UNIVERSE In Book System

UNIVERSE In Book System
57


__ADS_3

"kualitas? aku memberi mereka yang none seni beladiri dan Awakened gulungan Teknik, meski aku belum melihat hasilnya tapi aku yakin itu akan berkualitas."


August menatap asistennya, "seni beladiri apa yang membuat kau yakin seorang none bisa menjadi berkualitas."


Velisha membuat pose berpikir, ia terlalu banyak memberi teknik beladiri jadi Velisha lupa sebagian besarnya.


"Kalau tidak salah, pencak silat, Capoeira dan Systema yang paling banyak kuberi dan penempaan tubuhnya dari teknik beladiri yang aku sudah lupa. "


Sebulir keringat August jatuh, 'kelincahan, kegesitan, reflek dan pembunuhan'


'sungguh perpaduan yang Efektif '


"tapi tenang saja tuan August, aku juga memberikan mentor mentor dari Master beladiri masing masing." lanjut Velisha


"aku akui itu memang bagus bagi seorang none Velisha, tapi untuk melawan Hunter realitanya teknik beladiri itu agak percuma jika tidak dibarengi tubuh yang kuat. "


" tapi tidak apa apa, saat kita pulang nanti aku akan mengevolusi mereka semua. "


Saat sedang mengobrol, beberapa orang keluar dari dalam rumah, dua orang Laki Laki yang dulunya adalah ketua guild besar yaitu Acquilla dan Chen ming.


Acquilla dan Chen ming Berjalan menghampiri August, Setelah sampai mereka pun duduk di samping August dan Velisha.


"tumben sekali wanita aneh Ini ada bersamamu tuan August. " ucap Chen ming seraya menunjuk orang yang berada disampingnya


Velisha memalingkan mukanya menghadap sumber suara, Wajahnya yang dingin dan ada kilatan menakutkan dimatanya, membuat Chen ming yang melihatnya menghela nafas.


Bukan, bukan karena ada sesuatu diwajahnya ataupun ada hal yang aneh, tapi karena kepribadian Velisha lah penyebabnya.


'kembali lagi sifat Asistennya '


"hanya kebetulan saja, Oh dimana Erina? Chen Ming Acquilla. " ujar August seraya bertanya


"kami berdua tidak melihatnya, mungkin sudah keluar dan berbelanja di pasar." ucap Acquilla menjawab


"Velisha, kawal ibuku dan Erina. "


Karena diperintahkan, Velisha bangun dari duduknya dan beranjak pergi meninggalkan mereka bertiga.


Acquilla yang melihat kepergian Velisha karena diperintahkan merasa iri, asisten yang ia punya di bumi sangat berbanding terbalik dengan sikap Velisha.


"aku tidak tahu bagaimana cara anda melatih Asisten tuan August, tapi itu sangat jenius sampai bisa menghasilkan Asisten seperti dia " ujar Acquilla setelah kepergian Velisha


Bukan tanpa sebab Acquilla memuji Velisha, karena saat di bumi riwayat pekerjaan Velisha sangat bagus, seperti berhasil mengumpulkan pasukan yang tidak di ketahui Publik!


Bahkan Asosiasi saja tidak mengetahuinya!


apalagi dengan kemampuan Velisha yang seperti Assassin, walau dulu banyak rumor tentang August salah pilih Asisten karena dia hanyalah None tapi nyatanya kemampuan Velisha bisa disandingkan dengan Hunter kelas tinggi!


"hanya Ini dan itu saja. Oh Chen ming lanjutkan lagi pekerjaanmu. "


Chen Ming berdiri dan melakukan Pekerjaan nya yaitu membuat Anyaman camping, berbeda dengan Chen ming, Acquilla Speechles terhadap jawaban August yang absurd


Haatchim


August yang sedang duduk santai di depan Rumahnya bersama Acquilla dan Chen ming tiba tiba bersin.


"siapa yang membicarakanku, apa mungkin aku harus membuat permintaan agar aku tahu siapa pelakunya. " Gumam August


"apa anda sakit tuan August. " Acquilla yang kembali normal sambil memperhatikan pekerjaan Chen ming bertanya


'aku sakit? Bahh lebih baik aku percaya bahwa bumi itu datar dibandingkan aku terkena penyakit '


"palingan si Pak tua itu yang membicarakan tuan August Acquilla. " Celetuk Chen Ming di sela kerjaannya.

__ADS_1


"Hahh.. sudah Jangan dibahas lagi, Oh Acquilla bagaimana kemajuanmu mengendalikan Energy yang aku beri? "


"aku masih terlalu banyak menggunakan Energy di seranganku, apalagi penyerapan Energy nya tidak bisa mengimbangi pengeluarannya."


August mengangguk, memang wajar jika sulit dikontrol di saat menggunakan Energynya masih Fisik manusia.


" untuk teknik penempaan tubuh yang aku beri sudah sampai mana kau kuasai? "


Acquilla yang ditanya seperti itu terdiam, bukan karena ia tidak bisa menjawab tapi sedikit memalukan jika di beritahukan.


" H-hmm A-aku hanya menguasai bagian kaki dan tangan Tuan August. "


" Bagus."


Acquilla memalingkan mukanya kesamping melihat August.


" apa anda tidak kecewa tuan August? " Tanya Acquilla


" tidak, malah itu adalah kemajuan pesat karena teknik itu bukan teknik sembarangan, sebuah teknik tubuh apabila sudah dikuasai bisa menyamai Kecepatan cahayaku. "


'Sedikit membuatku jengkel juga sih '


August teringat kembali beberapa bulan yang lalu, saat dirinya melawan Makhluk atau mungkin dewa yang kuat pengguna teleporter di luar Galaksi.


membunuhnya pun memerlukan waktu yang lama karena terus menerus melarikan diri.


Acquilla membulat, teknik tubuh yang bisa menyamai Kecepatan cahaya yang dimiliki tuan August.


Tapi ada satu pertanyaan yang saat Ini terngiang ngiang dalam benaknya, yaitu dari mana tuan August mendapatkan teknik Ini?


Tidak mungkin dari dewa dunia Ini kan?


"sebenarnya bukan murni kecepatan tubuh jika dikuasai, Teleport adalah apa yang kau dapatkan apabila sudah menguasai itu. " lanjut August memberi klarifikasi


baik Acquilla maupun Chen ming tidak lagi bersuara, mungkin sudah cukup atau mungkin tidak mau mengganggu. yang pasti disana hanya terdengar tangan Chen ming yang membuat anyaman saja.


saat sedang santai sembari menatap langit pagi, berbagai pikiran menyelimuti dirinya saat memikirkan kehidupan bumi, sebuah pikiran yang saat Ini atau waktu sekarang sangat tidak penting.


Yaitu sebuah keabadian, jika dirinya abadi karena system tidak lagi bisa mengkalkulasi kan umurnya, bagaimana lingkungan hidup kedepannya? apalagi sebentar lagi ia akan menjadi ayah.


Ah sebuah pemikiran tidak penting untuk sekarang Ini, lebih baik nanti saja dipikirkan bagaimana kedepannya.


"aku bingung, apa menurutmu aku akan bisa menjadi ayah yang baik? Acquilla. " Gumam August pelan tapi karena orang yang dipanggil berada di sampingnya Jadi bisa terdengar.


Acquilla melirik tuan August di sampingnya dan menutup mata memikirkan jawaban yang akan ia beri kepada sosok tuannya.


" aku tidak tahu jawabannya tuan August tapi ada hal yang aku tahu, jika kau berani melakukan sesuatu maka bertanggung jawablah akan sesuatu tersebut."


"itu pepatah yang selalu aku terapkan tuan August, yang mengandung keberanian dan ketegasan di dalamnya. " ucap Acquilla dengan nada seolah memberi ceramah.


Bukannya terhibur atau terpuaskan, August merasa kesal dengan jawaban itu, matanya berkedut.


'apa menurutmu aku pengecut? '


"Hahh percuma saja, entah kenapa saat berbagi pikiran kepada orang sepertimu Yang berhubungan dengan wanita, maka akan keluar Jalur atau ketidaktahuan. " August terkekeh mengingat dulu minta saran kepada Cavero dan Nenek Tua.


Seseorang yang menikmati kesendirian, itulah yang mereka berdua bilang.


Padahal tinggal bilang saja Kalau mereka tidak laku! Ah rasanya ingin cepat cepat pulang dan memamerkan Erina yang sedang hamil.


Tunggu Cavero! Dan kau juga Nenek tua!


"Hahahaha... Tunggu saja. "

__ADS_1


Acquilla dan Chen ming mematung akan suara tawa August, biasanya dengan tawa seperti itu selalu ada jumlah korban yang sangat banyak akan terjadi.


Seperti di China contohnya.


3 bulan kemudian.


______________________________________________


Perbandingan Kultivator dan Hunter.



Praktisi - [Kelas E]


Penempaan Tubuh - [F, D]


Penempaan organ - [C, B]


Pengolahan Qi - [A]


Alam Roh - [A]


Alam langit - [A+]


Alam bumi - [HALF SS]


Alam kaisar - [SS]


Kaisar sejati - [SS]


Half Saint - [Demi God]


Saint - [Demi God]



. Kultivasi Dewa.



Alam divine soul - [God ]


Alam Monarch Divine - [ God ]


Alam sovereign Divine - [Priomordial God ]


True God - [ One Above All ]


Ancestral God - [ One Above All ]


Divine Tribulation God - [ Ancient One ]



[ Kemajuan saat Ini : 231.000 ]


[ S : 10 ]


[ Half SS : 100 ]


[ SS : 1000 ]


[ Demi God : 10.000 ]

__ADS_1


[ God : 100.000 ]


__ADS_2