
"badanku sakit semua."
seseorang berdiri dari posisi tidurnya, dengan lingkungan sekeliling yang tidak masuk akal, tidak ada pepohonan ataupun pemandangan indah.
tempat yang seluas grand canyon telah hancur, hanya ada cembungan raksasa.
"Hufft...Evolusinya tidak ramah lingkungan ya." orang tersebut menghela nafas setelah melihat sekelilingnya
"Hahh..aku lelah."
"Tuan August."
orang tersebut yang ternyata August menengokan kepalanya kesamping, terlihat Acquilla berjalan sendirian menghampiri dirinya.
"Oh Acquilla, bagaimana keadaan yang lain."
"Aku menyerahkan sisanya kepada Chen Ming di sekte Jiang Bei."
bruk
August kembali tiduran, dengan tangannya yang menjadi bantal.
"sepertinya ini rapat tercepat ya." Gumam August seraya memperhatikan langit, sinar indah sang Surya menerpa wajahnya yang kotor.
walau dalam sekejap mata bisa saja ia kembali bersih tapi August tidak mau.
"indah bukan." dijawab oleh anggukan Acquilla yang berada di sampingnya August dengan posisi sedang duduk.
CLICK
hanya sesaat mata August melebar, tidak lama kemudian senyuman terpatri diwajahnya.
"jadi mereka sudah-tidak, sepertinya si nenek tua itu yang berhasil."
beberapa menit kedepan, Acquilla hanya mendengar Gumaman kecil August.
"Acquilla, aku sudah memberi tahu pada mereka, kita akan pulang dalam beberapa bulan kedepan, jadi bersiaplah kekuatan Gravitasi mu, karena kau akan mengendarai batu besar sebesar bumi!!" August menepuk tanah sebagai indikasi apa batu besar tersebut.
"aku siap!...tapi siapa mereka?."
"Cavero dan Liadjah, sebelum kesini aku memberikan mereka batu komunikasi satu arah, dengan energiku yang masih terhubung.."
"...aku bisa berkomunikasi melalui media tulisan dan perantara."
Acquilla mengangguk paham, dan ia tidak bertanya lagi sesudahnya.
tadinya.
"Tuan August, beberapa bulan kedepan akan menjadi kelahiran nona Erina, bukan?"
".."
berdiri dari tidurnya, August meregangkan tubuhnya yang kaku setelah Evolusi, ditatapnya langit dengan tangan August terangkat.
seolah ingin menggapainya!
"1 bulan! Perang akbar akan kupastikan terjadi dalam waktu 1 Bulan!..."
"....apakah kau siap menendang pantat para penguasa kehidupan dan kematian, Acquilla!" August mengalihkan pandangannya kesamping, menatap Acquilla
Acquilla yang ditanyai, mengangkat pedangnya dan diarahkan ke angkasa, tidak lama seluruh tangannya yang memegang pedang diselimuti Energi Hitam.
"Tentu saja Tuan, mau dimanapun dan kapanpun akan selalu banyak orang menderita, perang suci, perang atas nama dewa!! Memuakkan..."
"...mereka menggunakan kita sebagai boneka sekali pakai, menggunakan kita sebagai pemuas nafsu birahinya!.."
BWOOOOSH
Energi Hitam keluar deras dari tubuh Acquilla, dan selama beberapa detik masuk kembali kedalam tubuhnya.
"Aku Acquilla, tidak menerima kehadiran dewa!"
jauh diatas sana, sebuah kejadian hanya beberapa detik saja, 2 satelit planet kultivator bergetar hebat seolah ingin meledak.
bahkan siang hari, telah berubah menjadi malam dalam sekejap!
________________________________________
1 Bulan kemudian di Indonesia.
Media Nasional.
setelah munculnya Meteor Fall, media nasional menjadi sebuah acara berita terpenting, dengan menghadirkan berita peningkatan Hunter ataupun berita gempuran yang terjadi.
banyak None ataupun Hunter sering melihat ini untuk mengetahui perkembangan Negara maupun Hunter internasional. walau sebenarnya mereka para Hunter bisa mendapatkan informasi sendiri. hanya saja mereka malas.
__ADS_1
juga siaran yang dilakukan oleh Reporter yang dibawa August dahulu. itu juga disiarkan di acara berita Media Nasional.
dan Media Nasional meningkat popularitasnya setelah menyiarkan tindakan August.
walau beberapa Negara juga mempunyai media nasionalnya sendiri, tapi saat ini ada suatu hal yang berbeda dari Media Nasional Indonesia.
saat ini Media Nasional sedang di Hack oleh beberapa Negara asing! dan yang membuatnya lebih aneh adalah si Hacker tersebut tidak melakukan apa apa.
Dengan kata lain, Hacker hanya ingin menonton siaran Live Media Nasional Indonesia!
karena saat ini media nasional Indonesia akan melakukan Live wawancara Eksklusif, dan tamunya adalah Cavero sang ketua Asosiasi.
setelah bertahun tahun mengelak untuk memberikan informasi, mau itu tentang Hunter terkuat ataupun bagaimana situasi setelah penyerangan di China.
akhirnya terjadi juga, Ekslusif wawancara langsung dengan ketua asosiasi.
saat ini Cavero berada diatas podium, dengan host laki laki yang tidak jauh umurnya dengan Cavero, dan penonton yang memenuhi kursi dibelakang layar.
jika dilihat dari berpakaian dan identitas penonton , ini seperti terlihat sebuah acara mewah, karena baik DHGL maupun Hunter peringkat tinggi datang.
Vincen selaku host acara ini sedang mengatur nafasnya karena gugup, ia tidak menyangka bahwa akan mewawancarai ketua asosiasi, walau dirinya seorang None tapi jujur Cavero adalah sosok yang drinya kagumi.
status penonton disini sebenarnya yang membuat dirnya gugup.
semuanya kalangan atas!
dan juga kenapa dirinya yang dipilih? mungkin karena dia adalah None jadi media nasional merasa tidak akan ada pertanyaan yang 'diatur'.
mungkin
setelah keluar dari kegugupan. saatnya Vincen membuka acaranya.
"dengan saya Vincen host disini, kami kedatangan tamu yang luar biasa yang kalian bisa lihat dia sekarang dihadapan ku, Cavero ketua asosiasi!"
"dengan kejadian dulu ataupun sekarang, bukankah kalian semua sangat penasaran dan meminta jawaban yang selama ini tidak ada."
"Nah... detik ini kita bisa meminta jawaban sepuasnya kepada Tuan Cavero."
"acara berita ini, diantara seluruh penonton akan mendapatkan 2 kuota pertanyaan dan bisa diajukan kecuali hal pribadi kepada Tuan Cavero, dan tentu saja diacak."
Cavero mengangguk membenarkan, kesampingkan status None Vincen, Cavero mengakui gaya bicara orang ini.
sangat lihai.
"saya pasti menjawab" Cavero sekali lagi mengangguk.
Vincen melihat kertas ditangannya, siap memberi pertanyaan pertama." kenapa ini bisa terjadi?lebih tepatnya situasi sekarang?"
Cavero memejamkan matanya memikirkan jawaban yang tepat." Efek kupu-kupu, rangkaian peristiwa terjadi secara beruntun dan berkala"
Vincen mengangguk paham, tapi penonton belum tentu mengerti. "Maaf tuan Cavero...bisakah disederhanakan untuk penonton."
"bermula dari kejadian lalu...diduga asal muasalnya adalah Keluarga Heaven, yang berujung merambat kebagian Pribadi Hunter August."
"itulah dasar semua kejadian 4 tahun belakangan."
Cavero menyeruput tehnya setelah memberi jawaban singkat dan jelas, karena memang itulah sumber dari semua masalah ini.
Cavero berharap semoga saja asal usul peperangan ini tidak diselidiki. semoga.
Vincen yang mendapat tanda jawaban singkat dari Cavero, jawaban yang bisa diartikan sebagai jangan dilanjutkan, ia segera merubah topiknya.
dalam dunia yang sudah Vincen geluti, ia sudah paham akan berbagai kode, termasuk jawaban singkat dari narasumber.
jika saja lawan bicaranya tidak mempunyai status tinggi, sudah dipastikan Vincen akan mengabaikan kode tersebut.
tapi ini adalah Cavero.
"Uhuk...baiklah kita akan beralih ke pertanyaan ke-2."
para penonton membuat wajah tidak sedap, penonton yang mayoritas Hunter ini sangat ingin tahu dasar dari peristiwa belakangan, dan saat mereka merasa jawaban didepan muka, malah menghilang.
tapi ada satu masalah keresahan yang sama diantara penonton, yaitu kesalnya mereka terhadap Cavero sang ketua Asosiasi yang sewenang sewenang.
karena Caverolah yang menutupi semua informasi.
"baiklah, pertanyaan kedua untuk ketua asosiasi yang bergengsi, ini adalah pertanyaan yang sedari dulu sudah ada, semoga Ketua asosiasi bisa memberi kepuasan." dengan muka serius yang terpasang diwajahya saat bertanya, menatap Cavero dengan sedikit harapan.
"Bagaimana 'kesejahteraan' Tuan August."
seketika..
Mana penonton merangsak keluar memenuhi studio untuk mengintimidasi Cavero, dengan tujuan agar Cavero memberikan jawaban memuaskan.
mereka tidak ingin lagi mendengar jawaban sedang 'tidak bertugas' terucap dari mulut Cavero.
__ADS_1
Merasakan ruangan studio yang menyesakkan dipenuhi Mana, Cavero hanya tersenyum
Cavero mengeluarkan benda hijau berbentuk bulatan dari sakunya, lalu ia alirkan sedikit mana.
tidak lama kemudian, seluruh ruangan gedung studio media diselimuti Mana hijau.
Vincen menyadari benda itu, sebua Artefak tingkat tinggi untuk menghalangi suara termasuk teknologi tidak bisa menangkapnya.
"Pak Cavero! anda tidak bisa seperti itu!" Vincen bersuara dengan nada sedikit tinggi, tubuhnya diselimuti Mana dikarenakan penggunaan Artefak untuk melindungi dirinya.
seorang None yang kaya, selau siap sedia.
Cavero mendelik, dan dalam sekejap Vincen kembali duduk menyadari kesalahan Etika nya.
berbeda dengan Vincen, para penonton studio kembali duduk tenang, dengan Cavero mengeluarkan Artefak seperti itu sudah bisa dipastikan hasilnya.
bisa dipastikan bahwa informasi ini akan dibagikan kepada mereka.
"kalian ingin tahu 'kesejahteraan' Tuan August? benar begitu kan."
"tidak ada waktu satu tahun, Tuan August akan kembali dari kondisi 'tidak bertugas' nya..."
sebelum Cavero menyelesaikan perkataannya, Mana penonton kembali bergelora,retakan bangunan seperti lantai atau dinding terlihat.
adanya intervensi, kali ini Cavero mengeluarkan Mana nya juga dan mendominasi ruangan, yang berhasil dilakukan saat penonton kembali menarik Mana kedalam tubuhnya
"...tapi tentu saja ada kondisi, kalian para kapitalis disini, ataupun Guild yang didanai negara, bahkan Hunter Rasis..."
"..tuan August tidak senang, maka halnya akan ada Reformasi besar." Cavero kembali menyeruput tehnya yang sudah disediakan dengan tenang.
tapi beberapa penonton studiolah yang tidak tenang saa ini! walau begitu mereka tidak berani bersuara dan hanya bisa memendamnya.
________________________________
Rencana Multiverse.
Menempatkan dunia lain di tata surya tempat August berada!
Perbandingan Kultivator dan Hunter.
Praktisi - [Kelas E]
Penempaan Tubuh - [F, D]
Penempaan organ - [C, B]
Pengolahan Qi - [A]
Alam Roh - [A ]
Alam langit - [S]
Alam bumi - [HALF SS]
Alam kaisar - [SS]
Kaisar sejati - [SS]
Half Saint - [Demi God]
Saint - [Demi God]
. Kultivasi Dewa.
Alam divine soul - [God ]
Alam Monarch Divine - [ God ]
Alam sovereign Divine - [Priomordial God ]
True God - [ One Above All ]
Ancestral God - [ One Above All ]
Divine Tribulation God - [ Ancient One ]
[ Kemajuan saat Ini : 3.000.000 ]
__ADS_1