bermasalahnya, Jiang Bei melihat sekeliling dan menyadari ada korban yaitu penjaga sekte.
"penatua Jiang, tolonglah penjaga terlebih dahulu."
Jiang Siming mengangguk dan melaksanakan perintah Jiang Bei, beberapa saat kemudian tiba tiba ada dua orang wanita di samping Jiang Bei.
Xin Xian selaku ketua sekte dan Zhu Ying penatua terpercayanya.
Jiang Bei hanya melirik dua wanita tersebut, lalu kembali pandangannya ia alihkan ke sekitar kejadian, ada dua orang yang tidak dirinya kenal satu sosok perempuan dan satu Laki Laki.
tapi kenapa dirinya merasa familiar akan lelaki itu?
August tersenyum kecil akan pandangan orang tua didepannya, bukankah kepikunan orang tua Ini sangat parah? bahkan tidak mengenali orang yang mengambil tangannya?
Orang tua yang mengidap kepikunan luar biasa parah! Hmm Ini akan menjadi cerita bagus untuk anaknya kelak!
"aku duga sepertinya kalian yang menjadi biang keladi disini, benar kan? " ucap Jiang Bei dengan mata berwawasannya menatap August dan Xie Na.
"bukan saya senior, junior Ini bernama Xie Na dan murid dari sekte ilusi langit juga murid dari penatua Zhu Ying." Xie Na kelabakan buru buru menjelaskan.
Mendengar hal itu, Jiang Bei kembali melirik dua tamu nya. "apakah Ini anggota sekte anda nyonya Xin Xian?"
Xin Xian mengangguk lalu menolehkan kepalanya kearah Zhu Ying. " Penatua Zhu, bisa kau urus muridmu." ujar Xin Xian yang dijawab anggukan.
Jiang Bei mengarahkan pandangannya kepada tersangka yang tersisa. "Jadi kau yang membuat kericuhan disini anak muda? kau yang seorang tanpa Kultivasi apakah berani tanggung resikonya."
August bersidekap dada, senyuman pun masih tidak hilang diwajahnya.
merasa ketua sekte jalan Pedang Surgawi Ini terlalu lama mengambil tindakan, Xin Xian lantas menyuruh penatuanya menyerang.
"biarkan aku mengurus tamu tidak di undang Ini ketua Jiang. " setelah berbicara seperti itu, Zhu Ying mengeluarkan pedangnya dari cincin penyimpanan lalu mulai menyerang.
"Tunggu-."
"biarkan saja Jiang Bei, penatuaku saja yang mengurus Ini. " sela Xin Xian
Trank
Qi ungu keluar saat Zhu Ying menebaskan pedangnya kepada August, tapi ada hal yang membuat rombongan Jiang Bei terkejut.
serangan Zhu Ying ditahan pedang lain tapi bukan oleh pelaku melainkan oleh Anggota sekte Jiang Bei.
"apa yang kau lakukan Xiao Fan! kau mau menjadi penghianat! " bentak Jiang Bei
Terlihat didepan August, ada Xiao fan dengan transformasinya yaitu sebelah matanya menghitam menahan pedang Zhu Ying.
'Sial! aku tidak bisa mengendalikan tubuhku sendiri! ' batin Xiao Fan menggertakan gigi karena menahan serangan pedang.
"Hoo untuk alam langit sepertmu berhasil menahan serangan alam kaisar, Ini akan menjadi kehormatan untukmu. " ujar Zhu Ying lalu mulai menyerang secara horizontal.
tapi masih bisa Xiao Fan tahan, tidak itu saja bahkan Xiao Fan mengembalikan serangan dengan memanfaatkan tebasan Zhu Ying.
pertarungan terus berlanjut, tapi dikarenakan perbedaan alam Kultivasi, Xiao fan lah yang terus menerus tersudut bahkan mengalami luka kecil
"Hahh Hahh...kau kuat! " nafas Xiao fan tersenggal, walau serangan kehancurannya kecil tapi dengan Pertarungan teknik saja sudah menghabiskan stamina dirinya.
'Astaga! Aku bicara apa! ' batin Xiao fan
Ternyata sedari tadi tubuh Xiao fan bukan dirinya sendiri yang mengendalikan.
Qi ungu keluar deras dari tubuh Zhu Ying, Qi ungu itu pun disalurkan ke pedangnya yang membuat pedang itu bagaikan Light Saber.
"coba tahan Ini, jika kau bisa menahannya aku memberi hormat padamu. " Zhu Ying bersiap lalu menebaskan pedangnya ke Leher Xiao Fan
Xiao fan menatap serangan, matanya menunjukkan kelelahan.
'sial! Aku hampir kehilangan kesadaran. '
August bosan, Jiang Bei yang pikun dan wanita bar bar bodoh, tidak ada hal yang membuatnya tertarik lagi
"sudah cukup. "
Saat serangannya akan mencapai Leher Xiao fan, serangan Zhu Ying dihentikan.
dengan satu jari August!
Mata Zhu Ying membulat, dalam sekejap ia mundur jauh saat melihat serangan dirinya ditahan oleh satu Jari.
August berjalan menghampiri Rombongan Jiang Bei.
__ADS_1
"kepikunanmu sudah parah pak tua. " ujar August saat berada di depan Jiang Bei.
" August aldari, masih ingat nama itu? "
mata Jiang Bei bergetar, akhirnya terungkap kenapa dirinya merasa familiar.
"A-ahaha, maafkan orang tua Ini, Wajar saja karena hanya satu kali melihat dirimu." setelah kembali sadar, Jiang Bei menjelaskan agar tidak lagi terjadi tergedi.
Lagian ia tidak mau kehilangan tangannya yang tersisa.
Xin Xian menatap ketua sekte jalan Pedang Surgawi dengan pandangan aneh, Kenapa sikapnya berubah 180 derajat.
Xin Xian akui memang luar biasa bisa menahan serangan itu, tapi lelaki didepannya masih muda jadi Kultivasinya tidak mungkin lebih tinggi dari dirinya kan?
"mangga muda, aku butuh mangga muda saat Ini dan aku akan pulang. "
Mata Jiang Bei berbinar, lelaki didepannya hanya butuh itu dan pulang! Ini keajaiban!
"penatua Jiang, ambilkan seluruh buah mangga yang ada di halaman leluhur! Cepat!"
Jiang siming yang baru saja menyembuhkan penjaga terheran, mangga muda?
"Tapi ketua, anda bilang itu untuk leluhur dan leluhur sangat menyukainya? " ujar Jiang siming
"Tidak apa apa, leluhur pasti akan setuju dengan keputusanku! Cepat ambil."
Jiang Siming menganggukan kepalanya lalu menghilang.
"T-tunggu Jiang Bei, memang siapa orang Ini sampai kau memaklumi kerusuhan yang dia buat. "
August menatap sumber suara, wanita cantik yang tidak terlalu muda dan juga tidak tua.
"apa anda mempunyai masalah?" ucap August kepada Xin Xian
"Hohoho...aku suka nyalimu anak muda tapi ingat diatas langit masih ada langit. " Xin Xian tertawa menutup mulutnya
"bukankah itu harusnya perkataanku? jika kau tidak punya lagi kata kata, ambil saja!"
"karena itu sangat cocok untuk Seekor Makhluk lemah yang berlagak menjadi predator. " ujar August
Alis Xin Xian berkedut, anak muda didepannya cukup berani berbicara seperti itu. "mulutmu cukup lihai juga."
berbeda dengan Xin Xian dan August, Keringat membasahi muka Jiang Bei akan perdebatan dua orang tersebut.
"Hahaha...baru kali Ini aku diledek besar mulut padahal setiap kata yang keluar dari mulutku selalu menjadi Fakta. "
kekehan kecil keluar dari Xin Xian, bukankah anak muda Ini semakin arogan? memangnya dia siapa sampai perkataannya selalu fakta
"mulutmu semakin lama semakin lihai, jadi kita hentikan saja tapi ingat! aku masih menjaga muka untuk Jiang Bei."
August kembali tertawa, ketidaktahuan! bagian Ini yang selalu dirinya suka saat diperdebatan ataupun perkelahian.
menjaga muka orang pikun itu? kenapa tidak sekalian saja jaga tangannya yang tersisa!
"Hati Hati saat terpental jauh, tubuh yang terbang dan menabrak segala hambatan itu sangat tidak enak " ujar August
Xin Xian menaikan satu alisnya, apa Ini ada hubungannya dengan perkataan tadi?
"apa kau mengancamku-"
"Kau lama sekali penatua Jiang. " dengan cepat Jiang Bei menyela saat melihat kesempatan yaitu Kedatangan Penatuanya.
"Maafkan keterlambatan saya ketua, mangga yang biasanya untuk sesajen leluhur tiba tiba diambil agak susah, sebab saya harus membersihkan terlebih dahulu."
setelah mengatakan itu, Jiang Siming memberikan cincin penyimpanan yang berisi apa yang diminta.
"bagus. "
Jiang Bei lalu memberikan cincin penyimpanan tersebut kepada August.
"Ini buah mangganya, jadi bisakah anda membuat sekte Ini damai?" ujar Jiang Bei tidak lupa mengingatkan janji August.
August mengangguk, ia masukan cincin kedalam kantungnya.
"jaga Xiao Fan karena ada seorang ibu yang selalu khawatir akan dirinya. " Yang dijawab anggukan Jiang Bei maupun Jiang siming.
selepas mengatakan itu, August membalikan badannya lalu berjalan pergi.
semua mata melihat kepergian lelaki tidak diundang tersebut, Jiang Bei menghela nafas lega yang terlihat oleh Xin Xian.
'ada apa dengan sekte Ini? kenapa sangat ingin orang itu pergi jauh? '
__ADS_1
penasaran menggerogoti Xin Xian, lantas dia pun bertanya.
"memangnya dia siapa? sampai membuat dirimu gelisa-"
BLAAAR
lagi lagi perkataan Xin Xian terhenti tapi kali Ini bukan disela lagi oleh Jiang Bei atau pun Hal lain, melainkan karena dirinya di tendang sampai terpental jauh.
"itu adalah bukti nyata kalau sesuatu yang keluar di mulutku menjadi nyata." ujar August menatap tubuh yang terus terbang.
'padahal pakai energy pun tidak!'
"Nah sekarang aku akan benar benar pergi, sampai jumpa. " August kembali berjalan meninggalkan rombongan Jiang Bei setelah menendang ketua ilusi langit.
melihat kelakuan August, helaan nafas kasar keluar dari Jiang Bei.
"Bah sampai jumpa! Jika untukmu lebih baik pakai Selamat tinggal."
Xie Na selaku orang yang membawa August berkeringat dingin, dirinya tidak menyangka akan ada kejadian seperti Ini. berbagai kemungkinan nasib dirinya kedepan berkeliaran di pikiran Xie Na.
_____________________________________________
Perbandingan Kultivator dan Hunter.
Praktisi - [Kelas E]
Penempaan Tubuh - [F, D]
Penempaan organ - [C, B]
Pengolahan Qi - [A]
Alam Roh - [A - A+]
Alam langit - [S]
Alam bumi - [HALF SS]
Alam kaisar - [SS]
Kaisar sejati - [SS]
Half Saint - [Demi God]
Saint - [Demi God]
. Kultivasi Dewa.
Alam divine soul - [God ]
Alam Monarch Divine - [ God ]
Alam sovereign Divine - [Priomordial God ]
True God - [ One Above All ]
Ancestral God - [ One Above All ]
Divine Tribulation God - [ Ancient One ]
[ Kemajuan saat Ini : 300.000 ]
.Konversi points yang baru.
[ S : 10 ]
[ Half SS : 100 ]
[ SS : 1000 ]
[ Demi God : 10.000 ]
[ God : 100.000 ]
__ADS_1
[ Primordial God : 1000.000. ]