Wanita Egois

Wanita Egois
kenapa kamu ada di sini


__ADS_3

***


waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 pm ayah Herry baru saja pulang dari kantor. karena hari itu ada banyak pekerjaan yang membuatnya lembur hingga malam.


CEKLEK


tiba tiba suara pintu rumah itu terbuka. terlihat ayah Herry memasuki ruangan tersebut dengan raut wajah yang begitu kelelahan..


"tumben pa hari ini lembur" kata mama rega yang dari tadi menunggu di ruang tamu dan segera menghampiri suaminya tersebut lalu mengambil alih tas kantor milik suaminya.


"Ihya ma, banyak banget kerjaan yang blom terselesaikan.dan lusa tender papa akan datang untuk membahas meeting kerja sama, " jawab ayah Herry sembari melepas jas kerja dan memberikan pada istrinya tersebut.


"oh begitu. tapi ingat jangan lupa jaga kesehatan papa juga, " imbuh mama gea.


"hembb" jawabnya singkat. dan berlalu pergi menuju kamar. mama rega pun ikut membuntuti nya dari belakang. papa Herry pun membersihkan tubuhnya. sedangkan mama rega sudah membaringkan dirinya diatas kasur miliknya. seusai mandi ayah Herry menggunakan baju tidur biasanya dan menjatuhkan tubuhnya di samping istrinya tersebut.


"ma apa gea sudah pulang" tanya ayah Herry sembari memegang lengan istrinya.


"emb sudah pa. dia sudah pulang sebelum papa pulang tadi. mungkin dia sudah tidur" jawab mama rega dengan berbohong.karna ia tau bagaimana sikap suaminya kalau mengetahui anaknya hingga larut malam blum pulang juga. tak butuh waktu lama. ayah Herry langsung tertidur pulas. karena memang benar ia begitu kelelahan akan tugasnya hari ini. namum mama gea tak bisa tertidur. dia tetap saja dipenuhi rasa khawatir karena anak semata wayangnya belum juga pulang hingga larut malam. mama gea beranjak dari tidurnya lalu menelpon lagi anaknya tersebut. namun lagi lagi nomer gea tidak bisa di hubungi.


"gea kamu kemana nak.. mama bener benar khawatir. semoga tidak terjadi apa apa dengan dirimu sayang" gumam mama rega dengan mendekap ponsel itu di dadanya. lalu mama rega mengirimkan pesan singkat


"gea.kenapa kamu blom pulang sayang. ini sudah malam. mama mengkhawatirkanmu. kamu tau sendiri sifat ayah bagaimana.cepatlah pulang. jangan seperti ini trus gea.~~~mama rega. setelah pesan itu terkirim. mama rega


langsung meletakkan ponselnya di meja kecil sebelah kasur dan membaringkan tubuhnya dan kemudian mama rega pun tertidur.


***


Bram sudah sampai di kontrakan miliknya.. sebenarnya Bram tidaklah begitu kaya. dia biasa biasa saja ayahnya seorang pengusaha bengkel. namum bram memiliki ketampanan dan rayuan gombal yang membuat gea begitu mencintainya.


bram mengakatan tubuh gea ke dalam kontrakan miliknya. yang sebelumnya ia sudah membuka kunci rumah tersebut. lalu membaringkan gea di dalam kamar miliknya


"haduh berat juga ternyata kamu sayang" kata Bram lirih.


"eemmb" tiba tiba gea merengkuh. seketika itu Bram memandangi sekujur tubuh gea yang begitu seksi. hingga Bram menelan slavinanya.bram teringat akan pintu rumah yang blom ia kunci. seketika Bram mengunci rumah itu rapat rapat. dan kembali ke kamar di mana gea sedang tertidur pulas.. saat sudah di dalam. Bram sedikit kaget akan melihat dres yang gea kenakan sedikit menyibak. hingga terlihat paha gea yang begitu mulus mempesona.


Bram pun langsung saja meraba apa yang ingin ia pegang. mengecup bibir mungil gea dan gea hanya merengkuh menikmati setiap belaian yang diberikan oleh Bram. Bram kemudian melepas baju dan celana yang ia kenakan dan membuang ke segala arah. dan pelan pelan juga ingin melepas baju milik gea. namun tiba tiba di tahan oleh gea yang masih dalam sedikit kesadaran.

__ADS_1


"sayang jangan" kata gea lirih sembari mnahan tangan Bram yang ingin melucuti baju yang gea kenakan.


"sebentar saja sayang. kamu pasti akan menikmatinya" ucap Bram lirih tepat di daun telinga gea. lalu sedikit mengecupnya dan beralih ke bagian leher gea. membuat gea benar benar menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Bram. Bram juga menikmati setiap lekuk tubuh gea.. dan berakhir pada kehangatan dan kenikmatan yang mereka inginkan. itu merupakan pengalaman pertama gea, tak kaget jika gea merasakan sedikit kesakitan saat Bram memulai aksinya. Bram dan gea tertidur lelap setelah melakukan malam panas itu.


***


pagi itu kicauan burung bersahutan. koko kan ayam terdengar nyaring di sekitar kontrakan Bram. dan cahaya matahari sedikit menerobos ruang kamar bram. membuat gea sedikit membuka matanya


"aggggh. sudah siang rupanya".kata gea lirih dengan menatap ke arah jendela kamar dengan mata sedikit menyipit dan langsung menarik kembali selimut yang masih membalut tubuhnya., lalu mengganti posisi tubuhnya dengan miring. betapa kagetnya gea saat terlihat ada seseorang tertidur lelap di depannya. namun gea masih memastikan. dan sesekali mengucek matanya.


"braaam" kata gea dgn mengernyitkan dahinya.dan memegangi kepalanya yang masih sedikit pusing akibat pengaruh alkohol


"sayang. sayang, bangun. " kata gea sembari menggoyang goyangkan tubuhnya dan membangunkan kekasihnya itu


"embbhh" jawab Bram dengan malas. dan seketika langsung mendekap tubuh gea.


"sayang lepaskan. Kenapa kamu ada di sini. nanti kalau ayah tau bagaimana." kata gea dengan mendongak ke arah Bram dan sedikit mendorong tubuh kecil Bram.


"ini bukan rumahmu sayang. ini rumahku, kamu lupa kejadian tadi malam. " sahut Bram dengan tetap memejamkan matanya. seketika itu gea langsung mengingat ingat kembali kejadian tadi malam dan melihat sekeliling ruang itu. ya bener kamar itu bukan kamar gea. lalu gea melihat pakaian dan bra miliknya berserakan di lantai kamar Bram. gea langsung melihat tubuhnya yang masih di baluti selimut itu.


"accgggh" gea seketika berteriak melihat tubuhnya yang telanjang dan tanpa sehelai benang pun di balik selimut itu.


"aku tidak melakukan apapun sayang" jawabnya dengan santai.


"bohong. kamu sudah menodai ku." imbuh gea.


"sayang sudahlah jangan marah marah. bukankah itu hal wajar yang sering dilakukan oleh sepasang kekasih seperti kita ini." timpa Bram denganmencium kening dan mengelus rambut gea dengan manja.


"tapi nanti kalau ---


" cup. sudahlah sayang tidak akan terjadi apa apa. tenanglah., aku tidak akan meninggalkanmu, percayalah. "kata Bram meyakinkan gea. seketika gea luluh hatinya. gea melihat ke arah jarum jam yang ada di dinding kamar tersebut. jam itu sudah menunjukkan pukul 07.15.


" aku mau pulang" kata gea.


HA. jawab Bram.


"cepat ambilkan handuk dan baju bajuku itu." pinta gea pada bram. seketika Bram turun dari tempat tidur mengambil 2 handuk baru di dalam almari. lalu membalut kan hancurkan itu pada pinggangnya. dan satu lagi di berikan pada gea..

__ADS_1


"cepat mandilah. setelah ini aku akan keluar beli sarapan." kata Bram.


gea langsung menyatu handuk dan baju miliknya lalu bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya sementara Bram menggunakan pakaiannya dan langsung pergi membeli sarapan.seusai mandi gea pun langsung mencari kunci mobil miliknya. lalu dia langsung keluar dari kontrakan itu tanpa menunggu Bram pulang membeli sarapan. karena gea takut akan ayahnya jika tau kalau gea tidak pulang malam itu.


"accgg. mana sih ponsel gue" dengus gea sembari merogoh isi tas miliknya dan sesekali fokus mengemudikan mobilnya


"yah. baterainya abis."kata gea lirih. dan langsung melempar ponsel itu di kursi sampingnya. gea sedikit mencepatkan laju mobilnya agar segera sampai rumah. namun gea sempat mampir ke toko roti langganan mamanya untuk membeli kue brownis kesukaan mamanya.


***


mama rega sudah bangun dan beranjak ke dapur untuk membantu menyiapkan sarapan pagi. karena setiap pagi mama rega selalu membuatkan susu kesukaan suaminya


"pagi bu" sapa bisa yati.


"pagi juga bi. BI tolong cek kamar nona rega. apa dia ada di dalam kamar".pinta mama rega. seketika itu bi Yati mengiyakan permintaannya dan langsung mengeceknya.


"bu, nona tidak ada di kamarnya" kata bi Yati


"jadi rega beneran gak pulang semalam, bener bener anak itu" kata mama rega lirih dan menghela nafas panjang.


"jadi nona rega tidak pulang semalam bu" tanya bi Yati


"Ihya bi. rega tidak pulang. ibu sungguh cemas dan khawatir. takut kalau sampai ayahnya tau. bisa bisa marah lagi. bibi kan tau sikap pak Herry gimna. dan nona gea juga begitu, susah sekali di omongin. kata mama rega sembari duduk di meja makan.


selang beberapa menit ayah bram turun dari tangga dan menuju ruang makan untuk sarapan. lalu mendudukkan tubuhnya tepat di samping istrinya tersebut. mama rega pun langsung mengambilkan sarapan untuknya.


"ma, mana si rega. apa dia belum bangun. " tanya ayah Bram


"emb. rega mung--


"selamat pagi mama." rega langsung menyapa mamanya dan duduk tepat di kursi depan ayah dan mamanya tersebut.


"dari mana kamu ga".tanya ayah Herry tanpa memandang anaknya tersebut


"dari toko kue. beli kue buat mama. ini ma kuenya. jawab gea sembari menyodorkan kue yang dia bawa.


"cepat sarapan dan setelah itu ikut papa ke rumah kevin" pinta papa Herry sembari melanjutkan sarapannya

__ADS_1


"untung saja aku pulang tepat waktu. telat sedikit bisa ****** aku. mama pasti tidak bilang pada ayah, kalau aku tidak pulang malam ini".gumam gea dalam hati sembari menikmati kue brownis yang tadi sempat dibelinya dan sudah di siapkan mama rega untuknya. sambil tersenyum melihat ke arah mamanya..


jangan lupa like dan tinggalkan komentarmu. agar author semangat nulisnya


__ADS_2