UNIVERSE In Book System

UNIVERSE In Book System
WAR


__ADS_3

Tempat tidak diketahui.


Ruang antah berantah, kondisi alam yang mengamuk disana, langit yang berwarna merah menyinari dunia tidak bernama


Dilihat dari atas, terlihat di daratan ada ukiran Rune luar biasa luas dan rumitnya, dengan garis garis berwarna hitam kelam.


Dipusat Rune ada Rune bentuk bintang, disana terlihat ada dua orang, yang satu bersimpuh dengan kondisi badan tidak baik, darah keluar dari kedua rongga matanya.


Yang satunya, berdiri seraya ibu jari tangannya menempel pada kening, menatap dalam diam orang bersimpuh tersebut, kondisinya baik baik saja dibandingkan yang satunya.


Yang penuh darah adalah Xiao Fan dan yang berdiri adalah August.


"Aku sudah lama memperhatikan dirimu, dan kaupun sudah terlalu lama muncul dalam mimpi."


"bukankah kau mencari ku? sampai meninggalkan ibunda tercintamu dan mati oleh para dewa!"


"Jadi bangkitlah sialan! kita tendang bokong para dewa, beri pelajaran kepada mereka bahwa kita adalah Ras yang tidak bisa diganggu!" August berteriak kepada Xiao Fan dengan ibu jari tangannya masih menyentuh kening.


Evolusi : True Ascension


"HUAAAAH."


Xiao Fan berteriak kesakitan saat Energi Hitam mulai menyelimuti dirinya secara perlahan, di mulai dari kaki yang akhirnya keseluruh tubuh, menyisakan kepala yang tidak diselimuti Energi.


Anehnya, meskipun kesakitan luar biasa tapi tubuh Xiao Fan tidak bergerak ataupun mengelak, hanya mulutnya yang berteriak.


Berbeda dengan Xiao Fan, saat ini August diam dengan pandangan matanya menyiratkan rasa kesedihan mendalam.


Setelah Evolusi dirinya di Lembah Perang, bukan hanya kemampuan 'hukum' yang ia terima, tapi juga sebuah informasi menyedihkan.


masih berhubungan dengan 'penguasa', ternyata ada seorang tangan kanannya, Tangan kanan yang mencari sosok tuan yang sudah lama hilang.


Terus mencari diantara ketidakmungkinan, tanpa tau apa itu keputusasaan, ia meninggalkan kampung halaman dan ibunda tercintanya sejauh dimensi yang tak terhitung.


Itulah 'sosok' dalam diri Xiao Fan.


August juga tidak bodoh, dengan informasi 'penguasa' yang diberikan System, maka ialah penguasa yang dibicarakan.


Tapi apakah dirinya menerima? Jelas ia tidak terima akan status yang diberikan!


jika begitu kenapa dirinya menerima kekuatan System? itu akan terungkap dimasa depan!


Walau begitu, seorang anak yang sangat mencintai ibu seperti dirinya, bukankah pantas diselamatkan?.


"Saaaaakit!!!"


Xiao Fan yang diselimuti Energi Hitam masih berteriak kesakitan, rambutnya yang legam berubah sedikit demi sedikit menjadi warna putih.


Darah yang menggenang di matanya mulai tersingkir oleh warna hitam, menyisakan satu titik kecil disana berwarna putih.


sekian lama menunggu, Energy hitam mulai meluntur tapi dengan cara terpecah! dari pecahan yang terkecil ke yang terbesar


Sampai akhirnya seluruh tubuh Xiao Fan tidak lagi ditutupi, terlihatlah bentuk badan yang Ideal dibandingkan Kultivator Fisik ataupun spiritual.


dengan rambutnya yang panjang sekarang menjadi warna putih perak, mata yang hitam dengan titik putih di pusatnya.


Kondisi dan raut muka terliha lelah, tapi August dikejutkan oleh teriakan Xiao Fan.


"aku menyerahkan kekuatanku kepada Sosok yang memandang rendah Dewa, Dan menginjak Sosok Terkuat Yang mengaku diatas segala nya!..


"aku menyerahkan kekuatanku kepada Sosok yang tidak tertarik dengan Dewi, Dan menginjak Sosok pencipta Yang mengaku diatas segala nya!..


BRUK


setelah mengucapkan kata kata tersebut, Tubuh Xiao Fan ambruk, diakibatkan kesakitan luar biasa yang dialaminya, mau bagaimanapun seorang Kultivator juga memiliki batas toleransi rasa sakit.


tapi ada yang aneh dengan Tubuh Xiao Fan.


"Jadi tidak bisa dibangkitkan sepenuhnya, apa kau mengasihani Xiao Fan atau apa? sampai kau tidak mau mengambil alih tubuhnya."


August berkata menatap tubuh Xiao Fan kembali seperti semula, tidak ada lagi rambut putih dan sklera hitam di mata Xiao Fan.


Walau hasilnya seperti ini, Menurut August tidak seperti kelihatannya.


Tidak mungkin sebuah Ras yang ditakuti memiliki alasan yang payah.


"Tapi sepertinya aku pernah mendengar kalimat itu dari Baast dan anubis."


__________________

__ADS_1


__________________


1 Bulan kemudian.


Kediaman August.


halaman depan


Perkarangan yang luas dan indah, saat ini ada beberapa orang disana.


"Ibu tidak tahu apa yang kamu akan perbuat hari ini tapi ingat! disini adalah rumahmu."


"Jangan sekali kali merasa nyaman selain rumah, bahkan itu adalah Surga! rumahmu disini." Adhisti berkata lantang, tatapannya yang serius terlihat oleh August.


August mengangguk seraya berjalan mendekati ibunya lalu memeluk, setelah melepaskannya August mengalihkan pandangan kearah Erina.


terlihat raut wajah serius Erina. "aku tidak bodoh, dengan Chen Ming dan Acquilla berpakaian dan bersenjata, akan ada sesuatu yang besar."


"sebenarnya hanya sedikit yang ingin aku sampaikan kepadamu, yaitu kita akan mempunyai putri." Erina berbicara seraya kedua tangannya memeluk perut hamilnya, yang disana terkandung putrinya.


August kembali berjalan tapi kali ini dengan tujuan Erina, sesudah sampai August bersimpuh dengan kepalanya sejajar sama dan berhadapan dengan perut Erina.


"Putri ya, pasti akan cantik seperti ibumu, dan tegas seperti ayahmu ini.' August tersenyum dan mencium perut Erina.


"Sebagai ayah, akan ayah ciptakan dunia yang indah untukmu, dunia tanpa masalah sosial ataupun keegoisan semata, dunia dimana tidak ada yang membuat putriku sengsara dan...."


"...Sebuah dunia yang putriku akan menjadi putri dalam kerajaan fantasi-Tidak! sebuah dunia yang akan merayakan setiap ulang tahun putriku!"


"Dan mereka akan sangat bahagia dengan ulang tahun mu nak." Erina tersenyum bahagia melihat suaminya mengucapkan hal tersebut, menandakan kasih sayang August sangat berat.


Lagian sesuatu yang keluar dari mulut suaminya adalah kenyataan.


tapi kenapa dirinya khawatir, soal bagaimana cara putrinya di masa depan mendapatkan pasangan?.


August berdiri dan menatap Erina, sedikit kecupan ia beri kepada istrinya.


"Aku orang yang kaku dan tegas, aku senang kau menerima ini, jaga dirimu."


August membalikan badannya, berjalan santai menuju Acquilla dan Chen Ming, yang sudah menunggu dengan pakaian Hunter.


'Dan kau juga Velisha, jaga ibu dan istriku disini semampumu, jangan ada goresan sedikitpun.' ujar August kepada asistennya lewat koneksi.


'Tentu saja, My Lord.'


_______________________


Lembah Perang.


Tempat Evolusinya August, Cekungan raksasa yang hanya bisa dilihat dari luar planet, dengan keluasan yang mencapai 4000 Kilometers.


Sosok tiga manusia yang muncul dari gate tersebut terlihat sangat kecil dibandingkan mereka, 'mereka' yang berdatangan.


Jika 'mereka' ditotalkan, akan mencapai angka puluhan ribu!


karena dari kejauhan terlihat pasukan yang datang menggunakan alatnya masing-masing, ada yang menggunakan Pedang terbang, kereta kuda ataupun barang aneh lainnya.


dan dikarenakan mayoritas menggunakan Pedang terbang, Cahaya langit sedikit tertutup disebabkan banyaknya pengguna tersebut.


Semua pasukan berhenti saat ada jarak beberapa kilo meters dari August, tapi ada beberapa orang yang mendekati kelompok August.


Yang dari langit, semua ketua sekte maju mendekati dan secara serempak berdiri berdampingan diatas pedang terbang.


Yang dari darat, Kereta kuda maju dan beriringan berhenti saat mendekat, berbeda dengan yang Ketua sekte yang dilangit.


Semua Patriark turun dari kereta kudanya, melakukan gerakan hormat kepada August dan Acquilla maupun Che Ming.


"Perwakilan Sekte datang, semoga tuan August dan keluarga berumur panjang." Ujar Jiang Bei berdiri diatas pedang terbang.


"Perwakilan Sekte datang, Semoga tuan August dan keluarga panjang umur."


"Perwakilan Sekte Datang, semoga.....


August tersenyum dan mengangguk menanggapi salam anak buahnya.


"Aku terima salam kalian, aku mengapresiasi kalian semua yang hadir, maka oleh sebab itu...."


"...Aku August Aldari, Memulai Perang dengan para dewa!!" Lantang August, tiba tiba sebuah tombak muncul ditangannya.


"Langkah Pertama! Buat planet ini menjadi material yang sangat kuat!"

__ADS_1


Evolution : Planet Evolusi


Mengucapkan mantra Evolusi, terjadilah sesuatu yang tidak diterima akal sehat.


Setiap sudut Dunia Kultivator diselimuti Energi August selama puluhan menit, bahkan matahari yang selalu menyinari pun tidak bisa menembusnya.


Saat ini August sedang mengevolusikan dunia Kultivator, untung dengan adanya Authority Energy Evolusi yang diberi Sistem membuat Evolusi planet bisa terkabulkan.


beberapa saat kemudian, Energy hitam menghilang dan terlihatlah pemandangan baru dunia Kultivator.


semua wajah kultivator sumringah, mereka merasa tersegarkan seolah setiap lapisan kulit menjadi sangat sensitif.


bahkan beberapa Kultivator melakukan terobosan tidak sengaja, tapi bukan tanpa sebab.


Karena Qi dunia Kultivator sangat melimpah, sangat sangat melimpah, sebab August tahu kenapa dunia ini sangat banyak Kultivator lemah.


semua disebabkan Energi Qi mereka, tapi sekarang berbeda.


August menunggu beberapa menit untuk mengisi ulang Energy-nya, setelah terisi August menggunakan kemampuan yang diberi oleh Sistem


"Langkah Kedua."


Law : Eternity Family


[ Tidak bisa dilakukan ]


Melihat layar Sistem, August sangat kesal akan hal tersebut.


Law : Protect Family


Teriak August dan terlihatlah keajaiban.


[ Bisa dilakukan, keluarga pemilik tidak akan bisa disentuh ataupun disakiti yang berniat jahat! ]


[ Warning : kekuatan Law bisa dipatahkan apabila musuh bukan milik dunia ]


BWOOOSSHH


dunia Kultivator terjadi hal luar biasa, Layar hologram raksasa berwana biru muncul, dan semua orang yang berada di benua selatan bisa melihatnya.



Keluarga Tuan August tidak bisa disakiti.


Law : Kematian



Itulah kalimat yang tertera disana, sebuah kalimat sederhana dengan makna yang berbahaya.


dikarenakan ini adalah dunia Kultivator yang menggunakan bahasa khas mereka, menjadikan kalimat di proyeksi sama dengan bahasa dunia.


Semua Kultivator terkejut, dalam seluruh hidup mereka belum pernah menyaksikan seperti ini, tapi mereka tahu hanya dar kata kata tertera di langit bawa itu sangat berbahaya.


Senyuman August mengembang, hampir menjadi seringaian berbahaya, pandangannya ia alihkan kepada Xiao Fan yang kini bersama teman temannya.


Xiao Fan bersama rekannya yang berada dibelakang sosok ketua sekte yaitu Jiang Bei, menyadari tatapan August.


"Maaf semuanya, aku tidak bisa menjaga punggung kalian." Ucap Xiao Fan kepada Shu Feng dan Feng Kun yang kini menatapnya bingung


Xiao Fan berjalan maju menghiraukan tatapan bingung Shu Feng dan Feng Kun, saat hampir mendekati Jiang Bei, Xiao Fan berhenti dan melakukan gerakan kowtow.


Jiang Bei yang selaku pemimpin pasukan berada paling depan, terheran akan tingkah muridnya yang mendekati dirinya, bahkan para pemimpin sekte maupun keluarga besar juga menatap Xiao Fan.


disebabkan jauhnya jarak pemimpin, karena setiap pemimpin yang berada didepan memiliki setidaknya ribuan pengikut dibelakangnya, menjadikan mereka tidak mendengar ucapan Xiao Fan.


"Ketua sekte, terima kasih atas pembelajaran yang engkau berikan, aku tidak akan melupakan semua yang aku lalui."


"Aku Xiao Fan, Walau tidak lama tapi selamanya akan selalu mengingat jasa anda." Setelah mengucapkan hal tersebut, Xiao Fan kembali berjalan dan melewati Jiang Bei.


"Oi Xiao Fan / Xiao Fan!!" Teriak Shu Feng dan Feng kun


Xiao Fan terus berjalan seraya diperhatikan semua orang, teriakan temannya tidak digubris tapi saat mendekati jarak dengan posisi August.


BRUK


Xiao Fan mengeluarkan pedang dari ketiadaan dan langsung berlutut, dengan pedang terletak di kedua tangannya seolah menyembah.


"Aku mengambil ingatan Eldea yang selalu mencari anda diantara dimensi tak terhitung, aku bahagia sekali sampai meneteskan air mata, tapi sungguh sayang sekali Tuan." Gumam Lirih Xiao Fan yang terdengar August.

__ADS_1


"Melewati Ribuan dan ratusan ribu tubuh reinkarnasi kenapa baru sekarang anda muncul, sepuluh juta tahu aku menunggumu..."


"...aku sampai melakukan kontrak dengan Waktu dan Realitas, tapi inilah batasku, mohon maafkan hamba telah mengeluh kepadamu." Terjadi perubahan dengan tubuh Xiao Fan yang mengejutkan.


__ADS_2