Wanita Egois

Wanita Egois
membujuk


__ADS_3

keluarga kevin berpamitan pulang saat dirasa makan malam dan juga acara tersebut telah selesai.gea pun tidak terlihat muncul setelah menolak lamaran dari dio.


"kami pamit pulang dulu her" ucap kevin.


"trimakasih lo vin sudah mau datang ke rumah kami" kata Herry


"bu Novi pak kevin, maafkan sifat anak saya tadi" sahut rega.


"Ihya tidak apa apa bu, kami bisa mengerti. biarkan saja dia berfikir terlebih dahulu," jawab bu Novi.


"semoga saja Gea berubah fikiran dan mau menerima dio her. biar dio di sini ada yang menemani. dia juga sudah waktunya menikah." ujar kevin. sembari memegang bahu dio.


"biarkan Gea berfikir dulu yah"imbuh dio


"sayapun juga begitu. agar Gea bisa sedikit merubah sifatnya " jawab Herry.


"besok saya akan coba membujuknya" kata mama rega.


"kami pamit pulang dulu tante. salam buat Gea. " kata Gio berpamitan dan seketika itu mereka keluar dari rumah Herry dan memasuki mobil miliknya. dan berlalu pergi dari halaman rumah itu


"sungguh tidak sopan sekali anak kita" ucap Herry sembari masuk ke dalam rumahnya


"sudah lah pa besak mama coba membujuknya" kata rega sembari mengelus punggung suaminya tersebut.


ayah malu ma, kevin itu teman ayah sejak sma. mereka itu dari keluarga yang baik. dan ayah yakin dio bisa membimbing Gea menjadi lebih baik. "tukas Herry.


"mama tau yah. tapi tidak harus dengan emosi kita membicarakan ini dengan Gea. besok coba mama akan berbicara padanya" kata mama rega menenangkan dan berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.


sedangkan di kamar Gea menangis akan perjodohan yang di inginkan ayahnya. dia benar benar tidak ingin di jodohkan dengan lelaki yang dia tak kenal itu. karena Gea memiliki Bram. dan dia tak ingin jika harus berpisah dengan Bram.


"kenapa harus seperti ini, tidak. aku tidak akan mau menerima perjodohan ini." kata Gea lirih sembari tetap mnangis dan tertidur dengan sendirinya.


***


pagi itu bisa Yati menyiapkan sarapan. dan terlihat rega sudah bangun dan bermaksud untuk pergi keluar sebentar karena ada urusan.


"BI. saya keluar sebentar. nanti tolong siapkan susu untuk pak Herry. " kata rega yang seketika menghentikan aktifitas kerjanya


"Ihya bu. bu ini tadi malam saat saya membersihkan meja. saya menemukan ini bu" ucap bisa Yati sembari menyodorkan kotak cincin pada rega. karena memang Gea tidak memakai hadiah yang di beri dio dan meninggalkannya di atas meja


"oh ini milik nona Gea. nanti saya akan kasih padanya," imbuh rega sembari menerima kotak itu. rega pun dengan cepat meninggalkan rumah. karena rega memang benar ada urusan di luar.

__ADS_1


terlihat pak Herry sudah berpakaian rapi, namun tidak sarapan. karena ia harus buru buru ke kantor untuk meeting. sedangkan Gea tidak terlihat keluar untuk sarapan.


"sudah hampir jam 9.kok nona Gea tidak keluar sarapan, apa saya bangunkan saja. " pikir bi Yati.


tol tok tok.


"non. Nona Gea ini sudah siang. apa nona tidak sarapan? " ucap bis Yati dari luar pintu. namun tidak ada jawab dari dalam.


"non. buka pintunya Non. " panggil bisa Yati lagi. namun tetap tidak ada jawaban. BI Yati langsung membuka pintu itu. karena pintu kamar tidak dikunci. terlihat nona Gea masih tertidur pulas. tanpa berselimut dan masih mengenakan dream yang dipakai semalam.


"Non bangun sudah waktunya sarapan., " kata bi Yati sembari memegang bahu Gea bermaksud membangunkannya.


"aku tidak lapar bi. " jawab Gea


"tapi Non. "


"nanti bilang saja sama mama kalau aku udah sarapan, sudah pergilah. jangan lupa tutup pintu" ucap Gea dan memakai selimut yang ada di sampingnya. BI yatipun keluar dari kamar Gea dan juga menutup pintu kamar itu.


*


Gea melihat ponsel miliknya terlihat ada beberapa panggilan masuk dari Bram. dan beberapa pesan masuk yang bertuliskan ucapan ulang tahun untuknya


"happy birthday sayang, muach" kata Bram


"makasih. maaf tadi malam gak sempat angkat telpon darimu. mama ngundang teman buat acara di rumah.jadi gak bisa rayain sama kamu deh " jawab Gea.


"gak papa sayang.kita bisa rayain besok kan, " jawab Bram.


"Ihya. sayang aku hari ini gak ngampus. gak enak badan. ketemu besok ya. muach" kata Gea. dan Gea mengakhiri panggilan telponnya.


cekek


pintu kamar Gea tiba tiba terbuka. terlihat mama rega masuk kedalam kamar, membawa 1piring makanan dan menghampiri Gea yang sedang berbaring di atas kasurnya.


"kata bibi kamu tidak mau sarapan".kenapa?


kata mama rega yang mendudukkan tubuhnya di sisi samping kasur


"Gea tidak lapar. " jawabnya acuh.


"apa kamu masih memikirkan masalah tadi malam" kata rega sembari menyodorkan 1sendok makan pada putrinya tersebut

__ADS_1


"Gea gak mau makan ma. Gea sudah kenyang. " jawabnya. dengan membuang muka.


"sayang, keluarga pak Herry itu baik. dia ingin menjadikanmu sebagai anaknya juga" kata rega sembari tetap menyodorkan 1sendok nasi pada putrinya itu. Gea mau memakannya namun tidak menjawab.


"dio itu bermaksud baik denganmu, tidak ingin merusakmu namun dia ingin menjadikanmu sebagai pendamping hidupnya, tidak salah jika dia ingin melamarmu. " kata rega.


"tapi Gea tidak menyukainya. dan Gea sudah punya kekasih" jawabnya


"kau bisa mengenalnya terlebih dahulu. lagian dio juga masih mau menunggu keputusanmu untuk berfikir. mama tidak melarang kamu dekat dengan siapapun. kamu bisa membedakan mana yang buruk dan mana yang terbaik buatmu."ucap rega.


"Gea tidak mau. Gea tidak ingin jika dijodohkan apalagi menikah dengan orang yang Gea tidak kenal bahkan tidak aku suka " kata Gea.


"mama sengaja kan tidak memberitahuku dengan perjodohan ini" kata Gea.


"bukan begitu syang. ayah dan mama hanya ingin yang terbaik buat kamu.dio itu orang yang baik. selama ini dia hidup sendirian di jakarta. karena ayah dan ibunya tinggal menatap di Turki. dan hanya pulang 1tahun sekali kadang 6bulan sekali. mama hanya ingin kamu bisa memilih mana yang baik dan yang buruk untukmu. dan hilangkan sifat keras kepalamu itu.


"lalu"? jawab Gea


"mama harap kamu bisa berfikir lagi dan menerima lamaran dio. mama yakin dio yang terbaik dan bisa membahagiakanmu" ucap mama rega.


"gea semoga kamu bisa tau,mana yang benar serius denganmu dan mana yang hanya main main saja " kata mama rega sembari membenarkan rambut anaknya yang berantakan dan meletakkan kotak cincin di meja samping tempat tidur milik Gea, lalu pergi dari kamar Gea.


"namanya saja tidak suka. dipaksa pun ya tetap tidak suka" gumam Gea. Gea kemudian melihat ke arah kotak cincin itu dan membukanya lalu memakainya di jari manis miliknya.


"bagus.pas juga di jariku.selama 6blan pacaran dengan Bram. aku belum pernah sama sekali di beri hadiah darinya. apa dia hanya main main saja.dan dio yang baru saja 2kali bertemu denganku. dia berani melamar ku. " Gumam Gea dalam hati.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like. maaf jika alur ceritanya berantakan.


komentar kalian sangat mendukung.

__ADS_1


__ADS_2